Catatan Harian

Batik Selalu Penuh Pesona Klasik

Batik Indonesia Penuh Pesona Klasik

                Batik harus diakui selalu penuhdengan daya magic akan keindahan. Berbagai corak batik dalam  lukisan selalu menyiratkan berbagai arti. Walau hanya lukisan bunga tapi pasti pembatiknya melukis dengan suatu alasan dan kelembutan.

               Misalnya gambar bunga seperti anggrek, bunga telon ceplok-ceplok, bunga kenanga pasti terlihat mempesona. Entahlah batik seperti mempunyak kekutan keindahan yang klasik dan tidak terlindas jaman mau itu corak lama atau baru. Tetap penuh pesona dan klasik.

               Saya bukan ahli batik, bukan juga kolektor dan pemburu batik yang harganya bisa sampai jutaan. Tetapi saya menikamti batik sebagai salah satu baju yang kerap saya pakai ke kantor yang notabene perusahaan multinasional.

               Dan ternyata batik disukai para kaum ekspatriat baik dari Prancis, Korea, Chinese, Inggris, Swiss, German dan beberapa orang Afrika semua terutama di hari Jumat bertaburan dengan kain batik.

               Pastilah dengan beragam, corak, model, warana juga harga. Ternyata para ekspatriat, eksekutif muda, karyawan di lingkungan Bursa Efek Jakarta tampak percaya diri dengan Batik Indonesia  .

             Mau sesederhana apapun kain batik tetap mempesona. Sesuatu yang fleksibel dipakai dalam acara santai, resmi, ke kantor, ke resepsi dan sampai di rumah semua bisa pakai batik.

               Dirumah aku merasa nyaman dengan daster batik, piama batik untuk tidur dan celana pendek. Pokokny batik selalu pas dimanapun dan kondisi apapun.

               Berbagai batik dari batik cap, batik tulis semua mempunyai cita rasa indah. Bicara batik tulis aku ingat dulu eyang pernah mempunyai usaha batik. Beliau mempunyai beberapa pegawai pembatik tangan.

               Aku saat liburan kerap memperhatikan proses pembuatan batik tulis yang awalnya hanya selembar kain putih, mulai eyang menggambar pola dengan pensil. Yang diteruskan dengan bahan malam seperti lilin yang dicairkan dengan memanaskan pada kompor kecil.

                Mulai para wanita yang sudah bertahun-tahun membatik mewarnainya dan menelusiri setiap pola terlukis dengan pensil ditindas dengan malam cair yang ditaruh pada canting. Suara bersahut-sahutan meniup canting sebelum mencoraki kain putih.

               Bisa beberpa hari, rata-rata satu minggu untuk batik tulis sampai pengerjaan akhirnya kelar. Proses terakhir akhirnya batik yang masih kaku melewati sebuah pencelupan dan dikeringkan. Proses sederhana untuk menghasilkan sebuah maha karta bernilai tinggi karena keindahanya.

               Semoga Batik Indonesia akan lenggang sepanjang zaman, perlu adanya pendekatan pada generasi muda untuk menjadikan akitivitas membatik sebagai salah satu upaya yang bisa menjadikan Batik Indonesia   bertahan dan tidak hilang dari peredaran dan zaman yang serba instant.

               Salah satu contoh  adanya kampung batik di bilangan Jakarta ini juga salah satu terobosan generasi muda semakin mengenal Batik Indonesia dan segala macam proses pembuatannya yang unik . Mari kita lestarikan Batik Indonesia untuk menjadi salah satu kekayaan bangsa yang mengandung nilai seni tinggi penuh pesona klasik yang tidak padam akan perubahan zaman. Batik Indonesia  inilah salah satu budaya yang harus kita urik-urik dan terus kita lestarikan.

Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Batik Indonesia, kerja sama Blogfam dan www.BatikIndonesia.com

 

Advertisements

2 thoughts on “Batik Selalu Penuh Pesona Klasik”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s