Write Without Boundaries

Interaksi Sosial dalam “New Media” Communication Without Boundaries.

Interaksi Sosial dalam “New Media”

            Kemajuan berbagai alat komunikasi termasuk media-media on line menambah keragaman penyampaian komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi dunia maya membuat komunikasi tanpa batas. Era komputer, alat-alat komunikasi, system yang semakin maju benar-benar membuat dunia menjadi sempit. Dengan gampang kita bisa mengakses segala hal yang ada jauh dari kita, lintas benua dan waktu. Dahulu yang serba jauh berubah menjadi dekat. Communication Without Boundaries.

Interaksi face to face akan berkurang. Menurut aku ada sisi kehangatan yang hilang. Karena pasti akan beda bertemu secara langsung mentap fisik orang yang kita ajak berbicara dibandingkan dengan hanya masing-masing duduk dan bercakap dalam layar beberapa inch atau hanya chating dengan orang-orang yang kita kenal.

            Interaksi sosial dalam new media, dalam hal ini media dunia maya dalam pribadi saya media ini menjadi kebutuhan yang urgent. Aktivitas saya sehari-hari sebagai karyawati perusahan swasta di kota Metropolitan dengan menggunakan new media  baik Face Book, chating dengan berbagai provider, sangat membantu untuk tetap eksis dalam social relathionship.

            Demikian juga dengan blog, membuat aku merasa bisa share dengan berbagai teman yang berselancar dalam dunia maya untuk bisa berbagi berbagai informasi. Blog seakan menjadi kebutuhan untuk mengekspresikan hobby. Tidak hanya itu interaksi sosial dengan berbagai teman terjalin menyenangkan, walau tidak pernah berhadapan langsung. Bahkan cara ini mengurangi kesalahpahaman karena unsur kedekatan yang terlalu.

            Hingga tidak heran maraknya grup-grup on line yang terdiri dari berbagai anggota menyebar dimanapun dengan minat yan sama. Seperti yang aku lakukan di luar jam kantor, aku bias menekuni hobby menulis dan sekarang bangga menjadi bloger yang jujur baru mau dua tahun aku kenal. Berawal dari berselancar dunia maya akhirnya ketemu dengan provider-provider yang welcome untuk kita memiliki akun dan fasilitasnya secara gratis.

            Sungguh menyenangkan dan mengasikan menjadi bagian dari seorang blogger. Apa yang ada dalam benak dan menjadi  kita akan bias di salurkan. Masalah-masalah yang menyesakan dada karena urusan kantor, keluarga dengan kita simpan rapi akan menjadi terapi yang sangat efektif.

            Blogger adalah sebuah media untuk bisa dijadikan tempat menulis online, dengan perjalanan waktu nama blogger semakin di melonjak dan itu adalah sebuah perkembangan jaman dimana blogger kini sudah bukan lagi sebagai hobi namun sudah masuk ke dalam profesi.

            Profesi Seorang Blogger Nyatanya ada Apa saja profesi yang bisa di lakoni seorang blogger, proferlogi bes yang sudah ada adalah menjadi ghost writer yakni menjadi penulis konten untuk sebuah perusahaan atau sebuah brand tergantung dari mana asalnya.

           Menjadi pebisnis online ini udah banyak yang tau kayaknya kalau yang ini cuma karena menjadi tukang bisnis online itu kadang susah di pelajari oleh orang awam, bahkan sampai harus mengeluarkan banyak modal untuk bisa menjadi pebisnis online. Dan tak sedikit yang sukses di jalur ini.

         Job review biasanya mendapatkan tawaran menuliskan ulasan tentang produk atau makanan dari perusahaan atau advertizer yang memilih blog anda.

           Pemburu kontes blog ini sebuah pekerjaan yang lumayan bila di garap dengan serius, buat yang lagi nganggur mungkin ini bisa jadi solusi untuk menyibukan diri, bisa jadi malah nanti sebagai pekerjaan yang menjanjikan cuma tergantung musim juga jika tak ada lomba mungkin harus pindah mencari kesibukan.

           Pekerjaan-pekerjaan diatas udah ada dan teman saya sendiri sudah melakoni salah satu pekerjaan tersebut dan itu bias menutupi kebutuhan sehari-hari. Siap jadi blogger siapkanlah diri anda sekarang juga dan manfaatkan internet dengan bijak dan sehat tentunya. Bukan lagi rahasia umum. (Sumber : http://www.genksukasuka.com/2012/04/profesi-seorang-blogger.html)

        Dan semakin marak komunitas-komunitas yang terbentuk dari media on line tentu saja membuktikan bahwa media ini menghadirkan interaksi sosial yang efektif dan cukup nyaman. Hemat waktu dan biaya apalagi kehidupan yang semakin macet di mana-mana. Walau orang kantoran, rumahan adanya new media social bisa tetap bersosilisasi dengan masayrakat lain dengan mudah. Tetaplah manusia pada hakekatnya adalah mahluk sosial.

Bursa Efek Jakarta, 23 April 2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s