Write Without Boundaries

Inspirasi sharing

Jatuh Bangun Penulis

Me And My Novel

Sebenarnya ini bukan apa-apa tapi kalau boleh aku menganggap sebagai awal perjuangan ketika akhirnya dua novelku bisa diterima di penerbit mayor dan bertengger di toko buku Gramedia, Toga Mas, Gunung Agung.

            Sebuah resolusi di awal tahun 2013 setelah sekian banyak buku indie yang aku hasilkan dari berbagai event dimana sebelumnya banyak sekali naskah-naskah yang ditolak penerbit sempat mebuat aku merasa putus asa.

            Saat itu aku masih bekerja kantoran menulis hanyalah sekedar hoby yang bisa menjadi terapi hati karena bisa membantu meminimalisasi stress kerjaan di kantor.

            Saat memulai menulis lagi yang sempat aku tinggalkan berat tapi semakin kemari aku mulai mendisiplinkan diri dan menyukai dunia tulis kembali. Sampai pada titik aku mengundurkan diri dari kerjaan karena tuntutan sebagi ibu.

            Aku tidak mau berdiam diri sebisa mungkin mulai terus bergerak dengan menekuni tulisan. Awal yang berat apalagi berharap tulisan kita dinilai orang dengan tinggi. Aku tidak mau muluk-muluk, yang ada adalah berusaha dan berusaha.

            Hingga ada kesempatan aku mencoba mengirim novel-novel yang hanay tersimpan di leptop ke sebuah penerbit. Alhamdulillah selama tiga bulan menunggu ada khabar kalau novelku di acc dan akan diterbitkan nasional.

            Rasanya saat itu aku sangat bersyukur dan semangat menulis lagi sebuah novel yang aku kirim ke agensi yang sama, bahkan dalan dua bulan mendapat khabar kalau acc juga.

            Sepertinya baru kemarin-kemarin aku menangis karena banyak sekali naskah yang ditolak dan aku putus asa mau gimana lagi.

            Tapi kekuatan hati semakin ditolak penerbit naskah kita, aku semakin banyak mencari tahu tips-tips agar naskah disukai penerbit sekaligus pembaca. Dengan mempelajari tulisan teman-teman penulis, berdiskusi di grup penulisan, berlatih setiap hari untuk mendapatkan feelnya, tidak takut mencoba tulisan apa saja, aktif ikut audisi indie, sharing  banyak mendapat ilmu dan informasi.

            Sekarang sedang menunggu dua novelku terbit lagi setelah novel pertama berjudul Ketika Mulai Mencintai dan Di Sudut Hati beredar.

            Sungguh tulisan ini adalah juga sharing bahwa Tuhan akan memeberi jalan pada kita bila kita teguh dengan impian yang baik dan terus berusaha tanpa putus asa. Saya yakin secara material tidak bisa dirasakan sepenuhnya sekarang tetapi tulisan adalah jejak amal yang bisa terus hidup walau penulisnya tiada.

            Aku percaya segala usaha tidak ada yang sia-sia, selalu semangat meraih mimpi-mimpi indah kita. Akupun menikmati jatuh bangun untuk jadi penulis, sebuah mimpi menjadi penulis yang dicintai pembacanya.

tulisan diikutkan event : http://inspirasi.co/

2 responses

  1. nora

    awal nya untuk menjadi seorang penulis,kita kirim kemana tulisan kita?

    December 20, 2013 at 4:05 pm

    • kalau saya coba ke Kinomedia Akademi Writer ada FB nya coba di add di sana ada prosedur pengiriman naskah🙂 Good Luck🙂

      December 22, 2013 at 3:39 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s