Write Without Boundaries

Posts tagged “Puisi

PROYEK KEROYOKAN FTS DAN PUISI (DL 13 Agustus 2012)

Assalamu’alaikum,

Haii Semuanya!

Kali ini kami ingin mengajak teman-teman sekalian yang berniat menerbitkan karyanya secara keroyokan dengan biaya yang sangat murah. Hanya dengan membayar dana “ investasi” sebesar Rp. 65.000,-. Kalian akan mendapatkan 2 buku terbit yang akan dikirim bebas ongkir ke alamat masing-masing. Dan mendapatkan e-sertifikat.

Ada dua kategori yang bisa kalian pilih.

  1. A.    Menulis FTS, tema “Siapakah tokoh idola kartun kalian?”

SYARAT : 

  1. Tema “Siapakah tokoh idola kartun kalian?”. Setiap orang pasti mempunyai tokoh kartun yang disukainya, baik itu di film Naruto, Shinchan, Dragon Ball, Digimon, Yuyu Hakusho, Shaun the Sheep, Spongebob, atau bahkan Upin Ipin? Masih banyak kartun-kartun yang sering tayang di televisi anda. Atau mungkin waktu kecil pernah berebut TV sama adiknya karena ingin menonton kartun yang berbeda? Share yuk, dalam bentuk tulisan.
  2. Karya berupa FTS (Flash True Story) yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun.
  3. Berteman FB dengan Nieyy Nurr Hanifah dan Dedefirman Muhammad.
  4. Naskah diketik di kertas A4, maksimal 500 kata (Tidak boleh lebih), TNR 12, spasi 1,5. Dalam word 2003/2007.
  5. Naskah dikirim dalam bentuk Lampiran (Attachment) ke email: sastrapena@yahoo.co.id dengan subjek : FTS_Judul_Nama Penulis.
  6. Nama File berupa Judul FTS_Nama Penulis.
  7. Naskah dikirim paling lambat tanggal 13 Agustus 2012
  8. Sertakan Biodata narasi maksimal 50 kata dan Foto kalian di akhir naskah.
  9. Hanya menerima 30 karya, dengan pendaftar tercepat.

 B.     Menulis PUISI, tema “Kenangan”

  1. Tema “Kenangan”.
  2. Puisi belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun.
  3. Berteman FB dengan Nieyy Nurr Hanifah dan Dedefirman Muhammad.
  4. Puisi diketik di kertas A4, maksimal 1 halaman (Tidak boleh lebih), TNR 12, spasi 1,5. Dalam word 2003/2007.
  5. Naskah dikirim dalam bentuk Lampiran (Attachment) ke email : sastrapena@yahoo.co.id dengan subjek : PUISI_Judul_Nama Penulis.
  6. Nama File berupa Judul Puisi_Nama Penulis.
  7. PUISI dikirim paling lambat tanggal 13 Agustus 2012.
  8. Hanya menerima 30 karya, dengan pendaftar tercepat.
  9. Sertakan Biodata narasi maksimal 50 kata dan foto kalian di akhir naskah.

Hadiah :

- Untuk FTS dan PUISI Terbaik pertama akan mendapatkan pulsa sebesar Rp. 50.000,- (Bisa di uangkan)

- Untuk FTS dan PUISI Terbaik kedua akan mendapatkan pulsa sebesar Rp. 20.000,-

KET :

-          Jika berminat, silahkan daftar terlebih dahulu dengan SMS ke 085714601809. Nama_Kategori yang dipilih (FTS/PUISI)_Nama FB_Alamat rumah Lengkap.

-          Nanti akan ada balasan nomor Rekening untuk mengirim dana investasinya. Jika sudah ditransfer kalian wajib mengirim bukti transfer ke email di atas.

-          Hanya menerima 30 FTS dan 30 PUISI dengan pendaftar tercepat.

-          Peserta hanya boleh memilih satu kategori saja. Tidak bisa mengikuti kedua kategori.

Segera daftarkan dirimu sekarang juga!!!

Yuk, keroyokan menyajikan karya istimewa!

Salam Positif,

PJ :     Nieyy Nurr Hanifah

            Dedefirman Muhammad

*****

Proyek Penerbitan Buku Antologi Cerpen “Cinta Bernilai Dakwah”

Bismillahirrahmanirrahim…
 
Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia akan menerbitkan buku antologi cerpen perdana karya anggotanya. Namun proyek antologi ini juga terbuka untuk umum yang bukan anggota FAM Indonesia.
Adapun tema yang diangkat dalam proyek antologi cerpen ini adalah “Cinta Bernilai Dakwah”, cinta yang maha luas, bukan cinta picisan, apalagi cinta monyet. Cinta dimaksud adalah cinta kepada sesama muslim, cinta kepada orangtua, cinta kepada guru, cinta kepada saudara yang berkekurangan, cinta kepada lingkungan dan tentu saja cinta kepada Allah, Tuhan Maha Pemilik Cinta.
 
Kenapa antologi cerpen ini bertema cinta? Mengutip untaian syair Buya Hamka, sastrawan yang juga ulama itu, beliau berkata: “Seni tidak ada kalau cinta tidak ada. Apa sebabnya ada keindahan? Sebabnya ialah karena ada cinta. Dengan cinta alam diciptakan. Tiap awal surat Quran dimulai dengan “Bismillahirrahmanirrahim”. Di atas nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Itulah kunci rahasia cinta di alam ini. Timbulnya perasaan halus ialah karena cinta. Segala seni yang tinggi, syair, musik, lukisan, adalah laksana rumus untuk membuktikan adanya Yang Rahman dan Yang Rahim. Sumber Segala Cinta.”
 
Demikianlah penerbitan antologi ini digagas. Harapannya dari cerpen-cerpen bertema cinta itu ada hikmah dan pesan-pesan agama yang dapat dipetik dan bermanfaat bagi pembacanya.
 
Lalu, apa syarat mengikuti proyek antologi cerpen ini? Adapun ketentuan/kriteria naskah yang diterima adalah sebagai berikut:
 
1. Penulis adalah anggota Forum Aktif Menulis  (FAM) Indonesia yang mengantongi Nomor Id keanggotan FAM Indonesia, maupun non-anggota.
 
2. Naskah cerpen harus asli karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutsertakan pada event lomba menulis dimanapun.
 
3. Cerpen bertema: “Cinta Bernilai Dakwah”.
 
4. Bentuk cerpen bebas, minimal 4 halaman dan maksimal 7 halaman.
 
5. Cerpen ditulis/diketik dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
 
Syarat Pengiriman Naskah:
 
1. Tulisan diketik rapi di kertas HVS A4/kuarto.
 
2. Menuliskan Biodata (ditulis dalam bentuk narasi) disertai foto diri di lembar terakhir cerpen.
 
3. Cerpen yang diikutsertakan maksimal 2 (dua) judul (yang diterbitkan dalam antologi hanya 1 judul).
 
4. Naskah cerpen sesuai tema.
 
5. Naskah dikirim via email: forumaishiterumenulis@yahoo.com (selambat-lambatnya tanggal 30 Agustus 2012).
 
6. Naskah cerpen yang diikutsertakan dalam antologi ini menjadi milik panitia (hak cipta tetap pada penulis).
 
7. Buku terbit pada pertengahan/akhir bulan September 2012.
 
Keterangan tambahan:
 
1. Biaya penerbitan buku antologi cerpen ini ditanggung bersama-sama, masing-masing penulis menginfakkan biaya Rp. 100 ribu (khusus anggota FAM Indonesia) atau Rp. 150 ribu (non-anggota FAM Indonesia).
 
2. Biaya tersebut akan digunakan untuk proses cetak buku, meliputi pembuatan kover, layout halaman isi, pengurusan ISBN, dan biaya kirim buku ke alamat masing-masing penulis.
 
3. Masing-masing penulis akan mendapat 1 (satu) buku antologi sebagai tanda penerbitan. Bila penulis ingin memiliki buku dalam jumlah lebih, maka dapat membelinya kepada FAM Indonesia.
 
4. Buku dicetak dalam jumlah terbatas yang diniatkan untuk memotivasi anggota FAM Indonesia aktif menulis dan berkarya.
 
Demikian informasi ini kami sampaikan, hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan kepada panitia penerbitan lewat email: forumaishiterumenulis@yahoo.com.
 
Salam aishiteru!
FAM INDONESIA
*****

EVENT PERDANA GRUP TIWUL (TEBAR ILMU WARNAI UKHUWAH LITERASI) “WONDER WOMEN” [DL 31 AGUSTUS 2012, PUKUL 23:59 WIB]

by Dian Sulistiani on Tuesday, July 31, 2012 at 11:52pm ·

Bismillahirrohmannirrohim ….

Langsung saja deh tanpa basa-basi. Kami Grup Tiwul mengundang teman-teman semua untuk ikutan event perdana ini.

Yuk, tulis kisah nyata (FTS) teman-teman / kisah orang-orang yang teman kenal, kisah ini bertutur tentang seorang JANDA. Janda di sini bermakna luas, yaitu bisa perempuan yang ditinggal suami ataupun seorang single mom. Pasti tidak mudah menjalani kehidupan seorang diri. Apalagi membesarkan buah hati seorang diri. Namun, kehidupanlah yang menuntut “mereka” harus terus berjuang untuk tetap bertahan sampai titik akhir; kebahagiaan. Lika-liku dan segala problematika seringkali membuat mereka memutar otak dan mengelus dada, tatkala orang-orang di luaran menggunjing akan sosok “mereka”. Entah, mereka memandang seorang janda itu pengganggu suami orang atau sebagai benalu. Tetapi, pada hakikatnya, mereka bertahan untuk mencari kehidupan yang layak dan semua itu untuk buah hati tercinta. Tentunya menjadi perempuan yang tegar; wonder women.

Ketentuan:

1. Bergabung di Grup Tiwul (Tebar Ilmu Warna Ukhuwah Literasi) https://www.facebook.com/groups/477368015608026/ 

 Berteman dengan Ririn Arums dan Dian Sulistiani

2. Tulis FTS-mu, 1-2 halaman A4, menggunakan bahasa Indonesia, dalam Ms. Word 2003/2007, Times New Roman 12, spasi 1,5, margin 3333 cm, justify (ingat aturan!)

3. Kirim naskahmu ke e-mail: triotiwul_rdr@yahoo.com  CC: merpati2407@yahoo.com.  Subjek: [WW]#judul#penulis. (DL, 31 Agustus 2012 jam 23:59 WIB)

4. Wajib tag info ini ke minimal 25 teman FB beserta Ririn Arums dan Dian Sulistiani

5. Peserta boleh mengirimkan maksimal 2 naskah terbaiknya

6. Sejumlah naskah yang memenuhi kriteria: inspiratif, penuh hikmah, kaidah EYD, bahasa mengalir, originil, dll akan dibukukan bersama Trio Tiwul (RDR)

7. Hadiah:

Juara 1 @pulsa 50.000 dan 1 eksp. buku kumpulan puisi Kwek Li Na

Juara 2 @pulsa 20.000 dan 1 eksp. buku kumpulan puisi Kwek Li Na

Juara 3 @pulsa 10.000 dan 1 eksp. buku kumpulan puisi Kwek Li Na

8. Kontributor tidak mendapatkan royalti, karena akan diterbitkan secara indie

9. Update peserta dan pengumuman akan dipost di Grup Tiwul (Tebar Ilmu Warnai Ukhuwah Literasi)

Salam,

Trio Tiwul (Ririn Arums, Dian Sulistiani, dan Radindra Rahman)
*****

Prolog:

Pembunuhan itu seharusnya menjadi rahasia. Tapi ada sepasang mata yang menyaksikan pembunuhan itu. Siapa yang menyaksikan? Siapa yang menduga cinta yang belum terucap mampu membuat jiwa tak rela pergi ketempat seharusnya?. Benarkan jiwa yang penasaran akan terus menghantui si pembunuh? Dan apakah si pembunuh akan terungkap? Mengapa cinta harus berakhir dengan tragedi? Mungkinkah karena harga sebuah nyawa sudah menjadi terlalu murah? Dan adakah yang merasa kehilangan jika anggota keluarganya tak pulang? Siapa yang paling merasa kehilangan?

Ketentuan:

01. Anggota Grup PEDAS-Penulis Dan Sastra

02.Simpan informasi ini di catatan fbmu dan sebarkan informasi ini ke semua jejaring sosial kamu terutama 25 orang teman Fb mu.

03. Naskah asli dan belum pernah dipublikasikan/disertakan lomba.

Dituliskan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. (Tidak boleh pakai bahas alay)

Dituliskan 5-7 hal A4. TNR 12, spaci 1,5 Margin 3333

Sertakan biodata singkat 80 kata diakhir naskah

04. Kirim ke pedas2011@rocketmail.com cc elisa201165@gmail.com

05. Dicari 12 naskah untuk diterbitkan. Ditunggu sampai 27 Agustus 2012. Jam: 17.00 sore.

06. Naskah terbaik pertama mendapat Rp. 150.000, Kedua: Rp. 100.000, ketiga Rp. 50.000

Jika diterbitkan penerbit Mayor, pembagian royalti akan kita diskusikan.

Jika diterbitkan indie tidak ada royalti. Bukti terbit silahkan beli. (Disc 15 % buat Kontributor)

Ayo asah terus kemampuanmu berimajinasi.

Mulailah dengan membaca cerpen-cerpen horor yang ada.

Salam Literasi

Penulis Dan Sastra


EVENT CIPTA PUISI “100 HATI BERBAGI KASIH: Hanya 15 Hari :)

oleh Penerbit SahabatKata pada 14 Juni 2012 pukul 22:33 · 

Event Cipta PUISI 100 Hati Berbagi Kasih

Setelah lomba Cerpen yang mendapat sambutan antusias dari para penulis. Kali ini sahabat kata mengadakan lomba event menulis puisi. Karena banyak yang memberi masukan ide untuk mengadakan lomba ini, atas pertimbangan admin sahabat kata merealisasikannya. Berikut infonya :

Pernahkah kamu membuat sebuah untaian kata indah dengan TEMA: Kasih Sayang (contoh : Kasih sayang sesama manusia seperti orang tua pada anaknya atau sebaliknya, Pada keluarga, kerabat, dan seseorang yang spesial, pada alam.

  1. Lomba terbuka untuk umum, tidak ada batasan usia
  2. Bertema “KASIH SAYANG”
  3. Ukuran kertas A4 Margin atas bawah kanan kiri 3 cm
  4. Font bebas spasi 1,5
  5. Maksimal 25 Baris (Dihitung dari judul sampai baris terakhir)
  6. Satu peserta hanya boleh mengirim satu puisi
  7. Biodata berupa narasi maksimal 80 kata disatukan dengan file naskah
  8. Lampiri juga Foto pada dokumen (foto wajib foto Resmi seperti foto ktp/izazah/sim)
  9. Jadi Naskah berupa : PUSI+BIODATA NARASI+FOTO digabungkan dalam dokumen Ms Word ekstensi .doc/docx dengan judul naskah : JUDUL PUISI_NAMA LENGKAP
  10. Peserta wajib mengcopy informasi lomba ini dan disebarkan ke 25 teman FB kamu (Penerbit Sahabat Kata tidak perlu)
  11. Kirim ke email : sahabatkata@ymail.com

    dengan SUBYEK: CIPTAPUISI_JUDULPUISI_NAMALENGKAP

  12. NASKAH PALING LAMBAT DITERIMA TANGGAL 30 JUNI 2012 JAM 18.00 WIB
  13. Akan dipilih 100 Puisi untuk dibukukan dalam ANTOLOGI “100 Hati Berbagi Kasih”
  14. Pemenang akan diumumkan tanggal 1 JULI 2012               Melalui Facebook RESMI PENERBIT Sahabat Kata
  15. Lomba tidak dipungut Biaya

PUISI TERBAIK MENDAPAT: 1 Buku Terbit 100 Hati Berbagi Kasih + Kumpulan Puisi Pena Cinta Di dalam Karya Rey Seniman Langit + GRATIS 1 Kali Menerbitkan Buku kumpulan PUISI PRIBADI + Sertifikat

99 PUISI PILIHAN akan dibukukan dalam 1 buku “100 Hati berbagi Kasih” + Mendapat Voucher penerbitan buku senilai 50 ribu rupiah

Total Puisi 100

Keterangan

*Voucher penerbitan berfungsi hanya untuk menerbitkan buku bukan untuk pembelian buku sahabat kata

*99 Karya terpilih tidak mendapat contoh buku terbit hanya akan diberi diskon

*EVENT INI adalah serangkaian “EVENT PEDULI KASIH SAHABAT KATA”

*Tidak menutup kemungkinan Puisi yang dipilih bisa bertambah

*Keputusan juri mutlak


Lomba PUISI AWARD WR 2012

Tema: “Katakanlah dengan Puisi; Asa, Cita dan Cinta”

Deadline: 22 Juli 2012, pukul 24.00 WIB.

