Write Without Boundaries

Memorable Company Experience

Dari Sekertaris Menjadi  Sales 

          Sebuah kenangan yang tidak terlupakan bekerja pada PT Roche Indonesia 1999 – 2002. Dari sekian pengalaman kerja yang paling menarik adalah saat bekerja di sini. PT. Roche Indonesia adalah afiliasi dari Roche Group, perusahaan pelayanan kesehatan dan farmasi terkemuka di dunia yang berkantor pusat di Basel, Swiss.

          Inilah tempat pertama aku bekerja selepas lulus S1 dari Ekonomi Manajemen Universitas Pembangunan Nasional, saat aku masuk sedang membutuhkan seorang sekertaris untuk membantu seorang Area Senior Manager. Jadilah aku pindah dari Yogyakarta ke kota Bandung.

          Job description menjadi seorang sekertaris adalah di setiap pagi aku selalu mempersiapakan daily activity, jadi aku cek apakah Pak Mustofa nama ASM PT Roche Cabang Bandung ada janji dengan siapa saja hari ini, dilanjutkan mempersiapkan daily report sales, juga menyuruh Office Boy untuk menyiapkan air minum di mejanya.

          Pak Mustofa orangnya sangat perfeksionis, di awal aku kesulitan mengikuti kemauannya yang serba cepat, bersih, rapih dan sangat urut. Benar-benar aku dibuat stress apalagi ini pengalaman pertama aku benar-benar bekerja. Aku sempat ingin keluar saja dan tidak ingin bekerja dengan Pak Mustofa. Tetapi aku coba berpikir positif, ‘tokh’ pak Mus marah karena aku memang yang suka teledor, di sisi lain dia baik dan bersahabat. Termasuk dia care mencarikan aku tempat kost-an, dia benar-benar ingin aku di kostan yang save. Lama-kelamaan aku berusaha mengikuti kemauannya, dan aku banyak belajar dari dia cara kerja dengan system prioritas dan rapi.

            Enam bulan aku menjadi sekertaris, ternyata jiwa sales aku yang memang terbentuk dari masa kuliah dimana aku sudah sering menjadi Sales Promotion Girl di beberapa perusahaan dan sering melakukan pameran di mall, aku mulai tertarik untuk terjun menjadi sales.

Kesempatan datang ketika ada kunjungan Regional Sales Manager ke Bandung aku diajak ngobrol banyak dengan Pak Budi Cahyono yang malahan akhir pembicaraan menantang aku untuk turun lapangan.

            Tentu saja tantangan itu mengusik hormon adrenalinku, tanpa banyak persyaratan aku langsung training dengan teman-teman sales yang sangat welcome beberapa minggu di Bandung.  Dari belajar product knowledge, salesman touching, account receivable control juga pemahaman area nantinya.

          Setelah itu aku di tempatkan  di area Cirebon. Produk yang aku pegang adalah produk Over The Counter (OTC) seperti Redoxson, CDR, Supradyn dan analgesiknya adalah Saridon.

            Cirebon kota udang yang sangat panas, butuh sekitar 2 bulan beradaptasi dengan situasi daerah, dealer-dealer obat dan karakter para dealer. Masa-masa awal tentu sulit karena banyak masalah retur barang, barang di toko yang tidak keluar sementara aku sendiri sudah ditarget.  Untunglah aku bersama 1 teman namanya pak Puji jadi aku bagi chanel dengannya. Pak Puji pegang chanel traditional sementara aku pegang chanel Key Account Manager( KAM) yaitu handle dealer retail. Pak Puji juga seorang teman yang sangat welcome, dia mengajarkan aku untuk tenang menghadapi berbagai complain dealer.

            Aku maklum pastilah banyak complain karena Cirebon itu area yang sangat luas, wilayah mencakup Kuningan, Indramayu, Haeurgeulis dan perbatasan Subang dengan hanya di handle satu sales pak Puji sendiri tentulah banyak masalah.

            Semua aku jalani dengan sabar, ada pengalaman satu dealer jadi waktu pertama kali aku kunjungin yang ada aku diomel-omelin karena banyak barang yang mau expired, tapi tidak ada yang mengurus. Jadilah aku menawarkan untuk mengurus barang-barang tersebut, dan dealer mau mengorder ulang.

            Hingga akhirnya satu persatu masalah teratasi, semua dengan perjuangan aku berhasli meraih the Best Salesman sebanyak 2 kali karena mampu meningkatkan penjualan dan otomatis ada growth yang significant atas hasil omset.

Sebuah cincin 10 gram dengan logo Roche masih aku simpan sebagai kenangan sampai sekarang, itu adalah salah satu award meraih prestasi. Tapi panggilan hati aku ingin melanjutkan S2 jadi setelah hampir 3 tahun memegang area Cirebon aku memutuskan untuk resign dan melanjutkan ke jenjang S2 di Universitas Sebelas Maret Surakarta.

            Inilah kantor yang sangat menyenangkan manajemen juga dengan karyawannya, semua teman-teman yang aku temui sangat baik, tidak ada budaya yang saling menusuk, kesejahteraan juga memuaskan dan sampai sekarang aku masih berhubungan dengan teman-teman mantan Roche atau juga beberapa yang masih berada di sini.

            Sebuah perjalanan dari orang balik meja ternyata mampu untuk terjun ke lapangan, dan aku banyak belajar dari perpindahan ini, kadang kita harus ikuti kata hati apalagi masih awal-awal kerja, pasti masih banyak yang ingin dipertimbangkan dan dikuasai.

          Terakhir satu hal jangan pernah takut untuk mencoba hal baru apalagi dalam pekerjaan, semua ada nilai lebih dan kurangnya tapi itulah proses pembelajaran dan kedewasaan. PT Roche Indonesia disini aku memulai belajar dan bisa mencapai prestasi. Terima Kasih PT Roche Indonesia dan teman-teman buat semuanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s