Write Without Boundaries

Aktualisasi Penulis Dalam Imajinasi Dongeng Suka-suka

Dongeng Suka-suka

ISBN: 978-602-225-375-4
Terbit: April 2012
Tebal: 179 halaman
Harga: Rp. 39.200,00
 
Deskripsi:

Kenapa hanya aku yang harus menjalani api penyucian? Apa karena Rama laki-laki, sehingga ia tak perlu membuktikan apa-apa. Huh! Ketidakadilan selalu  saja ditimpakan kepada perempuan. (Sinta Obong, Hylla Shane Gerhana
 
Sesaat, badan Malin terdiam. Kemudian tiba-tiba jatuh ke sawah. Menggeletar hebat. Seperti menggeletarnya ayam yang disembelih Malin. Melompat-lompat. Baju Malin sudah dipenuhi lumpur sawah. Keong-keong telah menggerogoti tubuh Malin. Melingkarkan api. Membakarnya. Meledakkannya. (Keong-Keong Malin Kundang, Lail Khair EL Rasyid)
 
Apakah cerpen-cerpen yang ada dalam buku antoligi ini akan merusak esensi sebuah dongeng yang sudah ada berabad-abad lamanya? Tentunya tidak sama sekali. Dongeng merupakan daya imajinasi para penuturnya. Di sini, para penulis juga menggunakan imajinasinya dalam membentuk sebuah karya baru. Dan kalau memang pembaca ingin mengetahui kebenaran dongeng, bukan di sini tempatnya. Toh judulnya juga bukan Dongeng Masa Lalu, tetapi “Dongeng Suka Suka”
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s