Syarat  dan ketentuan:

  1. Terbuka untuk umum dan anggota Writing Revolution. Terutama bagi mereka yang punya semangat tinggi untuk belajar menulis puisi.
  2. Bersifat perorangan, masing-masing peserta hanya boleh mengirim SATU PUISI.
  3. Puisi ditulis di Catatan/Note Facebooknya, mencantumkan biodata narasi/deskripsi (maksimal 80 kata) di bagian bawah puisi. Kemudian Tag minimal 30 teman.
  4. Mencantumkan informasi Puisi Award ini di bagian bawah note FB-nya.
  5. Atur Privasi Note/Catatan FB menjadi “PUBLIK” agar koordinator lomba dan Dewan Juri bisa membaca dan menilainya langsung. Jika tidak bisa dibuka/dibaca Dewan Juri, maka otomatis puisinya gugur.
  6. Tulis di bagian judul note/catatannya “Puisi Award WR-Judul Puisi“.
  7. Tulis nama, judul puisi dan copas link/tautan di “KOMENTAR” Dokumen “UPDATE PESERTA LOMBA PUISI WR MEI 2012”, atau silakan klik di sini: http://www.facebook.com/groups/kampungWR/doc/425688444138230/
  8. HARUS mencantumkan LOGO Writing Revolution di Note Puisi Awardnya, caranya: klik link ini lalu klik kanan gambar (Simpan Gambar sebagai) : http://2.bp.blogspot.com/-R3_-y3czC5I/Tpes1UviplI/AAAAAAAAAoI/F9Bksquj354/s1600/Logo+Writing+Revolution.jpg

Sistem Penilaian:

  • Seleksi awal akan menilai kelengkapan naskah: Judul puisi, nama penulis, biodata singkat di akhir puisi, tag note puisinya dan informasi lomba Puisi Award ini minimal kepada 20 orang, dan logo Writing Revolution. Jika syarat ini kurang salah satunya, maka puisinya gugur dan tidak maju untuk Seleksi II penilaian oleh Dewan Juri.
  • Dewan Juri memilih 2 Juara 5 Pemenang Favorit dengan cara membuka dan membaca langsung note puisi peserta.

Hadiah:

  • Juara I: Uang Tunai Rp 100 ribu + beasiswa Sekolah Menulis Puisi Online (SMPO) Writing Revolution.
  • Juara II: Uang Tunai Rp 50 ribu + beasiswa Sekolah Menulis Puisi Online (SMPO) Writing Revolution.
  • Lima Pemenang Favorit akan mendapatkan beasiswa Sekolah Menulis Puisi Online (SMPO) Writing Revolution.
  • Puisi Juara dan Pemenang Favorit semuanya akan dibukukan dalam antologi Cerpen dan Puisi Pilihan Writing Revolution 2012.

Sponsor:


“Audisi Penulisan Kreatif Puisi” oleh Lembah Penyair

by Yohanna Yang on Monday, June 11, 2012 at 4:45pm ·

 Kabar gembira untuk yang suka menulis puisi, sejauh mana teman-teman menuliskan puisi? Atau iseng-iseng saja? Mari buktikan pada audisi ini.

Mulai 15 juni 2012 Lembah Penyair kembali membuka “Audisi Penulisan Puisi Kreatif, dengan ketentuan sebagai berikut;

~bergabung di  grup Lembah Penyair  http://www.facebook.com/groups/Lembahpenyair/

~tag info ini ke minimal 20 teman

~Naskah puisi

~tidak mengandung unsur sara dan pornogafi

~Tema; Perjuangan, Kehidupan dan Mimpi

~Peserta mengirimkan minimal 3 puisi terbaiknya

~Akan dipilih 50 nominator, yang terpilih diharuskan membayar uang kontribusi sebesar 100 ribu untuk proses penerbitan

~diterbitkan secara self publishing

~untuk 3 penyair  terbaik, masing-masing akan mendapat hadiah 1 eks buku Senandung Alam

~penyair terbaik namanya akan ditulis di cover depan

~Deadline pada tanggal 20 juli 2012

teknis

~kertas A4

~font TNR 12

~margin 3-3-3-3(1,8 inchi)

~biografi narasi singkat diletakan di belakang naskah.

Naskah dikirim ke email;

lembahpenyair@yahoo.co.id

Peserta yang lulus harap mengirimkan sms ke: 087729908455 dengan format nama#nominator LP

Note: pengumuman nominasi pada tanggal 30 juli 2012 di note Lembah Penyair

CC: Homsin Alatas

       Juna Muhammad Aminudin


Ketika Puisi Berbicara Dalam Kehidupan

Goresan Pena Untukmu

Kumpulan Puisi Tentang Puisi dan Kehidupan kita tergores dalam Goresan Pena Untukmu
 
Nenny Makmun

Kata Hati Terpendam

Rangkaian Sebuah Aksara

Widya

Aksara Penjahit Luka

Rujakan Cinta

Perangkap Jawab

Heri Kurniawan

Aksara Berpayung Senja

Kata Pena

Santi Adnyani

Kehilanganmu

Hati Yang Terpilih

Wyazibn Sinentang (Wahyu Yudi)

Solitude I

Solitude II

Anita Azzahra

Kau

Untukmu Penjaga Hati

By : Anisae Publishing
Rp. 23 rb (blm ongkir)

Goresan Pena Untukmu


Senin, 09 April 2012 LOMBA CIPTA PUISI 2012-PALING LAMBAT: 30 April 2012

 150 Puisi Pilihan akan DIBUKUKAN … !!! 

TEMA LOMBA: 
EKSPRESIKAN DIRIMU DENGAN PUISI
 
SYARAT PENULISAN:
  • Jumlah halaman maksimal 3 lembar, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kertas A4.
  • Setiap peserta boleh mengirim puisi maksimal 2 judul puisi.
  • Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua 3 cm atau 1,18 inchi)
  • Mencantumkan nama penulis dan biodata narasi singkat pada bagian akhir naskah puisi.
  • Kirim karya ke alamat email: LombaPuisiWR@gmail.com 
  • Judul/Subjek email tulis: LCP 2012#Judul Puisi#Nama Penulis.
  • Melampirkan Nomor Anggota SMPO Writing Revolution (bagi peserta Sekolah Menulis Puisi Online) dan scan/foto bukti transfer biaya lomba bagi yang bukan anggota SMPO.

Syarat Peserta:


AJAKAN/ UNDANGAN IKUT BERGABUNG DALAM BUKU ANTOLOGI PUISI DARI NEGERI POCI 4

by Kosakatakita Penerbit on Monday, March 26, 2012 at 2:52am ·

AJAKAN/ UNDANGAN IKUT BERGABUNG DALAM BUKU ANTOLOGI PUISI DARI NEGERI POCI 4

SUKSES menyelenggarakan acara Lomba Baca Puisi di Tegal 23-24 Maret 2012, Komunitas Negeri Poci/ Radja Ketjil   mengajak dan mengundang para penyair –termasuk para alumnus penyair Dari Negeri Poci– di seluruh Indonesia,  untuk ikut bergabung dalam sebuah antologi puisi DARI NEGERI POCI 4 yang direncanakan terbit pada 17 Agustus 2012 bertepatan dengan peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67.

Persyaratan Umum:

1. Siapa saja, segala usia, domisili di mana saja.

2. Para penyair dipersilakan mengirim sebanyak 10 (sepuluh) puisi.

3. Panjang setiap puisi maksimal 40 baris.

4. Tema bebas.

5. Puisi harus karya terbaru, dan harus tidak/ belum pernah dimuat dalam media apa pun.

6. Silakan kirim karya terbaik Anda, ke email: negeripoci4@gmail.com,  paling lambat sudah harus diterima pada 15 JUNI  2012. Jangan lupa, sertakan juga biodata dan foto terbaru/ terbaik Anda.

Lain2:

1. Puisi2 yang masuk akan diseleksi oleh tim kurator/ editor yang ditunjuk.

2. Tidak ada pungutan apa pun bagi keikutsertaan  dalam antologi ini, termasuk bagi mereka yang puisinya terpilih.

3. Mengingat penerbitan buku ini tidak untuk keperluan komersial, para penyair yang karyanya dimuat tidak memperoleh honorarium/ royalti, dan sebagai gantinya setiap penyair yang karyanya terpilih dan dimuat akan mendapat sebanyak 5 (lima) buku sebagai nomor bukti.

Salam sastra!

Komunitas Negeri Poci/ Radja Ketjil

PS: Antologi DARI NEGERI POCI 4, adalah kelanjutan dari antologi puisi DARI NEGERI POCI (1993, 12 Penyair), DARI NEGERI POCI 2 (Ed. F. Rahardi, 1994, 45 Penyair) dan DARi NEGERI POCI 3 (Ed. Adri Darmadji Woko, Handrawan Nadesul dan Kurniawan Junaedhie, 1996, 49 Penyair)


Lomba Menulis Puisi Berhadiah Pulsa – DL 1 April 2012

Grup Pecinta Puisi mengadakan event puisi kecil -kecilan yang berhadiah pulsa

Syarat dan ketentuan:

 1.usia bebas

 2.puisi harus asli buatan sendiri

 3.harus bergabung di grup Pecinta Puisi

 4.peserta

wajib menyebarkan informasi ini minimal ke 30 teman fb mu termasuk fb

admin Ririen Narsisabiz Pashaholic dan Nandira Genji D’playMaker.

5.copy paste link grup Pecinta Puisi pada comentar pertama(seperti dalam catatan ini.

6.Puisi temanya Emosi Manusia(boleh marah,kecewa dll)

 7.Naskah di kirim dalam bentuk attachment ke alamat email pecintapuisi@ymail.com

 8.cantumin biodata beserta nomor handphone di akhir naskah

 9. Deadline tanggal 1 april 2012

 10. Formatnya font menggunakan Times New Roman 12, spasi 1,5, ukuran kertas A4

Hadiah

juara 1: pulsa Rp.100.000,-

juara 2: pulsa Rp.50.000,-

juara 3: pulsa Rp.25.00

AYOO, bikin karya sebagus mungkin ya…! ^_^ jangan asal jadi lho, rangkaian kata harus mantap…sesuai tema, selain menambah pengalaman, dan mengasa kemampuan, dapat hadiah juga… :P

Suka · · Bagikan

Nandira Genji D’PlayMaker dan 5 orang lainnya menyukai ini

Jefri Setyawan Berikut link-nya… http://www.facebook.com/groups/166745786706463/

PECINTA PUIS

grup pecinta puisi adalah tempat berpuisi ria, yang lagi patah hati,kecewa curah…Lihat Selengkapnya

Selasa pukul 9:55 · Suka

Suparno Hasta LavictorySiempre

Maaf mengganggu, ijin share..

Rencana Menghidupkan Taman Baca di Desa Gunung Langit 1 (Gunung Sari).Desa Gunung Langit 1 (Gunung Sari) adalah sebuah dusun yang berada di daerah Banjarnegara, Jawa Tengah, yang dulu juga pernah ada sebuah T…Lihat Selengkapnya

GRUP INSPIRATIF

Segala hal haruslah dinikmati. Entah kesedihan, kepahitan atau bahkan keba…Lihat Selengkapnya

Selasa pukul 23:34 · Suka · 1

Tulis komentar…


[DL : 19/09/2012] Gebyar Sastra Kartunet 2012

Gebyar Sastra Kartunet 2012 Ragam Kategori: Cerpen dan Puisi

Batas Akhir: 19 September 2012

Biaya Pendaftaran: Gratis

Peserta: Umum

Total Hadiah: Sekitar Rp. 3.600.000,- , Ponsel, Modem dan Flashdisk

Dalam rangka meramaikan 2012 dengan sastra, tim redaksi kartunet.com mengajak semua kartuneters berpartisipasi dalam lomba yang kami selenggarakan. Event ini berlaku untuk umum dan dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2012 – 19 September 2012, yang mana sejak bulan Februari-Juli akan ada 6 tema utama yang harus disesuaikan dengan tulisan.

