Edukasi

Birds Of a Feather, Flock Together(By Tatty Elmir)

by Ila Rizky Nidiana on Wednesday, March 7, 2012 at 5:29pm ·

sumber : http://tattyelmir.wordpress.com/2012/03/06/birds-of-a-feather-flock-together/

Shakina mendadak teringat nasehat Bunda yang diambil dari pepatah Inggris kuno yang dikenal sejak abad ke-16.  Bahwa burung-burung hanya akan berhimpun dengan kawanannya yang sejenis.  “Birds of the same feather, flock together”.  Artinya, setiap makhluk hanya berhimpun dengan sesamanya. Dengan artian, “Lingkungan dan kawan-kawan kita adalah cerminan diri kita sendiri”.

Meski tahu Shakina bakal protes keras, tapi Bunda selalu  ‘berkicau’  kalau melihat Shakina bergaul dengan kalangan yang menurut bunda di luar “Kufu” mereka, alias  agak mengkhawatirkan. Shakina tidak terima, karena bukankah Bunda sendiri yang mengajarkan bahwa kita harus bergaul dan baik kepada semua orang dari berbagai latar belakang ?  Shakina berdalih, toh Bunda  sendiri juga dikenal begitu dekat dengan orang-orang yang kehidupannya berbeda, bukan hanya gaya hidup, tapi juga ideologi…. Keyakinan.

Karena itu Shakina tak pernah bisa menerima, saat dipelototi Bunda ketika suatu hari  kawan lamanya yang suka berpakaian ‘seadanya’ dan perokok berat pula  datang bertamu. Karena di rumah tak ada yang merokok dan tentu tak ada asbak yang tersedia, maka demi menghormati tamu, Shakina meletakkan mangkok Jepang kesayangan Bunda sebagai pengganti asbak.

Shakina tahu bahwa  keluarganya adalah pendukung berat gerakan anti tembakau, dan ia sendiri juga alergi dan sangat membenci rokok, tapi demi menghormati tamu yang juga salah satu ajaran penting Bunda, maka Shakina mempersilakan kawannya itu merokok di teras rumah.

Dan seperti yang sudah diperkirakan, ketika kawannya pergi, Shakina mendapat ceramah yang panjangnya lebih dari tiga kali masa “Kultum” saban minggu pagi di masjid dekat rumah. Ujung-ujungnya bisa ditebak, dari mulut Bunda akan keluar pepatah Inggris kuno yang digandrungi Bunda.

“Nak, rokok adalah pintu pertama menuju drugs…NAPZA. Dan Napza pintu utama ke neraka dunia dan akhirat sana”.

“ Iya lho nak, Nikotin adalah pembunuh nomor satu di di dunia. Menurut budayawan Taufiq Ismail, pecandunya adalah satu di antara pendukung gerakan syahwat merdeka lainnya. Mereka adalah  manusia yang konsep dirinya  lemah dan egois. Makanya hati-hati, jangan sampai ikut-ikutan kawan. Pilihlah kawan-kawan yang tak bermasalah, tak beresiko. Hati-hati kalau bergaul, karena kawan kita adalah cerminan diri kita,  Kan Plato pernah mengingatkan.. Birds  of a feather flock together”, si ayah ikut-ikutan menimpali.

“Oh tepatnya kata Plato itu begini Yah…Bun,  ‘Men of my age flock together. We are birds of a feather, as the old proverb says’.”, dengan sigap Shakina mengalihkan topik yang bikin kupingnya  panas itu.

“Tuh kan dia sendiri ngaku itu pepatah lama, jadi bukan ciptaannya dong”, sergah Bunda, terpancing dengan jurus jitu pengalihan isu ala  Shakina.

“Jadi menurut Bunda itu aslinya ucapan siapa?”

“Wah kurang tahu juga. Tapi mengapa orang-orang mengatakan awalnya  dipopulerkan Benjamin Fraklin dengan kutipan terkenalnya  “Bird of the same father flock together”. Bunda mencari dalil asal-asalan penopang argumennya, dan terbawa arus cerdik Shakina,  melupakan topik utama debat hari ini.

“Bukan Bun, awalnya lagi yang bilang begitu filsuf Yunani kuno yang bernama Democritus, dia bilang `Creatures flock together with their kind, doves with doves, cranes with cranes and so on.”.

“Sok tahu ah, emang pernyataannya itu  kapan?“, selidik Bunda menguji.

“460 tahun sebelum masehi”. Jelas Shakina seraya membusungkan dada.

“Lha…Plato kan hidup 340 an tahun Sebelum Masehi”, Aaaah… Shakina tersenyum malu memeluk Ibundanya sebagai isyarat menyerah kalah. Diskusi itu memang terhenti, dan bunda juga tak menunjukkan minat untuk menambah jam tayang ceramah gratisnya. Tapi pepatah itu sampai kapanpun  bermukim di kepala Shakina.

Shakina tertawa  sendiri mengenang percakapan yang membuatnya mati kutu itu, menyaksikan pemandangan pagi ini. Ketika sekawanan burung putih terbang melintas di atas laut yang sedang bertukar pasang,  di bawahnya ada pemandangan yang bermakna sama. Angsa bermain riang dalam kelompoknya, begitu juga domba dan hewan di belantara.

Saat Shakina asyik masyuk menjelajah dunia bawah airpun. Makhluk di sana selalu hidup bergerombolan sesuai dengan jenis masing-masing. Kalau mereka sekawanan ikan, maka  mereka hidup berenang dan bersenang-senang  dalam kelompok yang sama atau yang disebut dengan istilah School of  fish.

Kini Shakina semakin menyadari ucapan Bunda, saat ia merasa asing dan kesepian di tengah hiruk pikuk kawan-kawannya yang datang berpasang-pasangan dalam pesta ulang tahun salah seorang kawan kuliahnya siang ini. Hingar bingar musik  ditambah kepulan asap rokok, mendadak Shakina stress, pusing tujuh keliling dan seketika terjangkit sindroma rindu rumah.

“Aku harus pulaaaaang”, jerit Shakina dalam hati, sebelum nafasnya terhenti oleh tekanan perasaan yang kian lama kian memberati dada. Sejenak berhamburan flashes  tatapan ayah bunda dan saudara-saudara yang senantiasa mendoakan keselamatannya…datang…berkunjung…. lalu tak mau pergi lagi !

Yup…Shakina merasa harus segera  pulang, sebelum tersesat di tengah kawanan gerombolan burung lain yang berbulu tak sama. Dan siapa tahu akan jadi makhluk pemangsa.

Welcome home Shakina.

*****

Pesan karakter yang diperoleh Shakina :

  1. Kita tidak akan pernah merasa nyaman dan terlindungi 100% berada di tengah koloni berbeda.
  2. Meski awalnya tidak nyaman, namun lama kelamaan kita bisa secara TIDAK SADAR, akan terseret pada gaya hidup dan pemikiran yang sama jika selalu bergaul dengan lingkungan yang ‘salah’.
  3. Hati-hati bergaul, karena komunitas kita akan menunjukkan siapa kita sesungguhnya.

“HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN,

BERTAQWALAH KEPADA ALLAH,

DAN HENDAKLAH KAMU BERSAMA ORANG-ORANG YANG BENAR. 

( QS AT-TAUBAH 119 )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s