Write Without Boundaries

Hari ke 8 #13HariNgeblogFF : Untuk Kamu Apa Sih Yang Nggak Boleh ?

            “Arman aku boleh pinjam mobil kamu nggak malam ini ? pinta Rayna.

            “Mobil ? memang kamu mau kemana ?” Tanya Arman pada Rayna yang setengah tahun ini menjadi teman dekatnya.

            “Aku mau jalan dengan Liana hang out, sumpeek di kostan terus Man! Kecuali kamu mau ber-hang out ria menemani aku…” pinta Rayna.

            “Hmmm Li, kenapa sih harus ber-hang out ? gimana kalau sekedar makan, terus kita ke toko buku atau perpustakaan sesekali ayolah ikut acara aku.” Arman meminta balik keinginannya pada Rayna.

            “Hmmm Man, aku sudah mencoba hasilnya aku malah tidurka di perpustakaan dan di toko buku yang ada aku juga memilih tidur di mobil sementara kamu bisa asik-asik menulis dengan pacar kamu tuh si Tosi yang setia kamu sentuh tuts-tuts nya.”

            “Hmmm Ray..Ray…kalau aku ikut kamu hang out kamu tahu sendiri au nggak tahan dengan asap rokok, minuman dan suara hingar binger music café-nya. Ok mobil boleh kamu bawa tepi aku drop-in di Perpustakaan 24 Jam di Polish library ok ?”

            “Terus loe pulangnya gimana dong ?”coffee dark

            “Ya kamu setelah puas ber-hang out jemput akulah!”

            “Sepertinya memang ini jalan tengah terbaik acara malam minggu kita yach, ok Man aku jemput kamu jam berapapun ya. Ingat kamu hanya boleh ditemani Tosi tidak ada yag lainnya! Sementara aku dengan Liana. Nggak ada selingkuh! Nggak ada pertengkaran! Setuju Man!” Rayna mengultimatum perjanjian.

            “Iya Sayang…memang selama ini aku ada kans untuk berpacaran selain dengan Tosi ? bukan sebaliknya Ray kamu yang banyak teman-teman hang out ?”

            “Hmmm iya juga sih Man, tapi buktinya kita tetap baik-baik saja bukan ? Terbuktikan cinta menyatukan dua beda ? “ Rayna menggaris bawahi hubungan mereka.

            “Okay …” Arman selalu mengiyakan semua kemauan, keinginan, pernyataan Rayna. Walau sejujurnya…

            Dan Arman hanya bicara lepas dengan Tosi.

***

“Duh mati! Sudah jam 4 pagi! Lin bangunnn! Kita ketiduran nih…” Rayna membangunkan Liana yang juga tertidur karena teler kebanyakan minum.

“Aduhhh santai Ray! Kenapa sih…kan kita tinggal pulang dan tidur deh all day long!”

“Aduuh mati aku! Arman aku tinggal di Polish library! Aduh aku janji jemput paling telat jam dua ampuun ini jam empat! Oh My God! Ayo ayo cepetan…” Rayna tergesa-gesa berlari.

Rayna sampai di Polish Library…

“Man…Man…Man…”

Tosi masih menyala sementara si empunya leptop sudah terlelap tidur, sementara petugas library- pun tengah terkantuk-kantuk. Liana tertidur di mobil.

Tadinya Rayna ingin mematikan Tosi leptop kesayangan Arman tapi penasaran apa yang ditulis pacarnya.

Medio 5 January 2013

Tosi ternyata memang hanya kamu sahabat bahkan kekasih setiaku.

Kamu tidak terlalu banyak menuntut aku untuk berbagai hal, bukan aku membandingkan Rayna dengan dirimu. Tapi sungguh aku lelah setelah setengah tahun ini berusaha menjadi kekasihnya,

Di awal aku sangat bangga bisa berjalan dengan gadis model, cantik dan hmmm glamour. Tapi seiring jalan aku merasa hanya pelengkap saat dia kesepian, saat dia butuh aku mendengarkan keluh kesahnya dan saat dia merubah penampilan aku yang dianggap cupu.

Aku pikir tadinya cinta menuruti apa yang kekasih kita mau. Nyatanya aku capai Tosi! Dia sendiri malas menemani aku saat bercengkarama denganmu. Padahal inilah masa depanku. Aku penulis dan selamnya aku akan tenggelam dalam aksara yang terus aku rangkai. Tapi Rayna tidak pernah mau mengerti.

Aku lelah Tosi apapun aku berikan, tapi dia tidak pernah mau mengerti aku…bahkan sedikit berusaha menyelami kecintaanku pada dunia menulis dan buku.

Aku lelah….

Ilustrasi : blog.trb.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s