  • Ketentuan Umum
    • Peserta merupakan warga negara Indonesia
    • Peserta bergabung dalam grup Forum Kartunet Community di facebook (http://www.facebook.com/groups/234868383246667/) dan memiliki user account di http://www.kartunet.com
    • Tema umum: Disabilitas dan masyarakat , “penyandang disabilitas merupakan individu yang mengalami kerusakan atau kelainan fisik dan/atau mental yang dapat menghambat atau membatasi aktivitas kehidupannya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penyandang disabilitas tidak dapat berfungsi sepenuhnya seperti individu-individu lainnya, namun bila penyandang disabilitas diberikan alat bantu yang dapat menunjang dalam melakukan kegiatan yang biasa dilakukan oleh orang pada umumnya, maka penyandang disabilitas pada hakekatnya sama dengan orang nondisabilitas, hanya saja memerlukan alat bantu sebagai alat penunjang dalam melakukan kegiatan tersebut.
    • Tema bulan Februari: Cinta. Diharapkan peserta dapat membuat tulisan yang berkaitan antara tema bulanan dan tema umum, yaitu disabilitas dan masyarakat.
    • Naskah merupakan karya asli, bukan plagiat, saduran, maupun terjemahan. Jika di kemudian hari pemenang terbukti melakukan hal-hal tersebut, maka hadiah akan ditarik kembali.
    • Isi naskah tidak diperkenankan menyinggung SARA dan asusila.
    • mengirimkan 1 karya untuk cerpen, 1 karya untuk cerita lucu dan 2 karya untuk puisi. Peserta dipersilahkan mengikuti setiap cabang lomba.
    • Cerpen, cerlu dan puisi dikirimkan ke alamat email redaksi@kartunet.com. berupa attach file (tidak diposting di badan email) dengan subjek email : GSK2012-cabang lomba yang diikuti, contoh: GSK2012-puisi.
    • Peserta membuat catatan facebook berisi informasi lomba ini. Jumlah tag bebas, salah satunya tag akun komunitas kartunet.
    • Peserta bebas biaya administrasi.
    • Naskah ditunggu hingga tanggal 25 Februari 2012, pengumuman pemenang bulan Februari diumumkan tanggal 19 maret 2012
    • Tanggal 30 September 2012 akan diumumkan juara favorit, yaitu pemenang dengan jumlah like terbanyak selama GSK berlangsung (Februari-Juli 2012). 
  • Kategori Lomba
    1. Puisi
      • Puisi belum pernah dipublikasikan di media manapun, baik sebagian maupun seluruhnya.
      • Puisi tidak sedang diikutkan dalam perlombaan puisi lainnya.
      • Puisi ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
      • Puisi minimal 2 bait yang terdiri dari 8 baris.
      • Maksimal mengirimkan 2 buah puisi yang diketik dalam 1 file (jangan dipisah), dengan huruf Times New Roman, ukuran huruf 12 pt, spasi 1,5.
      • Peserta menyertakan biodata diri yaitu nama lengkap, nama user account di kartunet.com, tempat tanggal lahir, agama, alamat lengkap, alamat email, alamat social network (facebook/twitter), no. rekening (sebutkan atas nama dan nama bank berikut cabang bank), kondisi disabilitas (bila bukan disabilitas silakan tulis “nondisabilitas”), nomor telpon yang dapat dihubungi dan menempatkannya pada bagian akhir naskah.
      • Simpan file hanya dalam format .doc atau .rtf dengan nama file puisi_judul naskah. Contoh: puisi_diriku kini
    2. Cerpen
      • Cerpen belum pernah dipublikasikan di media manapun.
      • Cerpen tidak sedang diikutkan dalam perlombaan cerpen lainnya.
      • Cerpen ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
      • Cerpen diketik pada format kertas A4 dengan huruf Times New Roman, ukuran huruf 12 pt, spasi 1,5, margin semua sisi 3 cm, halaman 3-10
      • Peserta menyertakan biodata diri yaitu nama lengkap, nama user account di kartunet.com, tempat tanggal lahir, agama, alamat lengkap, alamat email, alamat social network (facebook/twitter), no. rekening (sebutkan atas nama dan nama bank berikut cabang bank), kondisi disabilitas (bila bukan disabilitas silakan tulis “nondisabilitas”), nomor telpon yang dapat dihubungi dan menempatkannya pada bagian akhir naskah.
      • Simpan file hanya dalam format .doc atau.rtf dangan nama file cerpen_judul naskah. Contoh: cerpen_perahu kertas untuk bunda.
    3. Cerita Lucu
      • cerlu belum pernah dipublikasikan di media manapun.
      • cerlu tidak sedang diikutkan dalam perlombaan cerlu lainnya.
      • cerlu ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
      • cerlu diketik pada format kertas A4 dengan huruf Times New Roman, spasi 1,5, ukuran huruf 12 pt, margin semua sisi 3 cm, halaman1-2.
      • Peserta menyertakan biodata diri yaitu nama lengkap, nama user account di kartunet.com, tempat tanggal lahir, agama, alamat lengkap, alamat email, alamat social network (facebook/twitter), no. rekening (sebutkan atas nama dan nama bank berikut cabang bank), kondisi disabilitas (bila bukan disabilitas silakan tulis “nondisabilitas”), nomor telpon yang dapat dihubungi dan menempatkannya pada bagian akhir naskah.
      • Simpan file hanya dalam format .doc atau.rtf dengan nama file cerlu_judul naskah. Contoh: cerlu_si kuda lumping. 
  • Hadiah
    1. Pemenang bulanan
      • Akan diambil 2 naskah terbaik dari tiap cabang lomba berdasarkan pilihan juri.
        • Katagori Cerpen: Rp. 300.000,00 + merchandise
        • Katagori puisi: Rp. 200.000,00 + merchandise
        • Katagori Cerlu: Rp. 100.000,00 + merchandise
      • Penulis naskah yang telah terpilih pada bulan ini, tidak diizinkan mengikuti lomba di bulan berikutnya. Kecuali pemenang bulanan tersebut mengikuti cabang lomba yang belum diikuti sebelumnya. Pemenang bulanan dipersilakan untuk mengumpulkan like dan retweet sebanyak-banyaknya pada karyanya yang ditampilkan di http://www.kartunet.com agar dapat terpilih kembali sebagai juara favorit di bulan September.
    2. Juara Favorit (Pemenang dengan jumlah like dan retweet terbanyak hingga bulan September 2012)
      • Akan diambil 1 orang juara favorit dari tiap cabang lomba berdasarkan akumulasi like dan retweet terbanyak pada karyanya yang ditampilkan di http://www.kartunet.com.
        • Katagori Cerpen: 1 unit handphone + ditampilkan profilnya pada rubric inspirasi kartunet.com
        • Katagori Puisi: 1 unit modem 3G + ditampilkan profilnya pada rubric inspirasi kartunet.com
        • Katagori Cerlu: 2 unit flashdisk + ditampilkan profilnya pada rubric inspirasi kartunet.com
      • Cerpen,cerlu dan puisi dengan EYD terbaik akan mendapatkan kenang-kenangan dari Kartunet Community Indonesia sebagai bentuk apresiasi.
      • Seluruh karya yang memenuhi persyaratan di atas akan ditampilkan di kartunet.com. Karya-karya terbaik pilihan juri akan masuk ke dalam spirit book kartunet.com 2012.

Mengatasi keterbatasan tanpa batas

Temukan semangat baru, paradigma baru di tahun yang baru, yaitu tahun 2012


100 Puisi tentang Pelacur – Lolos (masih Seleksi)

sumber : http://www.facebook.com/notes/ad-rusmianto/daftar-nama-dan-judul-puisi-yang-resmi-panitia-terima/10150672885726278

Daftar Nama dan Judul Puisi yang Resmi Panitia Terima

oleh Komunitas Sanggar Gladakan pada 19 Februari 2012 pukul 23:18 ·

DAFTAR UNDANGAN ANTOLOGI PUISI 100 PENYAIR UNTUK PELACUR YANG RESMI DITERIMA PANITIA SANGGAR GLADAKAN 

Oleh Komunitas Sanggar Gladakan

Tanggal 19 Pebruari 2012, 21:12 WIB

Assalamualaikum.

Salam Ta’dzim untuk tsemua tamu undangan. Setelah mengadakan rapat undangan antologi puisi 100 penyair untuk pelacur, panitia dari Komunitas Sanggar Gladakan menetapkan nama-nama dan judul karya yang secara resmi diterima dan akan diseleksi oleh tim penyeleksi. Bagi tamu undangan yang nama dan judul karyanya tidak tercantum dalam pengumuman ini mohom jangan berkecil hati, masih banyak kesempatan di lain waktu.

Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya. Mohon untuk bersabar dalam menunggu informasi nama-nama dan judul karya yang akan panitia terbitkan.

Bagi nama atau judul karya yang tercantum dalam pengumuman ini ada salah pengetikan mohon segera komentar di bawah catatan ini.

Jazakumulloh Khoiron Katsiron. Terimakasih atas kepercayaanya pada panitia.

Wassalamualaikum.

Azie Nasrullah                                                          

Oh Pelacurku!

Apa Bedanya kita?

Syaiful Mustaqim                                                     

Demi Sesuap Nasi

Mereka Juga Manusia

Munajat Pelacur

Rahmat Nuthrihar

Rasa

Salah Siapa

Muhammad Qadhafi                                                           

Karangan  Bunga

Percintaan  di awal Perjalanan

Wanita Tuna Pilah

Dimas Isdianto S

Di Kelam Malam

Mawar

Doa Seorang Pelacur

Budhi Setyawan                                                       

Distori  Nada Malam

Resah Rahim

Achmad Syafi’I Ma’arief                                        

Pelacur, sama dengan kita

Fathoni Alkalifhi                                                      

Uprok

Sajak Kupu-kupu Malam

Terdiam

Agustinus Wahyono (Gus Noy)                              

Pelacur Amanah

Balada Si Jelita

Wajah Bapak-bapak di Tipi Anu

Irman Adnan

Perempuan-perempuan Kehilangan Sayap

Patah Sayap

Sekerat Jantung

Sigit Dwi  Wintono   

Wanita Malam

Yudo Raharjo                      

Tuna Susila Perengkuh Kehakikian Tuhan

Muhammad Abdurrahman                                    

Mereka Juga Kita

Dia

Nyatanya

Rosalina  Mendrofa                                                 

Wanitaku!

Azlia Kurniawan                                                      

Uang Adalah Segalanya

Semoga Duka Menjadi Suka

Berjuang Meski Terbuang

Erry Pranawa                                  

Tragedi Iesus Nazarenus Rexiudaeorum

Surat Terbuka Untuk PSK atau WTS

Hylla Shane Gerhana                                              

Indahnya Semesta Hati

Kurangkai Indah Selesai Sudah

Hitam Dunia Putihnya Asa

Tri Hadi Susilo                                                         

Mawar Hitam

Shafiq Mazlan

Serupa

Grasia Renata Lingga         

Dan Sama Sekali Tak Kau Beri Izin

Pelacurku

Pelacur Kita

Teza Supriyatin                    

Bukan Keinginannya

Terhempas

Aming Aminuoedhin (Mohmmad Amin Tohar)   

Namaku Pelacur

Rumah Maksiat Itu

Nining Nur Hidayanti                                                          

Monster Cinta

Sangkar

Bunga Terlarang

Arif  Saifudin Yuditira        

Terserah Kau Saja

Aku Sakit

Mika Miyanti

Diambang Kebimbangan Sang Kupu-kupu Malam

Aku dan Pelacur

Tubagus Rangga Efarasti                                       

Gemulai Sang Betina dan Tarian Mata Sang Jantan

Membilang Waktu Setajam Sore

Sebisu Doa Sang Lacur

Toni Saputra                                                            

Kepada Pelacur dan Kotaku

Yuli Arista

Ratu lebah madu

Askar Marlindo

Untuk sahabat

Moh. Faizal

Masihkah kau berpikir?

Kamiludin Aziz                                

Sejumput Asa dalam Lorong Nista

Jiwa-jiwa Kusut pun Bermimpi

Aku Ingin Pulang

Rizki Septiana K

Cinta Berbayar

Awalluddin Firdaus                                                 

Jalan Hidup Seorang Pelacur

Realita Dunia

Ratri Asmara Sari

Wanita Malam

Adrian Monteque

Malaikat Pernah Bertanya

Akulah Karya Tuhan

Arni Yuli Nugroho

Mereka Juga Wanita Mulia

Wicha Spicca Breeze

Hujan malam

Berharap

Malam saja tidak cukup

Jejak Waktu yang terlupakan

Muchlis Darma Putra

Tahun naga air

Bila kau tanyakan padaku

Surat dari pacar gelap

Farha Zakiyya

Kita dan Pelacur

Fitri Nazayanti (Naza Fitri)             

Perempuan nisbi

Perempuan buta

Pelacur puitis

Dhianita Kusuma Pertiwi

Inilah Ibumu, Nak

DG. Kumarsana

Kupu-kupu Putih

Lelaki Peniup Malam dan Kupu-kupu Hilang Sayap

Perempuan Bergincu Malam (2)

Lilis Nur Halimah (Marjan Anura)

Aku Ingin Kembali

Tersenyumlah Bunga Malam

Malam yang Sunyi

Dee Dyantri              

Malam yang Terbunuh

Bukan Sang Penggoda

Sebaris Doa Kupu-kupu Malam

Sabella Andriani                                                      

Dunia yang Kejam

Ratna Rizkiana

Sosok Itu

Hairi (Airi J Maloloh)                      

Sang Penunggu Remang Malam

Di Sudut Remang Malam

Sang Jelita Ibu Pertiwi

Citra Sasmita            

Seloka Penenun Durja

Laksana Malakama

Ariyanto                                                                    

Malam Ini Kita Bersama

Goresanku Tuan

Perempuanku

Arther Panther Olii              

Kesaksian Sebuah Lampu Taman Kota

Bukan Senandung Mendung

Atas Nama Takdir Baru

Tria Yolanda Ariska            

Seberkas Hitam Di atas Putih

Dino Umahak                                   

Tuhan Tak Datang Di Malam Natal

Metamorfosa Julia Peres

Manifesto Perempuan Lonte

Zahara Putri                                     

Lewati Malam Demi Malam

Sangkar Keemasan

Daybakh                                                                    :

Jalangku

Pelacur Bercerita

Rintiku, Bahak Mereka

Herza Alwanny                                                        

Taubat Seorang Pelacur

Doa Para Pelacur

Dia Adalah Kita

Alhendra Dy 

Anak Pelacur

Maaf Ibu..

Yang Terjadi, Terjadilah

Karta Kusumah                   

Di Bawah Langit yang Sama

Segera Pulang Sayang

Tebar Bunga di Sepanjang Jalan Diponegoro

Irsyad

Tomat Busuk

Namaku Mulia

Ia

Bernando J. Sujibto                         

Ilustrasi Perempuan

Sore Sebelum Blues Concert

Yunirman                             

Kehidupan yang Harus Dipilih

Mungkin Kehidupannya Disini

Tempat Kita Sama

Dudi Irawan                         

Dimana Surga Itu?

Nikmati Saja

Rembulan dan Matahari

Muhammad Khalabi                                   

Hiasan Malam Benurani

Saat Mengenalnya

Ad. Rusmianto (Awi)           

Perempuan Merdeka

Mengekalkan Jarak dan Waktu

Oktavia Apsari                     

Bukan Delima

Wanita Indah

Budi Nando              

Jalan Pulang, 4

Malam

Dewi Lestari Putri                                        

Antara Aku, Kau dan Tuhan Kita

Dibalik Namanya

Tangan Kasih Seorang Pelacur

Asni Ahmad Soeb                                                    

Perempuanku

Aku Sepert Kupu-kupu yang Lain

Mutia Husna Avezahra

Untuk Punya Harga, Untuk Menyambung Nyawa

Roma Dwi Purwati              

Pelacur Juga Manusia

Kehiudapan Pelacur

Tak Selamanya

Anggun Langi Sripati Dewi                                    

Pelacur

Syarifuddin arifin

Sajak Pelacur Kehujanan

Aroma Malam

Di Pintu Komat Kamit

Kalil (Aji saka)                                                         

Andai engkau (bukan) pelacur

Afifuddin atau Avet Batang Parana          

Cinta untuk rembulan penggoda

Hidup (senandung sederhanaku untuk para selimut malam)

RD. Yuswantoro                              

Goresan Sang Pelacur

Salahkah aku bila menjadi penulis

Lelah memikirkanmu

Rauhiyatul Jannah  

Di balik layar senonok

Angkringan terakhir

Dafriansyah Putra               

Dalam telentang dan tengadah

Remang sudut dan rembulan kisut

Di sana desah menjelma doa

Eric Keroncong                                

Makku seorang GERMO!!

