Write Without Boundaries

Terbit Kolaborasi Dengan Bapak agus Pribadi

Kunang-Kunang Kenangan
 
Judul : Kumcer Kunang-Kunang kenangan
Penulis : Nenny Makmun dan Agus Pribadi
Penerbit : Nulis Buku
Harga : Rp. 35.000,- (belum ongkir)
Sinopsis :
Pilihan Hati Ningrum
Gadis itu biasa menyapu halaman di pagi hari. Helai-helai daun selalu dibersihkannya.Halaman rumah itu merupakan tanah yang cukup luas. Setiap pagi aku melewati rumahnya. Aku melihatnya sedang menyapu halaman.
Suatu pagi gadis itu tidak menyapu halaman. Aku bertanya-tanya. Mengapa aku harus bertanya-tanya, memang siapa gadis itu? Aku juga tak mengenalnya. Tapi aku peduli padanya. Aku coba melupakan gadis itu, dan menepis bayangnya dari pikiranku. Namun ia tetap saja hadir dalam ruang kepalaku. Rambutnya yang panjang tergerai. Tubuhnya yang tinggi semampai.
Kulitnya kuning keemasan. Apakah aku jatuh cinta? Kenapa jatuh cinta, bukankah aku tidak mengenalnya? Bodohnya aku! Apakah cinta itu bodoh? Entahlah. Pulang kerja aku mempercepat laju sepeda motor bebekku. Berharap tak mengingat sosok gadis itu. Dan tiba-tiba di depanku melintas mobil bak terbuka, secepat kilat aku menghindar, namun tetap saja berbenturan dengan mobil itu. Braaaaaaaaaaaaaakkkk!!! Pandanganku gelap.
Lelaki Di Masa Lalu
Tiba-tiba, “I can see clearly now, the rain I goes, I can see all obstacles in my way …” suara Jimmy Clif riang terdengar dering meriah dari handphone BlackBerry casing ungunya.
Masih nama yang sama “Harry Potter”.
“Hmm buat apa lagi sih, Mas Harry telpon-telpon aku setelah empat tahun berlalu.
3 Kunang-Kunang Kenangan
Selama waktu itu aku telah berusaha menghilangkan segala rasa dan harapan tentang dia dalam memoriku.” Alysa termenung.
Pikiran Alysa kembali pada empat tahun berlalu, sosok Mas Harry lelaki yang Alysa kagumi. Baginya lelaki ini sungguh berbeda dengan pria-pria yang Alysa kenal sebelumnya. Pria yang sering Alysa kenal sebelumnya selalu penuh tebar pesona, apalagi Alysa berkecimpung di dunia sales, pergaulan dengan pribadi-pribadi ramah dan penuh basa-basi kerap membosankan.
Menepis Cinta
Andai waktu bisa diputar kembali, Aisyah akan memilih untuk memutarnya, dan memutuskan untuk tidak mengenalnya. Ia akan memilih menunggu sang pujaan hati meminangnya. Meski harus menunggu ribuan tahun lamanya.
Namun, waktu terus bergulir ke depan. Aisyah dihadapkan dua pilihan. Menerima Anton yang serius ingin meminangnya. Atau menerima Rafli yang sudah tidak asing lagi baginya.
Seperti angin yang datang berhembus meneduhkan hati, kedatangan Rafli begitu tiba-tiba.
“Tuhan, berilah hamba pilihan jodoh yang tepat menurut-Mu. Terus terang hamba bingung memilihnya. Keduanya lelaki yang baik menurut hamba,” ucap Aisyah usai Shalat
Istikharah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s