Write Without Boundaries

Hari ke 5 #13HariNgeblogFF : Sambungan Hati Jarak Jauh

link event : http://15haringeblogff.wordpress.com/2013/01/17/hari-ke-6-13haringeblogff/

#13HariNgeblogFF (judul) (link) (hari ke?) cc: (@WangiMS) (@momo_DM)

Sambungan Hati Jarak Jauh

            “Kamu tidak usah berpikiran nggak-nggak ya, aku di sini sedang serius mengejar cita-cita kita. Jangan pernah berpikir aku akan berpaling pada pria lain!” kata Mitha ketus dari telephone genggamnya.

            “Mit, bukannya aku sok curiga tapi aku boleh jujurkan! Long distance relationship ini kadang menyiksaku…terutama di saat-saat aku merindukanmu. Apakah kamu tidak merasakan rindu seperti aku ? atau memang kamu sudah menemukan seseorang yang bisa menggantikan posisi aku di Jakarta ?” Rona mencoba mencerca Mitha untuk melegakan hatinya yang tiba-tiba terbekas ragu pada pacarnya yang sedang tugas praktek kerja di Jakarta.

I_love_chocolate

            “Ronaaaa sampai kapan sih kamu selalu curiga dimanapun aku berada ? aku di Semarang kamu cemburu, aku di Bandung kamu hampir setiap menit menelphoneku dan sekarang aku sedang magang di Jakarta! baru sebulan kamu sudah curiga tanpa alasan.” Mitha kesal dengan kecurigaan Rona ataukah tidak mau mengakui kegundahan hatinya sendiri karena kehadiran Rendi ?

*****

            “Mitha sebentar lagi aku akan memegang perusahaan pabrik coklat papa, hmmm kamu maukan kerja di perusaahaan aku ?” Senyum Rendi inilah yang membuat Mitha tidak tahan untuk menolak ajakan Rendi, yang Mitha sendiri mulai merasakan serunya jalan bareng dengan Rendi.

            Sebulan bukan waktu yang pendek untuk Mitha mulai membandingkan dengan Rona yang terlalu cupu dan over protective. Metropolitan membawa kegairahan tersendiri.

            Sempat terbesit sedang apakah Rona di Yogyakarta ? Yang terbayang Rona pasti sibuk dengan design cover-cover buku yag tengah dikerjakan. Rona terlalu asik dengan dunia design grafis-nya. Tapi itu memang dunia yang Rona cintai setelah Mitha.

            Mitha teringat saat Rona berkata, “Mitha kamu tetap duniaku yang pertama, karena kau!  maka aku semangat bekerja! Semua aku lakukan demi masa depan kita. Aku tidak melarang kamu magang untuk melatih ketrampilan kamu membuat coklat, karena aku tahu kamu mencintai dunia coklatmu.”

            “Walau harus berjauhan ?” tanyaku. Waktu itu akupun takut bila harus jauh darinya. Hampir tiga tahun kita selalu bersama di Yogyakarta. Tapi sekarang saatnya aku banyak magang kerja dari hotel ke hotel beda kota membuat kue coklat dan berbagai puding dari bahan coklat. Memang itu cita-citaku dari kecil dan bahkan aku ingin memiliki kedai coklat.

            Kadang kita merangkai mimpi bersama. Bila saatnya kita bersatu  kita memiliki kedai coklat yang menjual makanan berbagai coklat dan juga ada kantor kecil punya Rona yang menangani berbagai pesanan design.

            Sebuah cita-cita sederhana kita, ah tapi kenapa aku tidak lagi menginginkan setelah Rendi menawarkan sesuatu yang lebih besar. Rendi begitu cepat mencuri hatiku, tidak perlu selama tiga tahun yang terlewati aku dan Rona. Dia juga telah menjamin aku denagn pabrik coklatnya yang besar dan telah meng-ekspor sampai luar negeri ? aku tidak butuh hanya sebuah kedai.

            Senja merona indah tiada tanda hujan akan turun deras dan membuat bapak Jokowi pusing seperti dua hari lalu saat Metropolitan dibuat lumpuh. Rendi mentraktir aku di sebuah kedai kopi yang menjadi favorit kita berdua selepas bekerja di pabrik coklat papanya.

            Tiba-tiba handphone berbunyi ada tertulis My Superman

            “Apalagi sih Ronn, iya setelah tugas selesai aku pulang ke Yogyakarta! Kamu nggak usah norak deh!” tiba-tiba aku kesal menerima telephone Rona yang seakan menterorku bila sedang berdua dengan Rendi.

            “Siapa Tha ?  Rona lagi ?” Rendi bertanya sinis.

            “Udahlah aku sedang sibuk!”

              “Clik! ” Handphone Mitha matikan.

            Dari seberang  Mitha dan Rendi duduk, sepasang mata memandang pedih. Harapan bersama membangun kedai coklat dan kantor mini design menjad buram. Sambungan hati jarak jauh yang terkoyak memang adanya telah hancur berserakan. Entah kemana…

Sumber pic : http://abigailekuewrites.blogspot.com/2011/09/3-day-chocolate-binge.html

2 responses

  1. kok cuma hari ke-5 mbak? Yang lainnya mana? Aku juga ikutan lho :))

    January 18, 2013 at 11:19 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s