Olle Ollank                                                    

Di bilik pelacur

Suminah didepan TV

Pesan singkat wanita pengibur

Abdullah Kholil

Jelita di atas lampu udara

Ali Mustofaenudin (Wirasatriaji)

Pelacur tua

Lauh Sutan Kusnandar                                          

Ilalang yang bergoyang di tengah malam

datang padaku telanjang

Endang SSN             

Ronta renta

Tangis tanpa air mata

Yogis Memeth                                                                       

Perempuan

Inak pah

Perempuan jilid dua

Februari di jembatan asmara : gadis putih abu

Rizky Muhammad AlFajar 

Mereka bukan pelacur

Bersandiwara di bawah hujan

Siti Nur Banin

Kidung lacur

Arafat Abdul Hadi Choliel (Habib Arafat)                       

Kita itu sama

Disaat ada cahay bersama gelap

Apakah aku harus membuatkan kalian secangkir-

Siti Fatimah (Thie F.Z)                                            

Dia Perempuan

M. Zainul kirom                                                       

Gadis merah

Kupanggil Ia perempuan

Kembang desa di sela tiga

Dina F. Lenggu

Kita Mutiara Berharga

Ishack Sonlay

Siapa Telah Menuai Cintamu Dik

Perempuan Yang Dizolimi

Perempuan Kabaya Yang Menari Dalam Hujan

Diewan Wulan Ai                                         

Mereka tak pernah tahu rasanya

Mimpiku bukanlah pelacur

Ratna M Iwan 

Night At Julia Hotel

Perjalanan Mimpi Sang Dewi

Sang  Dewi

Tri Harmianthy

Dia

Deta Nur Fauziah,

Andai Keajaiban Hapus Langkahku

Khairul Akbar

Rintihan Sampah Peradaban

Asro al Murthawy                                        

Sajak cinta buat pelacur tua

Narasi Pejalan Malam

Syahadat senggama

Nur Habibah (Noor H Biba)

Untuk kamu, Sang Dewi

Dear Tuhan, Ampuni kami

Liong Newton                                                                       

Ayam

Tommy Leonardo Sianturi             

Bersama

Mata hati

Perjalanan

Titin Ilfam Mulia                  

Puisi mengecup luka

Trembesi

Remas rembulan

Naza Fitri

Perempuan nisbi

Pelacur puitis

Perempuan buta

Riza Multazam Luthfy                                            

Loktong

Midun Aliassyah

Pertobatan sebuah jalan

Risalah sang pelacur

Perempuan hajar

Fina Lanahdiana                                          

Pada sebuah jendela

Perempuan yang sendiri

Rahmi Novaliza

Sang pejuang malam

Aries Ermawati                                            

Mawar malam yang berpuisi

Fanny YS                                                                  

Ingin kuajak kau  pulang

Namanya indah

Untuk Nona

Utami Ngudi Lestari

Jeritan di pucuk fajar

Teropong Malam

Pelacur

Fakhrizal Eka (malam gerimis)                              

Seusai musim penghujan

Ketika jalan jauh darimu

Seusai musim kemarau

Mulyono Muksim                 

Tenggelam  ke  cahaya

Jawan

Nurcholis

Puncak Ranjang I

Puncak Ranjang Ii

Pada Suatu Malam Di Bangkal

Ni Luh Putu Wulan Dewi Saraswati          

Deklarasi kemerdekaan “Dewa-Dewi” terlahir dengan kepurukan

Ilalang musim penghujan

Ratu Malam

M. Adib Susilo (Raihan  Alam)                   

Dalam balutan  air mata

H.C Luthfie

Bunga malam

Ratna Nengsih

Prostitusi jiwa raga

Resha Triana Novia 

Dia

Aku dan Pelacur

Hidup

Tulus Setiyadi ( KRT. Setydodipuro, STP)                       

Jaman dan syahwat

Adi Saputra (Nurshanadi)              

Kupu-kupu kertas

Harap Sang Pelacur

Satu helaan  nafas

Rian Ibayana

Halaman Malam Ii

Duka Mengendap Di Dekat Tiang Toko

Prahara

Sudianto (Manusia Perahu)            

Sumarwah; orasi pelacur kamar pekabungan

Referensi di kedai “murah hati”

Kiki Padmowiryanto                                                           

In memoriam Rina

M. Toyu Aradana                            

Adu bibir

Adu dada

Separuh dari sebelah mata

Setelah perjalanan

Fulgar

Biolen Fernando Sinaga

Pelacur

Valentine untuk sang pelacur

Harga

Andi Magadhon                   

Kupu-kupu Malam

Tentang Pelacur Mati

Eko Hartono                                                 

Sajak Perempuan malam

Pada perempuan malamku

J. Btara Kawi                                                                       

Kembang gugur

Dian Rosdiana (Dee Ann Rose)      

Salam takdzim dan aku memaafkanmu, Tuhan

Eulogi untuk sang pelacur

Salahudin (Udin Sape Bima)

Ya Pelacur; Mereka sama dengan kita Gundah Air Mata Pelacur

Gerimis  Di Jendela Malam

Sri Siska Wirdaniyati                       

Sama

Jangan panggil dia, sampah!

Martabatku, martabatnya

Rizmy Otlani Novastria (Mye Lannie)       

Anjing penjarah sumpah

Curhat pramunikmat tukTikus pengerat

Dasin yang bercermin

Anisa Juniarti (Ayna Raniah Salsabila)

Menuju cahaya

Nenny Makmun 

Ketika Jeritpun Tersekat

Ariany Primastutiek

Sang Bunga Sedap Malam

Khalili (A’yat Khalili)                                              

Perempuan yang mengiris tubuhnya dengan sepi

Puisi-puisi dari ruang terkunci

Kepada pelacur di sepanjang jalan

Ovi Hari Sandra                                                       

Rentetan kisah dibawah pohon mahoni

Nur Fitriana

Kupapah Nona Rita

MD. Andi Ardana                                                    

Doa setetes air

Perjalanan  kaki dari timur

Bila kutitipkan padamu

Rosyidah (Pena Kecil)                                             

Pelacur dan kita sama

Aku sama dengan mereka

GaluhPutrining Aji                                                  

Kita sama dengan mereka

Ady Azzumar 

Pun Malaikat Tahu Kepada: Sang Pelacur

Mereka Benci Dan Mencaci, Mereka Benci Aku Tak Suci

Mario F. Lawi                                  

Magdalena

Konsili Suci

Memoria

Muhammad Alif firdaus Al-Masduqi                    

Kami yang mengakrabi seribu takbir

Yang juga sama sepertikita

Didit

Mereka (Pelacur itu)

Linggar Octaviani (Athena Deko)                          

Bukan hakim

Sama kita sama

Korban zaman edan

Yunita Andra S                                

Perempuan di ujung jalan

Fatih Kudus Jaelani                                                 

Seperti Air Susu

Suatu sore di kamarmu

Perempuan di sudut pasar kembang

Lili Nur Indah Sari (Lilly Pelangi)             

Mawar tanpa duri

Andi Chorniawan

Tahukah kalian

Jenar Aribowo (Awan Tenggara)              

Balada sang pelacur tua

Oktensia Anggarani                                     

Perih yang tersirat

Windu Mandela                   

Engkau dan aku sama

Kupu Malam

Lebih

Ratna Dewi Barrie (Sagitta Detrawina)

Mata Bocah

Bias Wajah Di Cermin Itu

Anganku Terkubur

Dianna Firefly

Purnama dan Peri Buruk Rupa

Mawar Yang Terluka Kala Purnama Enggan Bercahaya

Bayang Bulan Jatuh Terkapar Di Kaki Seorang Perempuan

Rosikhul Iman (Rossi Elbana)                                

Pesona syurga

Nyanyian malam

Sartika Sari                                                               

Maaf Tuhan, aku lancang

Ketika dada bersandiwara

02.47

Ihsan Subhan                                               

Menemuimu

Mengheningkan mata

Aldi Rahman

Cinta Kita

Feysur Bashit                                                

Anggur merah

Celana dalam biru

Desahan

Dwi Maulid Diana                                                    

Ratapan sang bunga raya

David Tandri                                                            

Kupu-kupu rindu dan kunang-kunang sendu

Berhala Luka

Daur Hidup Pelacur

Kristin Wulandari

Bila malam telah datang

Telah terlukis di telapak tangan

Rizki A. Abdullah                                                    

Suaraku untukmu!

Lihat, rasakan!

Pahamilah!

Tegar Galang Anantha

Bukan kemauan mereka

Oktensia Anggarani             

Demi setitik kehidupan

Hestyara Lus Mainar                       

Dawai malam

Aku dan alifku

Senyumanmu

Nurul Machmudha                                      

Kala kelam menikamku

Abdullah (Aa_Kaslanz)

Serumpun Doa yang Diistijabah

Izzuddin Abdurrahim                                             

Perempuan api

Aku melihat Tuhan di matamu

Pelacur pun masuk surge

Ach. Fauzan, Sumenep

Pelacur di negeriku

Tuhan dan perempuannya:ibuku dan pelacurku II

Tuhan dengan perempuannya: ibuku dan pelacurku III

Mawardi

Doa para pelacur

Pelacur itu

Faizal Oddang

Catatan kecil seorang pelacur

Ibu, izinkan aku menikahi pelacur

Eramayawati                                                            

Dibalik senyum semu

Kupu-kupu warna-warni

Bunga yang lepas dari tangkainya

Rizki Mula Saputra                                     

Kisah bekas wanita jalang

Pelacur dan anjing kurap

Syair pelacur rindu

Abdulloh Rifqi 

Ingin yang menjadi angin

Kata-kata yang tak sempat kau baca

Seruni                                                                        

Ode malam

Melankholia Malam  (1)

Melankholia Malam  (2)

Khoirun Ni’am (Ni’am At-Majha)                         

Aku juga manusia

Bukan salahku

Khairul Umam                     

Perempuanku

Pelacur tua di sebuah kota

Pada suatu senja

Siti Fatimah Z (Thie F.Z)

Dia Perempuan

Achmad Dasuki                                            

Kami dan kenapa

Mezia Kemala Sari (Peri Ungu)      

Bersabarlah, pelacur!

Pelacur pun akan tua

Lana Elzora                                      

Mayra

Sajak pendongeng malam

Papan irkham                                   

Penguasa dan para pelacur

Dibalik kenikmatan

Kosong

Wiekerna Malibra 

Oratorio perempuan

Kekasih segala jiwa

Untuk sebuah laskar

Dody Djunaedy                    

Mendekap siang lewat payudara perempuan bernama Lin

Malam yang sesat

Perhelatan paling culas

Iskandar Dinata (Parange Anaranggana

Pelacur di sangkar lokalisasi

Di sudut pasar kembang

Silaturrahmi kelamin

Sofyan RH. Zaid                  

Minggu malam di jalan tendean

Subaidi Pratama                  

Pelacur di mata Tuhan

Doa penyair untuk pelacur

Pelacur di mata penyair

Deska Setia Perdana                        

Ensiklopedia rumah bordil

Kepada sekuntum birahi

Aku pernah membiru dalam pelukanmu

Mawaidi D. Mas

Monolog sebelum tidur

Guling

Lukman Mahbubi 

Pesan Marni sebelum tidur

Wahyu Purnama

Wanita diantara gelap malam

Dibalik tembok retak

Khoer jurzani           

My name is Icah

Telaga di kelopak mata

Iffati Aulia Rachma

Anda berdalih, kami berdalil

Jalangkah?

Ahmad Yusuf Tamami

Air mata rembulan

Pelacurkah takdirku?

Pelacur pun berharap

Filiya Putri Alfah     

Pagi Pramuria

Fitrah

Indy Ajeng Prameswary

Sepucuk surat di atas tong sampah

Kupu-kupu terindah

Bisikan dibalik wisma

Dian Balqis

Jeritan sang perempuan malam untuk tuanku yang budiman

Untung

Tanggarumah

Putting rembulan

Surat yang mampat

Kartika Catur Pelita

Pelacur kencur

Begenggek tuwek

Awan Adhi Wijayanto

Jalan hidup

Seorang wanita malam yang terluka

Puji Setianingsih

Tanyakan mengapa

Di atas ranjang

Emi Suyanti

Pesan pelacur

Duka pelacur

Bukan pilihanku

Rini febriani Hauri                                                  

Bukan seorang Lanun : Perempuan masa lalu

Arief Rahman Heriansyah

Izinkan Aku Menuai Rindu

Candu

Sulung Pamanggih 

Jembatan kita bernama Tanggul Indah

Ahmad Musabbih

Kekasih jauh

Kupu-kupu senja

Perempuan bergaun malam

Dira Nanda Ulvi (Diva)       

Pelacur! Bukan  ingin ku!

Dwi Rahayu (Wieba Ayu)

Dera hati yang tertawan

Rozakizaki

Menjaring pelangi ; sajak untuk Jamila

Aulia Nur Inayah

Wanita separuh hati ibu

Wanita pencuri hati semalam

Jenn..

Everista Iriani  (Efa fakhiyatun nisma)

kupu-kupu malam juga manusia

Kala kau memandangku hina

Wahyudi Abdurrahman Zaenal (WYAZ)

Dari bilik kumuh itu kau rajut taubat

Kupu-kupu kertas

Iskandar Idris, S.SosI                      

Aku, Pramuria dan orang-orang terhormat

Cici Eva Rika

Pelacur yang mulia

Bambang Hirawan (Buana K.S)

Perempuan bunga bangkai

Perempuan malam

Demi angka kehidupan

Imam Santoso (Imam El_ziants)

Mawar disudut purnama

Perempuan yang memburu angka

Jef Kenzie

Setitik ‘Nur’ pada temaram gang dolly

Perempuan itu dan diorama dibiliknya

Kontemplasi ; jangan hanya aku sang durjana itu

Om Dompet 

Pelacur penghibur kasur lungsur

Usman D. Ganggang 

Ketika dirimu disamping tiga

Kalau aku Veronika

Tak terlewatkan (buat dinda Marcelina)

Zainul Muttaqien

Air Mata Selangkangan  Pelacur

Kisah Kutukan Perempuan Waktu

Kisah Rahim Pelacur

Iwel Triana

Untukmu wanita malam

Diko Hartan

Wanita itu

Malam : kepada yang katanya punya belang

Ihat Sutihat (Poetry Karatan)         

Hatimu tak sehitam namamu

Aprilia Damayanti                                                    :

Definisi tanpa arti

Mari menatap hormat

Ginanjar Wijaya Laksono

Selamatkan aku Tuhan

Doa dalam sepertiga malamku

Anisa Sholihat          

Wanita malam

Kupu-kupu malam

Dima Hana Mahsunah        

Balada santriwati

Ironi#1

Ironi#2

Desy Sa’diyah Amini (Medina)

Malam, kumbang dan kuncup

Nurjannah Awaliyah           

Tak punya harga diri, hina

Aku adalah korban

nggegirisi

Mar’atul Hanifah

Mimpi kelam

Bahagia bukan harta

Arah abstrak

Abdul Majid Kamaludin     

Serakah sama

Kisah

Suci Rahayu

Pelacur pun punya rasa malu

Agung Yuli Teguh H

Jenny

Ainun Jariyah

Bunga Malam Meminta Petunjuk Rabb-Nya

Anggi Juwita Daulay

Tanpa judul

Bayu Gautama

Camkan!!

Camkan !!

Tentang Sepenggal Harga Diri

Bukan Pembenaran!

Dedi Prestiadi           

Cerita seorang pelacur

Apa beda aku dan mereka?

Perihal Sang kupu-kupu malam

Eduardus Sateng Tanis

Mariawangi

Aku harus pulang

Melukismu : untuk P, terimakasih

Nurhalima tanjung (Dutio Infired Halima)

Sucimu ditelan gelap

Harry Gunawan                                                       

Pelacur di pelataran masjid

Nidhom Fauzi (BIRRU FISSILMI KAFFAH)

Di kebun tua

Wanita paruh musim

Ladang tandus

Karzeliana

Lorong sempet di persimpangan

Siluet masa

Mulyadi

Sebuah rahasia

Sri Mursalim. Abu Hassan AbdurRahman                       

Sampah

Laksmana Pratama Putra                                       

Ilalang dan mawar

Sajak penjual cinta

Nitami Lusiana Widya Ningrum                            

“Wahai bunga”butuh teman

Nanang Wulandari

Hikayat wanita yang memerami air mata

Trisna Iryansyah                                                      

Wanita dalam warung remang

Di jalanan malam seorang pelacur melambai

Wanto Tirta                                                              

Dalam bayang

Mimpi dalam pelukan

Catatan yang tersisa di atas tikar

Sandra Palupi                                                                       

Puisi bagi perempuanku

Meidi Chandra                                                         

Sebut saja aku pelacur

Tak pernah suci ; kita, mereka

KA. Latief Atmaja

Jalang tak berarti haram

Mengerti

Mereka-terka cuaca

Nuruddin Zanky

Ia Pelacur

Do’a Pelacur

Eko Rudi Sugiarto

Keluh kesah pelacur

Curhat pelacur

Menimang harapan

Kepada almarhumah

Ahmad Mujib 

Nyanyian malam

Ode buat wanita malam

Ratih Anggraeni 

“Saya melacur demi anak saya..”

