Write Without Boundaries

Hari ke13 #13HariNgeblogFF : Cut!

Cut Never Open!

“Fla kenapa sih kamu selalu mempertahankan hubungan yang jelas-jelas hanya menbuat kamu sakit!” Robby menegur Fla entah untuk berapa kali akan hubungan Fla dengan Frans kekasihnya.

“Rob aku tidak bisa meninggalkan Frans, aku terlalu mencintainya..”

“Fla tapi kamu tidak sadar apa? Frans itu sudah berapa kali selingkuh! Selingkuh Fla dan sudah berpuluh kali kamu menangis buat hal yang sama! Semua hanya membuat kamu sakit.” Robby ngotot untuk Fla segera putus dengan Frans.

“Nggak bisa Rob, aku sudah berjanji pada diriku sendiri akan setia walau harus disakiti berulang kali. Sakit ini Nar menjadi mutan! Aku mulai tidak berasa lagi. Mau dia sakiti apapun selama tidak ada kata putus aku akan bertahan Rob…” kata Fla mantap.

Robby hanya mendengus nafas, antara rasa kesal dan tidak percaya atas kekerasan kepala Fla sahabatnya.

Love is blind…kali memang cinta buta, dan Fla telah buta dengan cinta Frans yang banyak terbagi pada wanita lain dan… tapi Fla tetap mempertahankannya. Frans…Frans…kamu sangat beruntung sebenarnya dicintai Fla.” Robby berbisik dalam hati.

Berbagai perasaan-pun berkecamuk dalam diri Robby betapa dia teringat rasa sakit hati pengkhianatan Tania kekasihnya. Sungguh pengkhianatan Tania memang membuatnya mutan! Tapi mutannya berbeda.

Andai Tania seperti Fla yang telah tersakiti berulang kali oleh Frans tapi masih saja setia, sementara Tania? Robby telah setia dengan cintanya dalam sekejap dengan mudahnya Tania berpaling dengan pria lain.

Coba apa yang kurang dari Robby, setia, penyayang dan mencintai Tania apa adanya. Tapi tetap Tania berlari kepelukan pria lain. Robby terlalu sakit hati! Hingga sampai sekarang tidak bisa bersentuhan dan mengerti hati wanita. Satu-satunya wanita hanyalah Fla sahabatnya sekaligus….

*****

“Frans! Kamu harus ambil keputusan yang jelas! Kita tidak bisa berbohong terus pada Fla!” seorang laki-laki berteriak penus histeris.

“Kamu tega sahabatmu sendiri terluka ? bila tahu apa yang sesungguhnya?”

“Entahlah! Tapi semakin kupendam! Aku semakin merasa bersalah. Aku ingin akhiri semuanya Frans. Aku…aku …terlalu mencintaimu…dan aku juga menyayangi Fla…dia satu-satunya sahabatku…”

“Robby! Kamu pikir aku juga tidak tersikasa! Aku mencintai Fla hanya pura-pura. Telah aku coba menyakiti dengan mengarang aku berselingkuh dengan Tika, Vista, Rika…tapi apa? Hasilnya Fla malah semakin cinta padaku! Frans balik berteriak.

“Sementara Rob, aku juga mencintaimu…” Frans  parau.

“Frans, aku pernah merasakan dikhinati pasangan kita. Dan itu membuat aku terpuruk sampai titik nol dan sekarang aku tidak pernah percaya wanita. Aku percaya pada mu Frans! Tapi aku salah! Tidak seharusnya aku mencintai kamu yang telah menjadi pacar sahabatku…Frans aku akan pergi! Aku akan meninggalkan kota ini sesaat. Meninggalkanmu dan Fla. Mungkin dengan aku pergi…akan menyelesaikan cinta segitiga ini….” Robby berkata pasrah.

Dan tiba-tiba…

“Teganya kalian! Robby kamu tidak usah kemana-kemana lagi. Frans aku serahkan untukmu. Kita semua cut!” Fla dengan berurai air mata telah berdiri di belakang mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s