Write Without Boundaries

#15HariNgeblogFF2

Langitpun Tersenyum

“Aku ke kepulauan Wakatobi dulu, tak perlu kamu menyusul!” Ini lah catatan pendek yang aku bbm ke Glen.

Tadinya aku mengurungkan niat untuk ikut acara penyelaman ke pulau Wakatobi. Tahukah Anda bahwa Indonesia memiliki salah satu surga bawah laut paling indah di dunia? Surga bawah laut tersebut dikenal dengan Taman Nasional Wakatobi yang terletak di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibu kota Wakatobi adalah Wangi-Wangi. Kabupaten Wakatobi terdiri dari empat pulau utama, yaitu Wangiwangi, Kalidupa, Tomia, dan Binongko. Jadi, Wakatobi adalah singkatan nama dari keempat pulau utama tersebut.

Sebersit harapan  mungkin sepulang dari acara snorkling bersama beautiful ground team penyelam yang hampir dua tahun aku ikuti akan ada pencerahan hubungan asmaraku dengan Glen.

Tiga hari lalu aku tanpa sengaja melihat Glen dengan Adinda mantan pacarnya tengah menikmati live music di  Java cafe. Mereka sangat serasi, aku merasa putusnya mereka karena aku! Ya aku pecundang cinta yang telah membuat mereka terpisah.

Walau ada sebersit sakit di hati ini karena Glen setelah aku mulai menerima dia sepenuh hati dan aku mencoba melawan kalau kita ‘jadian’ adalah perjodohan yang indah kedua orang tua kita. Dan kamu setuju!

Sementara aku tidak bisa langsung setuju apalagi aku tahu persis kamu sudah berpacaran dengnan Adinda. Dan cintamu hanya untuk Adinda. Sungguh sangat naif! Bila kamu mendadak menerima aku jadi menerima aku sebagai calon isterimu.

Setahun aku lewati pertentangan bathin ini dan aku kalah! Aku melihat kesungguhan dalam sikapmu hingga akhirnya kau putus dengan Adinda. Dan aku tutup mata, itu terjadi bukan salahku! perjodohan kita lancar bagai jalan tol dan ada enaknya dijodohkan semua didukung dari acara tunangan tanpa banyak masalah hingga melangkah ke pelaminan tiga bulan mendatang akan kita tempuh.

*****

“Serena aku tidak bohong! Aku benar-benar memergoki Glen masih jalan dengan Adinda!” Robi sahabat di atas sahabat, sayang aku sempat ill feel karena dia ternyata berharap lebih dari sahabat.

“Aku tidak butuh laporanmu, aku butuh bukti!” Kataku curiga akan perasaan Robi ya yang masih menyimpan sekeping hati untukku.

“Ok bagaimana dengan foto-foto ini! Apakah masih kurang sebagai bukti!” Brukkk beberapa foto terhambur dan OMG aku lihat kemesraan Glen dengan Adinda di siluet senja.

“Maaf aku jadi paparazi sebenarnya aku tidak bermaksud mengabadikan kemesraan mereka, ini hanya untuk bukti agar kamu berpikir ulang! Akan perkawinan kamu! Masih ada waktu 3 bulna untuk berpikir kembali!”

Dan aku tersyat-sayat atas sebuah kebohongan.

Java cafe aku melihat dengan mata kepala sendiri! Aku berlari di antara gaung suara Glen yang mencoba memburuku.

Here I am! akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti event snorkling Pulau untung Robi dengan senang hati memasukan aku sebagai peserta cadangan.

Menikmati kasumi kari ayam Wakatobi sehabis bersnokling dan panganan kue karasi bersama teman-teman sejenak aku lupakan tentang Glen dan rencana perkawinan aku yang berantakan di Jakarta.

“Serena kamu merasa bahagai?” Tiba-tiba Robi dengan balutan kaos putih membentuk tubuhnya yang bidang dan harum tubuhnya merebak.

Betapa tampannya dia dan aku baru sadar hanya dia yang begitu care akan diriku.

“Eits kau senyum-senyum sendiri,” tiba-tiba tangan Robi menyentuh pipiku lembut.

Sontak aku kaget dan wajahku terasa panas, untung aku habis terbakar matahari memungkinkan tak kentara pipiku memerah.

Dan kubiarkan tangan Roby yang menggengam erat punggung tanganku. Hilanglah raguku untuk mencoba sesuatu yang baru.

Sahabatku kekasihku dan sepertinya langitpun ikut tersenyum seiring sebuah beban aku bebaskan.

Pic ilustrasi : uniqpost.com

How about my execution?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s