Jangan Panggil aku, pelacur..!!!

Kurnia Hidayati 

Di Kelok Pantura, Di Bawah Atap

Keluh Tak Terbaca

Syaiful Hermawan

Ode Hawa

Atas Nama Para Tukang-Tukang Itu

Pada empunya mata itu

Meski kau begitu,

pada suatu tanda

Galuh Candra Puspita Sari 

Adakah Sama Atau Berbeda?

Angin Kehidupan

Itulah Mereka

Nurfirman AS 

Kita Adalah Sebuah Persamaan

Perempuan Tepi Jalan Protokol Tengah Kota ― Untuk Zeta

Menembus Sekat, Cintaku

Bintang Pradipta 

Menstruasi

Desah

Mereka Bilang, Saya Lonte!

Imam Sonhaji 

Aku, Harga dan Diri

Senyum Diantara Getir

Muthiah Dewi Rizky 

Ku Kikis Tawa

Ratu Cinta Sejagad

Aku Wanita Biasa

Bedi Abdul Rohman (Bedhy Barade)

Jejak Jijik Pulang Saja Sajak Buah Durian

Achmad Nasta’in (Nasta’in Achmad )

Pesona Cantik Dunianya

Imam Buchori 

Kupu-kupu, Kepompong, dan Suatu Malam

Marsus Banjarbarat

Dendam

Aku Akan Pergi

Widyanuari Eko Putra 

Sekopi terik biduan

Episode Remang-remang

Sudah bosan kutebalkan bedak

Fay Shalamar 

Wanita dan Malam

Tirani

Anggit Silvia

Kupu-Kupu Malang Tak Bersayap

Cermin Perawan Suci

Haz Algebra

Pelacur Tulisan

Aku Tak Peduli Tentang Kapan, Dengan Siapa, Seberapa Sering, dan Bagaimana Gaya Kamu Berhubungan Seks!

Dalang dan W/ayang-w/ayangnya

Anis Aizatul Maulidiyah

Keluhan Pelacur

Kupu-kupu Malam


LOMBA CIPTA PUISI 2012

By Fransiska Manginsela in WARGA PUISI WR · Edit Doc

PALING LAMBAT: 30 April 2012

150 Puisi Pilihan akan DIBUKUKAN … !!!   

TEMA LOMBA: 

EKSPRESIKAN DIRIMU DENGAN PUISI

 SYARAT PENULISAN: 

  • Jumlah halaman maksimal 3 lembar, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kertas A4.
  • Setiap peserta boleh mengirim puisi maksimal 2 judul puisi.
  • Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua 3 cm atau 1,18 inchi)
  • Mencantumkan nama penulis dan biodata narasi singkat pada bagian akhir naskah puisi.
  • Kirim karya ke alamat email: LombaPuisiWR@gmail.com 
  • Judul/Subjek email tulis: LCP 2012#Judul Puisi#Nama Penulis.
  • Melampirkan Nomor Anggota SMPO Writing Revolution (bagi peserta Sekolah Menulis Puisi Online) dan scan/foto bukti transfer biaya lomba bagi yang bukan anggota SMPO.

 Syarat Peserta: 

Bagi peserta Umum (bukan anggota SMPO) Silakan Transfer ke Rekening ini:

  • BCA Cabang Pekanbaru No. Rek. 2200-45-1972 AN. Joni Lis Efendi
  • BRI BritAma Cab. Pekanbaru No. Rek. 2087-01001-202500 AN. Joni Lis Efendi (
  • MANDIRI Syariah Cab. Pekanbaru No. Rek. 095-7046-370 AN. Joni Lis Efendi
  • BNI Cabang Pekanbaru No. Rek.  023-9924-067 AN. Joni Lis Efendi

KRITERIA PENILAIAN 

  • Orisinalitas tema.
  • Kreativitas pemilihan kata/diksi.
  • Keindahan dan kedalaman pesan.
  • Kelengkapan naskah puisi. Jika tidak memenuhi syarat peserta di atas maka naskahnya gugur.

HADIAH

  • Juara I  :  Rp 1.000.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara II : Rp 750.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara III : Rp 500.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara Harapan I : Rp 300.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara Harapan II : Rp 200.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara Harapan III : Rp 100.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • 15 Orang Nominator (di luar pemenang) mendapatkan buku antologi dan sertifikat.

KETENTUAN MENGIKAT

  1. Keputusan DEWAN JURI tidak bisa diganggu gugat.
  2. Panitia tidak MELAYANI SURAT-MENYURAT.
  3. DEWAN JURI berhak membatalkan keputusannya, jika di kemudian hari diketahui karya pemenang lomba melanggar karya cipta orang lain (plagiat).
  4. HAK CIPTA tetap ada pada penulis, sedangkan PANITIA memiliki HAK untuk MEMPUBLIKASIKANNYA.

NOMOR KONTAK:

085664475048 (Risah)  dan             0857-6320-8009       

Info Lengkap klik: www.menulisdahsyat.blogspot.com


Penerbit Seruni – Lomba Puisi 3 Bait Tema Bebas – Situasional DL 1 April 2012

Lomba Puisi 3 Bait Tema Bebas – Situasional

Deadline : 1 April 2011 ( SUDAH TERMASUK TAMBAHAN WAKTU )

Sebagai salah satu Upaya untuk meningkatkan kualitas dan Keterampilan Menulis Puisi serta , Grup Sastra Kita Mengadakan Lomba Puisi Bertema Bebas-Situasional :

- Syarat Peserta

Peserta Lomba Bebas, tidak ada Batasan Usia, Jenis Kelamin dan Lainnya.
Memposting Info Lomba Puisi Ini di Note FB anda dan mentag minimal 35 Orang.
Naskah yang diterima adalah Naskah Yang Memenuhi Syarat yang akan masuk penjurian Naskah.

- Syarat Puisi

Tema Bebas-Situasional ?
File Berbentuk doc.

1. Diketik dalam Microsoft Word 97/03/07

Sepasi 1,5

Font : TNS ( Times New Romans )

Ukuran Font :

‘ Judul = 12pt ‘

‘ Isi = 12pt’

Margin Normal Sesuai Microsoft Word 2003 ( 1 , 1.25 , 1 , 1.25 )

Ukuran Kertas A4

2. Menggunakan Block Styel ( Atau Baris 100 %) Dengan Pemisahan Antara Per Bait adalah 1 Enter

Warna Tulisan Hitam

Boleh Ditambahkan item-item Pendukung

3. Menggunakan Bahasa Indonesia

4. Masing- Masing Peserta boleh lebih dari satu Judul Puisi ( File Pisah )

6. Sertakan Biodata dalam bentuk paragraf maksimal 40 Kata

7. FOTO + BIODATA Disatukan dalam Naskah Yang dilombakan pada bagian Terahir

- Lain-Lain

Kirim puisi, Biodata, dan Foto anda melalui : cintasastra@gmail.com , dalam attachment ( bukan di body e-mail ) dengan Subject Pesan : Nama + LPS + Judul Puisi
Tunggu di Catatan FB Untuk Mengetahui No Peserta
Keputusan Juri Tidak dapat diganggu Gugat..
Kiriman puisi ditunggu Paling lambat tanggal 1 April 2012.
Pemenang akan diumumkan pada tanggal 21 Mei 2012 +/- Bisa Dari Itu.
Tidak Dipungut Biaya ( alias Gratis )
5 Puisi Terbaik Mendapatkan

Juara 1st :

1 Buah HP LG A230
Uang Tunai Sebesar @150.000
Pulsa@50.000
1 Paket Buku Tidak dapat Memilih
Sertifikat Online

2. Juara 2rd

Uang Tunai Sebesar @300.000
Pulsa @50.000
1 Paket Buku Tidak dapat Memilih
Sertifikat Online

3. Juara 3th

Uang Tunai @150.000
1 Paket Buku Tidak dapat memilih
Sertifikat

4. Juara 4th

Uang Tunai @100.000
1 Paket Buku Tidak dapat memilih

5. Juara 5th

Pulsa @50.000

Selamat Berlomba, Selamat Berkarya — with Jasmine Red


Lomba Cipta Puisi “Rinai Rindu Untuk Muhammad Kekasih-Mu”(DL 9 FEB)

by Sariak Layung on Friday, January 20, 2012 at 11:52pm

Lomba Cipta Puisi “Rinai Rindu Untuk Muhammad Kekasih-Mu”

Bismillahirrahmanirrahiim ….

 Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

 Pada jingga kami tebar aroma

Di seling judul gita cinta rindu padamu duhai Muhammad Rasulku

Rajut shalawat, tergema pada denting hijrahmu

Dalam masyafah kawba kawsayni

Kau teguk amanah di sela titah Sang rabby

Kayfa halukum ayyatuhal ikhwah? Semoga senantiasa sehat dan dalam naungan kasih-Nya. Semoga pula kucuran Rahman-Nya tak pernah berhenti mengaliri jiwa-jiwa kita dan keluarga. Aamin Yaa Mujibassailiin

Alhamdulillah, pada nama dayu tahmid kita kepada-Nya, akan penghargaan nikmat, pada kesempurnaan ciptaan, atas rizki yang cukup, pada kesucian hati yang terus kita upayakan, dan pada ukhuwah yang terjalin di antara kita, sehingga menjadikan kita bersaudara yang seakan tumbuh dari satu alir darah.

Ada selaksa rindu yang selalu tumpah dalam sujud panjang di atas sajadah, kepada dia insan pilihan, yang hidup pada abad yang telah lalu, menjadi cahaya pada kejahiliyaan, yang tercipta sebagai uswah al-hasanah. Namun kisah tentang harum namanya terus mengalun dari lisan dan kitab-kitab yang telah termaktub. Dialah pria pilihan, putra Abdullah, Muhammad kekasih Allah.

Sehubungan dengan itu, maka kami berniat mengadakan Lomba Cipta Puisi, dengan Tema: “Rinai Rindu Untuk Muhammad Kekasih-Mu.

 Adapun ketentuan / kriteria perlombaan puisi adalah sebagai berikut:

 1. Peserta laki-laki dan perempuan.

2. Berupa karya sendiri atau original.

3. Bertemakan kerinduan kepada Rasul.

4. Karya belum pernah dipublikasikan di media apapun.

5. Dikirim ke email rinai.rindu @ rocketmail.com Dalam bentuk attachment (tidak diletakkan di badan email). Dengan subjek “Judul Puisi-Nama Penulis”

6. Bentuk puisi bebas, ditulis dalam Bahasa Indonesia.

7. Karya paling lambat kami terima pada Tanggal 9 February 2012.

8. Peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 karya.

9. Sertakan biodata narasi 100kata diakhir puisi.

 10. Puisi akan dinilai oleh dewan juri:

 1. Bapak Hasib Amrullah

2. Bapak A. Tirmidzi Mas’ud

3. Kakak Fauzan Al Haq

4. Kakak Izel Muhammad

 11.Hal-hal yang menjadi penilaian oleh dewan juri, di antaranya:

 1. Kesesuaian tema

2. Kekuatan metaphor dan diksi

3. Keindahan puisi

4. Kekuatan pesan \ makna

5. Subjektivitas juri

6. Pemilihan judul

 12. Hasil dewan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat.

 13. Hadiah Pemenang:

 1. Juara 1: Uang tunai Rp. 500.000, -

2. Juara 2: Uang tunai Rp. 300.000, -

3. Juara 3: Uang tunai Rp. 200.000, -

 14. Penggumuman pemenangnya pada Tanggal 29 February 2012. Di FB: Elaine Firdausza dan Nawang Wulandari.

MP: http://firdausza.multiply.com

 17. Dan insha Allah nanti ada 99Puisi yang terpilih akan dibukukan, dalam Antologi Puisi “Rinai Rindu Untuk Muhammad Kekasih-Mu”

Demikian pemberitahuan lomba puisi ini kami sampaikan, semoga terjalin kerjasama yang baik antara penyelenggara, panitia dan peserta, serta pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam lomba puisi ini. Dan semoga kelak kita semua mendapat uluran syafaat dari beliau Nabi Muhammad SAW. Aamiin Ya Rabbal alamin.

Setiap ketekunan menulis pasti memiliki fase perkembangannya sendiri, berkayalah meski hanya lewat karakter, biarlah semua mendengar apa yang terpendam dalam setiap matamu terpancar. Karena semua objek yang kita lalui, teramat sayang untuk tidak diaksarakan.

Petak hati yang mulai tanamkan berjuta kerinduan

Tertiup lirih pada desir tubuh ilalang

Di ziarah senja kami maraup bidang doa di julur jemari

Di tandan harap pada tebar usap purnamamu yaa Rasul

Sampai dingin damai di isak tangis ini, akan melandai bersama balutan syafaatmu

 Jazakumullah khairan katsiran

 Penyelenggara

~ Elaine Firdausza & Nawang Wulandari ~

 Mengaksaralah!. Sampai baris ilmu akan teralir dari basah tinta dan runcing penamu, dan sejarah tak kan menyesal mencatat namamu.

 Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

 # Untuk mempermudah akses komunikasi antara peserta dan panitia.

Peserta diharapkan bergabung dengan group facebook “Rinai Rindu Untuk


Puisi C-MAGZ

IKLAN C-MAGZ

WORO-WORO

Haiii para Cendolers yang makin keren aja.

Saya dan Kak Zee selaku Crew C-MAGZ yang mengurus rubrik PUISI, ingin mengajak para Cendolers untuk berpartisipasi menyumbangkan Puisi untuk mengisi kolom Puisi.

Adapun tema yang akan disajikan untuk Edisi kali ini adalah:

‘MERAH MERIAH (GONG XIE FAT CHAI)’

apa saja yang bisa teman-teman tulis dengan tema itu? Oke, saya kasih sedikit bocoran. Teman-teman bisa menulis tentang kencan di malam imlek, kehangatan suasana imlek, jatuh cinta di hari imlek, atau bisa juga tentang angpou.

Nah, sudah pahamkan?
Ayo segera kirimkan puisi terbaik teman-teman, ke email: agusta.kamal55@gmail.com atau za.putriperilangit@yahoo.co.id (ingat! Puisi diketik rapi di badan email saja). Jangan lupa, sertakan juga nama asli/pena dan no hape teman-teman (no hape akan dijaga).

Untuk 2 puisi yang berhasil nampang di kolom puisi C-MAGZ, kami sediakan sedikit tanda cinta berupa pulsa sebesar 10.000 untuk tiap puisi. Semoga tanda cinta yang tidak seberapa ini bisa menjadi penyemangat buat teman-teman untuk terus berkarya.

So… Tunggu apa lagi. Segera goreskan pena, tuangkan ide-ide brilian menjadi puisi keren.

Ayo!
Kami menunggu puisi keren teman-teman semua.

Salam Karya

C-MAGZ
Coloring Your Writing ^^


Antologi Ketika Puisi Menjadi Bagian Kehidupan

Puisi Adalah Hidupku

Judul buku: Puisi Adalah Hidupku

Penulis: Dhee Shinzy Y. dan 100 penyair (nama 100 penyair ada di belakang cover)
Jenis buku: Antologi puisi
Penerbit: Leutika Prio
Tebal: 221 halm.
Harga: Rp. 45.400;Silakan sms 082138388988 atau inbox fb Leutika Prio untuk pemesanan.
Tulis nama/alamat/kodepos/jumlah/judul buku yang dipesan. atau untuk wilayah Bandung bisa dikolektfi oleh Dhee Shinzy Y. GRATIS ONGKIR SELURUH INDONESIA UNTUK PEMBELIAN MINIMAL 90.000;
……………………………………………………..
“100 Puisi karya 100 anak bangsa. Persembahan cinta untuk dia yang memiliki kelembutan hati, kelunakan jiwa, keanggunan berpikir dan keindahan dalam bertindak. Dia adalah orang yang memiliki kepekaan luar biasa terhadap segala intrik kehidupan. Karena puisi menjadi falsafah hidupnya setiap saat.”

