Write Without Boundaries

Cooming Soon With Bunda Dian Nafi

Buka Rahasia Bisnis

Penerbit Arias

With :

Dian Nafi

Nenny Makmun

Faiza Saram

Suly Kasmaja

Kakaakin

Sinopsis :

Saat itu aku masih SD, aku kerap membantu ibu membuat berbagai kue kering. Aku selalu menjadi pencicip kue-kue beliau. Setelah kue kering jadi ibu akan mem-packing pada toples-toples kecil dan menitipkan pada toko roti yang ada di kotaku.

Selain dititipkan ibu juga menyuruh aku suka mengirim dalam kardus-kardus kecil dengan berbagai kue kering yang berbeda bentuk dan rasa, Dari kue kering apple bolen, nastar, castangle, lidah kucing, puteri salju, keringan coklat, tabor kacang atau mete dengan beraneka bentuk cetakan.

Ternyata dari kebiasaan ibu memberikan taster tetangga mulai tertarik dan beberapa kali memesan kue-kue kering ibu apabila akan ada acara seperti arisan, hajatan. Bahkan apabila ada banyak pesanan maka ibu akan dibantu dengan Bu Taryo tetangga terdekat kami yang juga orang rumahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s