Nama-nama penulis dan judul puisi:

Puisi Adalah Hidupku

1. Inilah aku dengan caraku (Tri Hastuti)
2. Puisiku, Obat Hatiku (Ghiyats Ramadhan)
3. Puisi Dawai Hati (Harlis Setyowati)
4. Sebab Puisi; Aku Mencari Jiwa di Lorong Waktu (Aa_Kaslan)
5. Ini Puisi (Chika Rei)
6. Sepotong Kata (Dafriansyah Putra)
7. Dia, puisi (Leni Nur Hikmah)
8. Pelabuhan Kedua (Kurnia Hidayati)
9. Harapan (Muhammad Abdurrahman)
10. Aku dan Selma (Tin Winardi)
11. Untaian Kata Bukan Fatamorgana (Asysyifa Azzam)
12. Bingkai Syahdu Puisi (Zahara Puteri)
13. Angin Kasmaran (Zahra Zhou)
14. Meniti Ruh Berjuang (Zya Verani)
15. Abang, Kenapa Kita ‘gak Nikah Aja Si… (Fauziah Muslimah)
16. Tanpamu Apa Artinya Hidupku (Asni Ahmad Sueb)
17. Kalbu Tak Sembarang Waktu (Abdullah Kholil)
18. Purnama di matamu, Ayah (Imam Apriansyah)
19. Bersamamu; Waktu (Padina Dariyanti)
20. Retak (Syarifah Bachrum)
21. Dalam Puisi (Zahra Qomara)
22. Keluh Rindu (Diki Elfira Martianingsih)
23. Kelabu Jingga (Iradati Rabbil Izzati)
24. Bait-bait Luka (Aiman Bagea)
25. Kasturi (Windu Mandela)
26. Kau, Hati yang Terdalam (Tubagus Rangga Efarasti)
27. Malam Untuk Bunda (Nur kamala sari)
28. Pada Kata… (Itsuki Nurmani)
29. Adegan (Agus Dwi Rusmianto)
30. Secarik Puisi Untuk Puisi (Nurhayani Nasution)
31. Kubalut Luka dengan Goresan Tinta (Maesaroh)
32. Serpihan Buih (Leily Nirwani)
33. Puisi Dara Anak Bunda (Ivo Feorentina)
34. Kepergianmu (Auni Nafeesah)
35. Puisiku,Bahasa Hatiku (Chandra Ayudiar Arie)
36. Rintihan Sang Pengagum (Muhammad Ery Zulfian)
37. Merajut Bahagia Bersama (Febri Mira Rizki)
38. Cahaya-Mu di Waktu Pagi (Karzel Syifa)
39. Ini (bukan) puisi (Maulana Sidik)
40. Enigma Rasa (Nyi Penengah Dewanti)
41. Jeritan Jiwa (Irfan Prasetya Yoga)
42. Rangkaian Pemulih (Mustika Ayu Puspitarani)
43. Puisi Putus Cinta (Tayana Mi’an)
44. Aku, Senja, dan Puisi (Suryaningrum Ayu)
45. Cinta, dalam Puisi (Nita Inara)
46. Mantra Luka Hati yang Menyala (Nawang Wulandari)
47. Sajak Bisu (Ika Al Wachidah)
48. Kata Di Ambang Masa (Vindy Putri)
49. Demikian Kita Lahir Sebagai Sepasang Kawan (Lasinta Ari Nendra Wibawa)
50. Diorama, Dialog Dua Hati (Jef Kenzie)

Dia Telah Memilikinya

1. Majnunku (Ummu Fatimah Ria Lestari)
2. Cinta yang Hakiki (Yudo Raharjo)
3. Putri, Jangan Menangis… (Astuti Lia Nugraheni)
4. Bersatu Dalam Cinta (Nenny Makmun)
5. Mencintaimu Tanpa Batas Waktu (Eka Restu Anggraeni)
6. Aku Saja (Ulya Uhirayra)
7. Demi Cinta Buat Seroja (Ahmad Shofyadi)
8. Jiwa Ini Meradang, Olehmu (Fransiska S Manginsela)
9. Bukan Aku (Mezia Kemala Sari)
10. Elegi Tiga Hati(Amma O’Chem)
11. Really Missing You (Ila Rizky Nidiana)
12. Kertas Lecek (Indra Lastiono)
13. Hati (Maharanisyah)
14. Faktanya Adalah… (Neny Silvana)
15. Jadikan Aku Pengantinmu (Asya Ran)
16 Diantara Khawatir dan Cemburu (Tirta Haria G)
17 Pada Sebuah Kenangan (Ade SM)
18 Jangan Cemburu… (Ayu Wulan R.)
19 Hati Keentah (Suhe Herman)
20 Embun, Obat Jiwa Racun Juga (Ahmed Ghoseen Al-Qohtany)
21 Rizkinya; Bukan Aku (Lina Astuti)
22. Apa yang Mesti Dihadapkan? (Rian Ibayana)
23 Cinta diam-diam (Ibeth Beth-i)
24 Kristal Tajam (Khairi Muhdarani)
25 Aroma Rasa (Lisna Nur Chairunnisa)
26 Sebongkah Hati (Popy G. Putri)
27 Mozaik (Afif afandi)
28 Petir Tanpa Hujan (Tetra Senja)
29 Bisikan Lembut Angin (Chinta Syahreza)
30 Mata Elang (Fath WS)
31 Kesenduan Hati (Vera Astanti)
32 Kurayu Tuhan, Menjagamu (Fanny Yanuarika Saputri)
33 Lara (Windy Asriani)
34. Yangbah (Antara Aku dan Soulmate)~(HW Prakoso)
35. Kuatkan Aku (Iis Aisyah)
36. Sekarat Cinta Kita (Rosikhul Iman)
37. Pelabuhan Sunyi (Syifa Nur Afif Giarsyah)
38. Sesak Terserak Retak (Tubagus Rangga Efarasti)
39. Kubenci Kamu dengan Cintaku (Fahmi Rahmina)
40. Dekapan Penuh (Fairuz Zamzami)
41. Ada Tak Nyata (Siti sarah Rahayu)
42. Lingsir Wengi (Adi Saputra)
43. Sebab Cinta (Suparno)
44. Terlambat atau Tersesat (Toni N)
45. Cinta Bertaut Asa (Nurlaili Sembiring)
46. Aku Cukup Bahagia (Adliya Eka Putri)
47. Origami (Aia)
48. Cinta dalam Kebisuan (Alberta Angela)
49. “Indah Namun Tidak Dalam Fitrah” (Opik Hidayat)
50. Dilema (Alin You)

— with Dhony Firmansyah and http://www.facebook.com/browse/users/?ids%5B0%5D=1298556971&ids%5B1%5D=1363508413&ids%5B2%5D=1580794933&ids%5B3%5D=1638139140&ids%5B4%5D=1807622170&ids%5B5%5D=100000080081552&ids%5B6%5D=100000635821518&ids%5B7%5D=100001267484287&ids%5B8%5D=100001351019034&ids%5B9%5D=100001421378876&ids%5B10%5D=100001877694327&ids%5B11%5D=100002184264629&ids%5B12%5D=100002310565418&title=Friends” rel=”dialog”>13 others at LeutikaPrio.com.

ISBN: 978-602-225-249-8
Terbit: Januari 2012
Tebal: 221 halaman
Harga: Rp. 45.400,00
 
Deskripsi:

Inilah caraku dengan tulisan sederhana yang sengaja aku rangkai
Biarkan tulisan ini bergetar tanpa merdunya suara lisan
Biar hatiku yang bicara saat waktunya tiba
Izinkan aku mengagumimu dalam indahnya bongkahan kata-kata cinta
(Tri Hastuti)
 
Melalui sebaris kata, aku ungkapkan sebuah rasa
Kukirim melalui hembusan angin malam
Sebait syair penuh duka
 
Hanya sebait puisi. Tak akan mampu membuka hati
Karena ruang itu telah kau kunci. Dan kau simpan satu hati
Dalam lemari yang tersembunyi
(Nita Inara)
 
Akulah hati yang merana
Yang tak lagi bisa bersuara
Menatap kau pergi berlari tanpa tawa
Yang tak bisa lagi memanggilmu dengan nafas cinta
(Ranny Setya Rizkita)
 
Faktanya adalah…
Aku masih menyimpan pesan-pesanmu…
Aku masih membacanya berulang kali…
Aku masih mengingat semua kata-katamu…
(Neny Silvana)
 
For Review : PAH

LOMBA PUISI RINDU(DL 31 Maret 2012)

LOMBA PUISI RINDU(DL 31 Maret 2012)

 
oleh Dewi Trinoka pada 15 Januari 2012 pukul 21:12
 
Dalam rangka memperkenalkan group ayo menulis maka creator ayo menulis mengadakan lomba menulis puisi untuk kalangan peminat sastra apalagi menulis. Lomba ini terbuka untuk umum tidak ada batas usia, laki atau perempuan, yang jelas tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, cacat hukum.
 
Silakan kirimkan naskah puisi kamu ke alamat e-mail: a_menulis@yahoo.com dengan format file Word berikut:   
-          Panjang naskah bebas
-          Ukuran kertas A4
-          Spasi 2
-          Font Times New Roman (TNR), size 12
-          Margin atas (top): 3cm, kiri (left): 3cm, kanan (right): 3cm, bawah (bottom): 3cm
-           warna tinta hanya hitam, tidak boleh warna warni
-          Nama file adalah judul puisi
-          Subjek email adalah: rindu#nama pena#judul puisi
-          Lengkapi naskah kamu dengan biodata narasi (mencantumkan nomor yang bisa dihubungi) dibagian akhir puisi. Cantumkan pula alamat akun facebook milik kamu ya dan jangan lupa nomor hp dan alamat yang jelas ya…. untuk alamat  hadiah bagi pemenang.
-    peserta harus bergabung dalam group ayo menulis.
-    peserta boleh mengirim maksimal 4 puisi
-   peserta harus mengkopi pengumuman ini dalam catatan di facebook dengan mengtagg minimal 10 teman
 
Lomba ini berlangsung mulai 1 Februari 2012 dan ditutup 31 maret 2012 pukul 23.59 WIB
Lama penjurian adalah 1 bulan
Naskah-naskah terbaik akan dipilih untuk dibukukan
Masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah sampel buku antologi dari lomba ini. Dan pemenang 1,2 dan  3 akan mendapat honor dari panitia mulai dari 200ribu, 150 ribu, dan 100ribu, namun tidak mendapat buku antologi meski di masukan dalam buku nantinya.
Nah, mari mulai membuat karya imajinatif kamu yang keren!! yang bernuansa islami dapat nilai plus lohhh.…

UNDANGAN TERBUKA ANTOLOGI PUISI 100 PENYAIR UNTUK PELACUR Oleh Komunitas Sanggar Gladakan Tuban – DL 10 Feb 2012

oleh Laskar Pemimpi Menulis pada 12 Januari 2012 pukul 0:46 

Seringkali kita menganggap bahwa seorang pelacur adalah mereka yang tak berbudi, bernaluri hewani, bahkan tak punya harga diri. Sebuah pertanyaan yang harus kita garis bawahi dan jawab bersama; apakah mereka (yang mengatakan pelacur sama dengan hewan) lebih baik dari seorang pelacur? bagaimana bila mereka berada dalam posisi sebagai seorang pelacur?

Pelacur juga punya hak hidup, menyampaikan aspirasi, dan bersosial dengan yang lain. lantas apakah kita akan bisa menerima mereka dalam hidup ini kalau kita meng-klaim bahwa mereka adalah segerombolan hewan yang berwajah manusia.

Berangkat dari itulah kami dari Komunitas Sanggar Gladakan mengundang teman-teman dalam antologi puisi 100 PENYAIR UNTUK PELACUR. Mari kita angkat martabat saudara-saudara kita itu dari kaleng-kaleng paradigma kotor, stigma-stigma negative yang memvonis sebagai sampah masyarakat. Dan mari kita sandingkan mereka sejajar dengan kita.

 

Ketentuan Umum:

  • peserta adalah mereka yang peduli terhadap masalah-masalah sosial
  • tidak ada batasan usia dan jenjang pendidikan
  • terbuka untuk umum baik penulis dalam negeri maupun luar negeri

Ketentuan Khusus:

  1. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik & online.
  2. Puisi tidak sedang diikutkan dalam sayembara atau sudah diterbitkan dalam antologi lainya.
  3. Puisi adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan atau plagiat.
  4. Puisi minimal satu kata.
  5. Naskah diketik dengan komputer di atas kertas A4 dengan jarak spasi 1,5. Times New Roman, panjang naskah maksimal 2 halaman.
  6. Peserta menyertakan biodata narasi dan alamat lengkap yang ditempatkan pada bagian akhir puisinya, serta foto terbaru di file terpisah (di attach file kirim email).
  7. Memiliki akun FB dan memposting info undangan ini di catatan FB masing-masing dengan mengetag teman minimal 25 teman beserta Komunitas Sanggar Gladakan Tuban.
  8. Peserta hanya boleh mengirim maksimal 3 pusi terbaiknya.
  9. Naskah di kirim ke email: sanggargladakan@yahoo.co.id dengan subjek email:PUISI_AKU DAN PELACUR
  10. Naskah dikirim paling lambat 10 Pebruari 2012 pukul 23.59 WIB.
  11. Pengumuman puisi terpilih pada tanggal 15 Februari 2012.
  12. Panitia hanya mememilihl 2 puisi terbaik dari masing-masing penyair.
  13. panitia hanya memilih 100 penyair yang akan dibubukan oleh panitia.

Tema Puisi:

Pelacur; mereka sama dengan kita.

 

Selamat Berkarya

Salam Komunitas


UNDANGAN IKUT ANTOLOGI PUISI PEREMPUAN – DL 1 Maret 2012

by Kosakatakita Penerbit on Tuesday, January 3, 2012 at 8:02am

DALAM rangka  menyemarakkan Hari Kartini 2012, sembari menggalakkan Cinta Membaca dan Cinta Menulis Sastra khususnya di kalangan perempuan, KosaKataKita mengajak dan mengundang para penyair perempuan di seluruh Indonesia,  untuk ikut bergabung dalam sebuah antologi puisi yang direncanakan terbit pada 21 April 2012 bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2012.

Persyaratan umum:

1. Perempuan, segala usia, domisili di mana saja

2. Sudah membukukan puisinya (baik sendiri maupun antologi)

3. Masih produktif dan konsisten menulis dalam kurun 3-5 tahun terakhir.

Persyaratan Khusus:

1. Para penyair dipersilakan mengirim sebanyak 10 (sepuluh) puisi

2. Panjang setiap puisi maksimal 40 baris.

3. Tema mencerminkan/ mengandung nilai-nilai dan semangat perempuan Indonesia masa kini

4. Puisi harus karya terbaru, terbaik dan harus tidak/ belum pernah dimuat dalam media apa pun.

5. Silakan kirim karya terbaik Anda, ke email: 1kosakatakita@gmail.com, subyek: RA KARTINI,  paling lambat sudah harus diterima pada 1 MARET 2012. Jangan lupa, sertakan juga biodata dan foto terbaru Anda.

 Lain2:

1. Puisi2 yang masuk akan diseleksi oleh tim kurator/ editor yang ditunjuk.

2. Para penyair yang karyanya terpilih/ dimuat dalam buku, akan mendapat nomor bukti sebanyak 2 (dua) eksemplar buku.

3. Tidak ada pungutan apa pun bagi keikutsertaan  dalam antologi ini, termasuk bagi mereka yang puisinya terpilih. Sebaliknya penyair yang karyanya dimuat tidak memperoleh honorarium/ royalti.

 Salam sastra!

Adri Darmadji Woko

Gunoto Saparie

Kurniawan Junaedhie


Dalam Sebuah Surau Selalu Penuh Kisah Religius dan Inspiratif

Buku Dalam Sebuah Surau Ada Mahar Untuk Mu

Judul : DI SEBUAH SURAU ADA MAHAR UNTUK MU

Penulis                      : Ady Azzumar, dkk

Penyunting            : TINTA Media

Design cover        : Anonim

Desain Layout Isi    : Anonim

Cover color                  :  laminasi matt ap230

Tebal Halaman          : + 450 halaman

cet. 1, 2011                      : 13,5 x 20cm

Penerbit                          : TINTA Media

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

DI SEBUAH SURAU ADA MAHAR UNTUK MU

(Novelet: Ady Azzumar)

“Semua kembali pada Abah, bila menurut Abah dan Ibu ini terbaik buat Nissa, Nissa setuju saja Abah” airmata pun tumpah membasahi ke dua pipi wajah Nissa.

“Hanya satu Abah yang ingin Nissa tanyakan pada calon suami Nissa. Mahar apa yang ia berikan buat Nissa?”

Semua terdiam. Ayah Nissa pun kaget dan tidak akan berpikir sejauh apa yang akan ditanyakan barusan oleh anaknya.

Suasana menjadi hening.

“Aku bersedia hijrah dari Katolik menuju Islam, dan Syahadatku ini nantinya  yang akan menjadi mahar untukmu” hatinya tegetar hebat ketika apa yang barusan diucapkan, pilihan bijak atau sebuah hidayah menghantarkan Zandy berkata sedemikan.

….

Surau Di Ujung Sepi

Karya: IRFAN FAUZI. 

Hanya kayu rapuh yang menyanggamu

puing berayap menjadi atapmu

kala hujan datang basah kuyup menggenangi suasanamu.

Namun dalam kedamaianmu lah akan tercipta kehidupan.

Saat kening tersentuh lantai dinginmu,

betapa sejuk jiwa dan hati bersamamu.

Kau peneduh dalam gersang kehidupan.

 

Ketika ufuk barat mewarnai langitnya dengan lembayung kuning

dan dawai waktu bersenandung

menggelincirkan hitungan detik menuju senja.

Di saat itulah engkau akan menebarkan Asma Tuhan,

lantunan adzan menggema dari arahmu.

Menjelajahi relung hati bagi jiwa manusia

untuk tunduk dalam dekapan rahmat Illahi.

 

Di bawah gemericik kasih sayangNya,

kau naungi segenap telapak diri yang pasrah pada Illahi.

Dalam pekat malam, saat cahaya rembulan menerangi jubah Mihgrobmu

hanya secercah redup dari kuningnya lentera yang tergantung di berandamu,

kau senantiasa menghidupkan hitamnya malam.

Terkadang simponi dengkuran burung menghias di atapmu

Melagukan dzikir keanggunan malam.

Namun sejalan bergantinya pagi menuju siang,

bersanding sore menyusul malam, berganti pula hari dan bulan.

Kini tak setapak pun langkah kaki

sempat bertandang menuju lantai naunganmu

debu pun semakin akrab menyusun lekuk kayu rapuh penutup punggungmu.

Kini kau sendiri, sepi ketika kau lantunkan adzan

sunyi saat kau menyeru Asma Tuhan.

Lelahnya hawa senja menjauhkan telapak yang akan mengetuk pintumu,

malam yang dingin pun jemu menelantarkan lenggangnya berandanmu

dari kening yang bersujud.

 

Dan ketika timur datang membawa cahaya kehidupan

kau lantunkan panggilan Tuhan dengan kesendirian.

Hanya embun dingin yang tunduk jatuh ke bumi,

hanya kabut pagi yang bersemi memuji kebesaran Illahi.

Sedang kau tersisih sepi dari tangan-tangan

yang menengadah menghadap Illahi

 Endorsemen :

“Kisah-kisah manis yang membuktikan bahwa cinta ada karena intervensi Illahi.”

(Nessa Kartika – Singapura, Penulis Favorit UNSA 2011)

Pengantar Penerbit

MASJID 

Kata masjid terulang sebanyak dua puluh delapan kali di dalam Al-Quran.  Dari  segi bahasa, kata tersebut terambil dari akar kata sajada-sujud, yang  berarti  patuh,  taat,  serta  tunduk dengan penuh hormat dan takzim. Meletakkan  dahi,  kedua tangan, lutut, dan kaki ke bumi, yang kemudian dinamai sujud oleh syariat,  adalah  bentuk  lahiriah yang  paling  nyata  dari makna-makna di atas. itulah sebabnya mengapa bangunan yang dikhususkan  untuk  melaksanakan  shalat dinamakan masjid, yang artinya “tempat bersujud.”[1]

Jika dikaitkan dengan bumi ini,  masjid  bukan  hanya  sekadar tempat  sujud  dan  sarana penyucian.

Di sini kata masjid juga tidak lagi hanya berarti bangunan tempat shalat,  atau  bahkan bertayamum  sebagai  cara  bersuci  pengganti wudu tetapi kata masjid  di  sini  berarti  juga  tempat  melaksanakan   segala aktivitas  manusia  yang  mencerminkan  kepatuhan kepada Allah Swt.  Dengan  demikian,  masjid  menjadi   pangkal   tempat   Muslim bertolak, sekaligus pelabuhan tempatnya bersauh.Cerita pendek (cerpen) sebagai salah satu jenis karya sastra ternyata dapat memberikan manfaat kepada pembacanya. Di antaranya dapat memberikan pengalaman pengganti, kenikmatan, mengembangkan imajinasi, mengembangkan pengertian tentang perilaku manusia, dan dapat menyuguhkan pengalaman yang universal. Pengalaman yang universal itu tentunya sangat berkaitan dengan hidup dan kehidupan manusia serta kemanusiaan. Ia bisa berupa masalah perkawinan, percintaan, tradisi, agama, persahabatan, sosial, politik, pendidikan, dan sebagainya. Jadi tidaklah mengherankan jika seseorang pembaca cerpen, maka sepertinya orang yang membacanya itu sedang melihat miniatur kehidupan manusia dan merasa sangat dekat dengan permasalahan yang ada di dalamnya. Akibatnya, si pembacanya itu ikut larut dalam alur dan permasalahan cerita. Bahkan sering pula perasaan dan pikirannya dipermainkan oleh permasalahan cerita yang dibacanya itu. Ketika itulah si pembacanya itu akan tertawa, sedih, bahagia, kecewa, marah, dan mungkin saja akan memuja sang tokoh atau membencinya.Membaca kumpulan cerita pendek dan puisi yang termaktub dalam buku “DI Sebuah Surau, Ada Mahar Untuk Mu”, membuktikan bahwa generasi penulis  saat ini masih banyak yang perduli akan bacaan terhadap nilai-nilai moral agama. Bertema masjid, surau, langgar atau musholah, teringat dengan sebuah judul Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis. Robohnya Surau Kami adalah sebuah kumpulan cerpen sosio-religi karya A.A. Navis. Cerpen ini pertama kali terbit pada tahun 1956, yang menceritakan dialog Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga Negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah. Cerpen ini dipandang sebagai salah satu karya monumental dalam dunia sastra Indonesia. Begitupun dengan kumpulan puisi di dalam buku ini, teringat kembali akan puisinya Karya Taufik Ismail yang berjudul Mencari Sebuah Mesjid:

Aku diberitahu tentang sebuah masjid

yang tiang-tiangnya pepohonan di hutan

fondasinya batu karang dan pualam pilihan atapnya menjulang tempat tersangkutnya awan dan kubahnya tembus pandang, berkilauan

digosok topan kutub utara dan selatan

Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan

dihiasi dengan ukiran kaligrafi Quran

dengan warna platina dan keemasan

berbentuk daun-daunan sangat beraturan

serta sarang lebah demikian geometriknya

ranting dan tunas jalin berjalin

bergaris-garis gambar putaran angin

Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang masjid yang menara-menaranya menyentuh lapisan ozon

dan menyeru azan tak habis-habisnya

membuat lingkaran mengikat pinggang dunia

kemudian nadanya yang lepas-lepas

disulam malaikat menjadi renda-renda benang emas

yang memperindah ratusan juta sajadah

di setiap rumah tempatnya singgah

Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang letaknya di mana 

bila waktu azan lohor engkau masuk ke dalamnya

engkau berjalan sampai waktu asar

tak bisa kau capai saf pertama

sehingga bila engkau tak mau kehilangan waktu

bershalatlah di mana saja

di lantai masjid ini, yang luas luar biasa

Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang ruangan di sisi mihrabnya

yaitu sebuah perpustakaan tak terkata besarnya

dan orang-orang dengan tenang membaca di dalamnya

di bawah gantungan lampu-lampu kristal terbuat dari berlian yang menyimpan cahaya matahari

kau lihat bermilyar huruf dan kata masuk beraturan

ke susunan syaraf pusat manusia dan jadi ilmu yang berguna

di sebuah pustaka yang bukunya berjuta-juta

terletak di sebelah menyebelah mihrab masjid kita

Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang masjid yang beranda dan ruang dalamnya

tempat orang-orang bersila bersama

dan bermusyawarah tentang dunia  dengan hati terbuka

dan pendapat bisa berlainan namun tanpa pertikaian

dan kalau pun ada pertikaian bisalah itu diuraikan

dalam simpul persaudaraan yang sejati

dalam hangat sajadah yang itu juga

terbentang di sebuah masjid yang mana

Tumpas aku dalam rindu

Mengembara mencarinya

Di manakah dia gerangan letaknya ?

Pada suatu hari aku mengikuti matahari

ketika di puncak tergelincir dia sempat

lewat seperempat kuadran turun ke barat

dan terdengar merdunya azan di pegunungan

dan aku pun melayangkan pandangan

mencari masjid itu ke kiri dan ke kanan

ketika seorang tak kukenal membawa sebuah gulungan

dia berkata :

“Inilah dia masjid yang dalam pencarian tuan”

dia menunjuk ke tanah ladang itu

dan di atas lahan pertanian dia bentangkan

secarik tikar pandan

kemudian dituntunnya aku ke sebuah pancuran

airnya bening dan dingin mengalir beraturan

tanpa kata dia berwudhu duluan

aku pun di bawah air itu menampungkan tangan

ketika kuusap mukaku, kali ketiga secara perlahan

hangat air terasa, bukan dingin kiranya

demikianlah air pancuran

bercampur dengan air mataku

yang bercucuran

 Jeddah 1990.

 

        Indah bukan? Begitupun dengan puisi-puisi yang tergabung dalam buku ini. Seni puisi atau sajak, di satu pihak harus mampu mengajak seseorang beriman,mengagungkan Tuhan,dan di lain pihak ia harus mampu mengasimilasi sifat-sifat Tuhan seperti Asmaul-Husna (99 sifat Allah) dalam diri manusia seperti ccinta kasih, penyayang, dan lain sebagainya, yang mampu membawa kedamaian bagi umat manusia. Penyair berkarya menciptakan puisi untuk menyesuaikan diri secara lebih baik dengan tata ciptaan-Nya. Dapat dinyatakan bahwa konsepsi estetik manusia-penyair berpangkal tolak dri tiga dimensi: religiusitas, personal-individual, dan mengungkap persoalan sosial.

        Akhir kata, kami hadirkan buku ini, semoga dapat menjadi makna berharga, menjadi salah satu manifestasi dari indahnya berkarya. Selamat menikmati dan menemukan maknanya.

TINTA Media.

2011

[1] Oleh Dr. M. Quraish Shihab, M.A.


LOMBA MENULIS PUISI NASIONAL KOMUNITAS RUAMAH SUNGAI (KMRS)-DL 28 January 2012

by Sujud Arismana on Monday, November 28, 2011 at 9:51pm

(Menumbuhkembangkan Sastra Melalui Penerbitan Buku)

Sejak berdirinya pada tanggal 23 Juli 2008, Komunitas Rumah Sungai Lombok Timur tidak henti-hentinya menggaungkan perkembangan sastra di NTB, khususnya di Lombok Timur. Berbagai acara sastra dan kesenian kerap digelar, baik berupa acara-acara workshop / pelatihan sampai pada acara-acara yang berupa pementasan panggung. Ini semua tiada lain hanya dimaksudkan untuk terus menggeliatkan perkembangan sastra yang sudah ada, terutama pada kalangan muda. Dan untuk itu sebagai komunitas yang ada di Indonesia, Komunitas Rumah Sungai pun bermaksud mengadakan lomba Menulis Puisi Nasional. Lomba ini dihajatkan untuk menumbuhkembangkan Penulis-Penulis Muda se-Indonesia, yaitu melalui Buku Antologi Puisi yang akan diterbitkan nantinya. Adapun ketentuan lomba menulis puisi nasional ini adalah sebagai berikut :

Ketentuan Umum

1)      Peserta berwarga Negara Indonesia dengan melampirkan Identitas Diri (SIM, KTP, Kartu Pelajar, dan lain-lain)

2)      Tidak ada batas usia.

3)      Tema Puisi bebas. Naskah puisi tidak boleh bersinggungan dengan unsur SARA,Pornografi, Narkoba maupun sejenisnya.

4)      Naskah puisi ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD), tidak menggunakan bahasa SMS.

5)      Karya tidak pernah dipublikasikan di media cetak dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba yang sejenis.

6)      Diharuskan bergabung di grup Komunitas Rumah Sungai. Dengan mengklik link ini http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/groups/kmrslotim/

7)      Mengcopy paste pengumuman ini ke dalam catatan facebook dan menandai minimal 20 orang.

8)      Melampirkan Biografi singkat Penulis dan nomer kontak di akhir naskah puisi.

9)      Biaya pendaftaran hanya Rp. 10.000,- untuk satu judul puisi. Semua peserta boleh mengirimkan tulisan lebih dari satu judul puisi (maksimal 5 judul puisi).

Ketentuan Khusus

1)      Bila Karya dikirim via email :

  • Naskah puisi ditulis dengan kerta A4 dengan Font Times New Roman spasi 1,5
  • Puisi dikirim ke email rifatkhan21@ymail.com dengan nama file Lomba Puisi_Nama Penulis, dan melampirkan scan Foto copy identitas diri dan bukti sudah membayar pendafataran.
  • Uang Pendaftaran dikirim ke rekening BRI : 4737-01-008429-53-0 atas nama Effendi Danata.
  • Pengiriman karya paling lambat tanggal 28 Januari 2012 pukul 24.00.

2)      Bila karya dikirim lewat POS :

  • Naskah Puisi dikirim ke alamat : Rifat Khan (NW Net) Jalan TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid (Depan SMA NW Pancor) 83611 Selong, Lombok Timur, NTB. Dengan melampirkan Identitas diri dan uang pendaftaran.
  • Naskah boleh ditulis tangan, akan tetapi alangkah baiknya diketik dengan kertas A4 spasi 1,5.
  • Pengiriman karya paling lambat tanggal 28 Januari 2012.

Hadiah

1)      Juara 1 : Tabungan Rp. 700.000,- Piagam dan Buletin Embun

2)      Juara II : Tabungan Rp. 500.000,- Piagam dan Buletin Embun

3)      Juara III : Tabungan Rp. 200.000,- Piagam dan Buletin Embun

4)      Juara Harapan I mendapat Tabungan Rp. 100.000,- Piagam dan Buletin Embun

5)      100 Puisi terbaik akan dipilih dewan juri dan akan dibukukan menjadi Antologi Puisi.

Pengumuman pemenang akan diumumkan secara terbuka pada tanggal 28 Februari 2012 di Grup Komunitas Rumah sungai dengan link  http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/groups/kmrslotim/ dan Blog Rifat Khan dengan link http://rifatkhanblog.blogspot.com/

Hal-Hal yang belum jelas dapat ditanyakan dengan kontak Facebook melalui :

Effendi danata

Rifat Khan

Fatih Kudus Jaelani

Amier Fawaz

Atau Nomer kontak :

087763151315 (Rifat Khan)

081918215184 (Effendi Danata)

disamping itu juga Komunitas Rumah Sungai Membuka Pendaftaran untuk anggota baru sampai dengan tanggal 30 Desember 2011. Info lebih lanjut hubungi Amier Fawaz ( 081997929312 )

Tertanda,

Panitia Lomba


Lomba Menulis Puisi Sosial (DL 20/12)

Tanggal 20 Desember adalah Hari Sosial, atau dulu telah kita kenal sebagai Hari Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Nasional. Bahwa pada Hari Sosial   tersebut, kita akan berkumpul bersama untuk membicarakan dan membahas kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sosial yang mengingatkan kita bahwa manusia hidup di masyarakat mempunyai hak dan kewajiban sosial. Sesuai dengan kodratnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, terpisah satu sama lain, tetapi memerlukan kawan atau teman untuk berusaha mengurangi beban dalam kesukaran. Dalam kehidupan ini masih banyak masalah sosial yang memerlukan perhatian kita, misalnya kenakalan remaja, narkotika, anak yatim piatu, kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hal-hal tersebut, selain menjadi tugas negara, juga merupakan kewajiban kita semua sebagai makhluk sosial untuk turut serta menaggulanginya.
Melalui kesemptan ini kami ingin mengetuk hati teman-teman agar Hari Sosial ini dijadikan titik tolak keikutsertaan yang mampu kita lakukan, dalam rangka upaya membantu tugas-tugas sosial yang seharusnya kita lestarikan bersama. Kegiatan yang kami adakan adalah memfokuskan kepada pemuda penerus bangsa (Pelajar dan Mahasiswa) berpartisipasi dalammengarang Puisi dengan Tema “SOSIAL”, Syarat dan ketentuannya sebagai berikut:
Peserta Asli Berwarga Negara Indonesia. Peserta merupakan pelajar atau mahasiswa (9 tahun s/d 23 tahun) Kompetisi Puisi Sosial ini bersifat perorangan (Individu). Tiap Naskah Puisi yang diikutsertakan dalam kompetisi ini wajib mengandung unsur sosialisasi warga negara dan dapat memicu masyarakat umum dalam peningkatan hak dan kewajiban sosial. Tema “SOSIAL” (bersifat bebas dan tidak mengikat) Karya Puisi yang dilombakan belum pernah diterbitkan dalam bentuk buku, dan dipublikasikan lewat media cetak atau elektronik, serta tidak sedang diikutkan dalam kompetisi, lomba atau kegiatan serupa lainnya. Karya Puisi yang diikutsertakan bukan saduran, terjemahan, plagiat atau pun murni menjiplak, baik sebagian maupun keseluruhan, dari naskah yang telah ada sebelumnya. Tiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya dengan melampirkan data diri scan/fotokopi kartu identitas yang masih berlaku (SIM/KTP/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar/Pasport, dll). Peserta melampirkan Biodata singkat yang dilengkapi dengan Namor Telepon/HP dan alamat email aktif. Naskah Puisi wajib dikirim dengan format kertas A4, Margin Normal, font Arial 12 pt, spasi 1,5. Dan dikirim ke email: puisi@inorbit.com. Peserta melakukan registrasi/pendaftaran Rp. 10.000,-  via bank setiap judul karya danmelampirkan struk transfer registrasi (di foto/scan). Nomor Rekening Pendaftaran Bank BNI: 015 473 1105  Atas Nama : Aufa Imiliyana. Naskah Puisi diterima panitia terkahir tanggal 20 Desember 2011. Dewan Juri menetapkan 3 Pemenang, dan 7  Nominator terbaik yang akan dibukukan, serta menjadi cerita pokok dalam kompetisi hari sosial tahun 2011.   Juara 1 – Rp. 3.000.000.00,- Sertifikat, Souvenir, Buku Terbitan Kompetisi. Juara 2 – Rp. 2.000.000.00,- Sertifikat, Souvenir, Buku Terbitan Kompetisi. Juara 3 – Rp. 1.000.000.00,- Sertifikat, Souvenir, Buku Terbitan Kompetisi. 7 Nominator terbaik - Sertifikat, Souvenir, Buku Terbitan Kompetisi.    14. Keputusan Dewan Juri bersifat Mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat.


LOMBA CIPTA PUISI 2012 – DL 30 April 2012

Hylla Shane Gerhana

Misi Mas, Numpang Promo?

LOMBA CIPTA PUISI 2012

PALING LAMBAT: 30 April 2012

150 Puisi Pilihan akan DIBUKUKAN … !!!

TEMA LOMBA:
“EKSPRESIKAN DIRIMU DENGAN PUISI”

SYARAT PENULISAN:

Jumlah halaman maksimal 3 lembar, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kertas A4.
Setiap peserta boleh mengirim puisi maksimal 2 judul puisi.
Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua 3 cm atau 1,18 inchi)
Mencantumkan nama penulis dan biodata narasi singkat pada bagian akhir naskah puisi.

Kirim karya ke alamat email: LombaPuisiWR@gmail.com
Judul/Subjek email tulis: LCP 2012#Judul Puisi#Nama Penulis.
Melampirkan Nomor Anggota SMPO Writing Revolution (bagi peserta Sekolah Menulis Puisi Online) dan scan/foto bukti transfer biaya lomba bagi yang bukan anggota SMPO.

Syarat Peserta:

Terbuka untuk anggota SMPO dan umum.
Gratis khusus bagi peserta SMPO. Bagi Anda yang ingin bergabung di SMPO silakan klik di sini: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-puisi-online-smpo-harga.html
Sedangkan bagi peserta umum (bukan anggota SMPO) dikenakan biaya sebesar Rp 25.000,- untuk tiap peserta (silakan transfer ke nomor rekening bank berikut ini)
Peserta SMPO dan umum memiliki kesempatan yang sama untuk mengikutkan puisinya dalam lomba ini seperti syarat yang dituliskan di atas.

Bagi peserta Umum (bukan anggota SMPO) Silakan Transfer ke Rekening ini:

BCA Cabang Pekanbaru No. Rek. 2200-45-1972 AN. Joni Lis Efendi
BRI BritAma Cab. Pekanbaru No. Rek. 2087-01001-202500 AN. Joni Lis Efendi (
MANDIRI Syariah Cab. Pekanbaru No. Rek. 095-7046-370 AN. Joni Lis Efendi
BNI Syariah (bisa dari sesama BNI) Cabang Pekanbaru No. Rek. 00-9390-5353 AN. Joni Lis Efendi

KRITERIA PENILAIAN

Orisinalitas tema.
Kreativitas pemilihan kata/diksi.
Keindahan dan kedalaman pesan.
Kelengkapan naskah puisi. Jika tidak memenuhi syarat peserta di atas maka naskahnya gugur.

HADIAH

Juara I : Rp 1.000.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara II : Rp 750.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara III : Rp 500.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara Harapan I : Rp 300.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara Harapan II : Rp 200.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara Harapan III : Rp 100.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
15 Orang Nominator (di luar pemenang) mendapatkan buku antologi dan sertifikat.

KETENTUAN MENGIKAT

Keputusan DEWAN JURI tidak bisa diganggu gugat.
Panitia tidak MELAYANI SURAT-MENYURAT.
DEWAN JURI berhak membatalkan keputusannya, jika di kemudian hari diketahui karya pemenang lomba melanggar karya cipta orang lain (plagiat).
HAK CIPTA tetap ada pada penulis, sedangkan PANITIA memiliki HAK untuk MEMPUBLIKASIKANNYA.

NOMOR KONTAK:
085664475048 (Risah) dan 0857-6320-8009

menulisdahsyat.blogspot.com

SEKOLAH MENULIS ONLINE TERBESAR MEMILIKI VISI INDONESIA MENULIS 2025 UNTUK MENCETAK 1 JUTA PENULIS. MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI MENJADI BAGIAN DARI 1 JUTA PENULIS UNTUK MEMBANGUN PERADABAN INDONESIA LEBIH MAJU.

UNDANGAN MENULIS PUISI Deadline 31 NOV 2011

by Muhammad Asqalani Eneste on Monday, October 31, 2011 at 8:07pm
by Bumi Unindra on Tuesday, October 25, 2011 at 12:35pm
Kardy Syaid

UNDANGAN IKUT ANTOLOGI PUISI BERTEMAKAN SOSIAL/ KEMANUSIAAN

KOMUNITAS RADJA KETJIL Jakarta mengajak dan mengundang para penyair di mana saja, pria wanita semua golongan/ kalangan dan segala usia untuk ikut bergabung dalam sebuah antologi puisi bertemakan sosial/ kemanusiaan yang direncanakan terbit pada awal tahun 2012 (15 Januari 2012). Para penyair dipersilakan mengiirim sebanyak 10 (sepuluh) puisi yang akan diseleksi oleh tim editor yang ditunjuk. Panjang setiap puisi maksimal 50 baris. Puisi harus karya terbaru, ditulis antara tahun 2010-2011 dan harus tidak/ belum pernah dimuat dalam media apa pun. Para penyair yang karyanya terpilih/ dimuat dalam buku, akan mendapat nomor bukti sebanyak 5 (lima) eksmplar buku.

Silakan kirim karya terbaik Anda, ke email: adri.darmadji@yahoo.com, paling lambat sudah harus diterima pada 31 November 2011. Jangan lupa, sertakan juga biodata dan foto terbaru Anda.

Salam sastra!


Press Realease Lomba Cipta Puisi Padang

Kurnia Hadinata Juara

Lomba Cipta Puisi Padang 2011

PADANG – Kurnia Hadinata, asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dinobatkan sebagai pemenang I Lomba Cipta Puisi Padang 2011 tingkat nasional yang diselenggarakan Ikatan Alumni Don Bosco (IADB) Padang dan secara resmi diumumkan Sabtu (15/10), hari ini. Puisinya itu berjudul Epitaf Arau.

Disusul juara II diraih Esha Tegar Putra (Padang) dengan judul puisi Padang Kota Tercinta, di Padang Kita Bercinta, dan juara III diraih F. Rizal Alief (Madura) dengan judul puisi Sepasang Puisi di Kota Tua.

Selain tiga pemenang dengan hadiah utama mengikuti kegiatan Wisata Sastra ke Malaysia tersebut, dewan juri juga memilih 7 Puisi Terpuji, yaitu: Padang, Petang dan Puisi (Hakimah Rahmah Sari, Padang), Cerita Bergambar Padang Buat si Sayang (Karta Kusumah, Padang), Di Pantai Padang, Aku Mengingat Beberapa Kejadian (Yori Kayama, Padang), Pantai Purus Tepi Kota (Budi Saputra, Padang), Hikayat Seorang Wanita di Pucuk Bukit (Dedi Supendra, Pariaman), Menulis Kangen; Padang (Dodi Prananda, Depok), dan Kepada Mandeh (Inung Imtihani, Depok).

Dewan juri Lomba Cipta Puisi Padang 2011 ini, adalah: Prof. Eka Budianta (Akademisi, Sastrawan, Jakarta), Prof. Harris Effendi Tahar (Sastrawan, Akademisi, Padang), Rusli Marzuki Saria (Penyair Senior, Padang), Pipiet Senja (Novelis, Jakarta), Sastri Bakry (Novelis, Padang), Nita Indrawati (Penulis, Jurnalis, Padang), Veridiana Somanto (Akademisi, Padang), dan Muhammad Subhan (Jurnalis, Penulis, Novelis, Padangpanjang).

“IADB berbahagia atas antusias peserta yang mengikuti lomba ini yang dimulai sejak awal Agustus dan berakhir 30 September 2011 lalu. Sepanjang kurun waktu dua bulan itu, panitia menerima tidak kurang dari 511 puisi karya peserta yang berasal dari Sabang hingga Papua. Bahkan beberapa peserta ada juga yang berasal dari Hongkong, Malaysia, dan negara tetangga lainnya,” ujar Sastri Bakri, Ketua Panitia Penyelenggara yang merangkap sebagai juri lomba.

Dia menyebutkan, naskah yang masuk ke meja panitia melebihi target yang diperkirakan semula. Awalnya panitia mengira peserta yang mengirimkan puisi karya terbaiknya tidak lebih dari 300 judul saja, tetapi yang masuk mencapai 511 puisi.

“Tujuan menggairahkan kegiatan tulis menulis khususnya di kalangan siswa dan mahasiswa secara umum tercapai sudah dengan melihat antusias peserta yang cukup tinggi dalam lomba ini,” ujarnya.

Salah seorang dewan juri yang juga Penyair Senior Sumatera Barat Papa Rusli Marzuki Saria mengungkapkan, sebagian besar karya peserta cukup menarik, baik dari gaya penulisan maupun kemampuan mereka mengeksploitasi tema tentang Padang.

“Puisi-puisi yang masuk babak nominasi dan puisi pemenang adalah puisi-puisi terpilih yang enak dibaca,” ujar Papa Rusli Marzuki Saria yang sempat mengasuh ruang puisi di salah satu koran harian terbitan Padang selama puluhan tahun lamanya.

Sementara itu, untuk menghargai karya peserta, panitia menyediakan hadiah menarik untuk 3 pemenang utama, yaitu: Juara I mendapat Paket Wisata Sastra ke Malaysia + Uang tunai Rp1.000.000,- + Piagam Penghargaan IADB + Paket Buku. Juara II mendapat Paket Wisata Sastra ke Malaysia + Uang tunai Rp750.000,- + Piagam Penghargaan IADB + Paket Buku, dan Juara III mendapat Paket Wisata Sastra ke Malaysia + Uang Tunai Rp500.000,- + Piagam Penghargaan IADB + Paket Buku.

Sedangkan 7 Puisi Terpuji yang dipilih Dewan Juri mendapatkan paket buku dari sponsor dan piagam penghargaan dari IADB.

Semula, panitia hanya menyediakan paket wisata untuk juara 1 dan juara 2 saja. Namun, untuk memberikan penghargaan yang tinggi atas gerakan menulis ini, juara 3 juga mendapat kehormatan untuk mengikuti paket wisata sastra ke Malaysia.

Kepada pemenang utama yang diumumkan nama-namanya di atas, diharapkan segera mengurus pasport dan fotocopy pasport paling lambat diterima panitia akhir Oktober 2011 (tanggal 29 Oktober 2011). Fotocopy pasport discan dan dikirim via email: padangkotaku@ymail.com acc ke sastriyunizarti@yahoo.com.

Panitia menyediakan tiket pesawat udara dari Padang-Malaysia (PP). Sementara pemenang yang berdomisili di luar Sumatera Barat, panitia hanya menyediakan tiket pesawat dari ibukota negara, Jakarta-Malaysia (PP). Akomodasi peserta selama kegiatan wisata sastra di Malaysia ditanggung panitia. Kebutuhan pribadi diluar yang ditetapkan panitia menjadi tanggung jawab peserta.

“Perjalanan wisata sastra ke Malaysia direncanakan pada bulan November 2011 (hari dan tanggal ditentukan kemudian).

Sementara penyerahan hadiah akan dilakukan pada tanggal 28 Oktober 2011 di aula Don Bosco Padang dalam suatu kegiatan baca puisi. Seluruh pemenang akan dihubungi panitia lewat telepon dan email. (RELIS)