Write Without Boundaries

Tips Ketika Bunda Bekerja

DSC_0110 (for wallao)

Hidup di kota Metropolitan bukanlah suatu kehidupan yang entheng, apalagi mengingat semua biaya primer semakin menjulang tinggi. Dari kebutuhan sehari-hari, makanan, minuman, susu, pampers, sabun, gula dan sebagainya bisa menguras budget hingga ratusan ribu. Sadarkah kita uang Rp. 500.000,- hingga Rp. 1.000.000,- seperti air laut menguap begitu saja bila kita sudah belanja bulanan di mall.

Termasuk kebutuhan kesehatan, pendidikan dan perumahan yang tinggi menuntut aku dan suami untuk saling bahu membahu untuk memenuhi semua kebutuhan kami. Kami yang sudah di karuniani dua puteri yang menjadi tanggung jawab terbesar untuk memberikan terbaik kepada mereka.

Dengan alasan-alasan dan pertimbangan di atas akupun memutuskan untuk bekerja juga, membantu suami agar roda ekonomi keluarga terlengkapi dari dua sumber.

Bagi seorang bunda kadang mengalami dilema bila harus meninggalkan si kecil hanya dengan bibi dan mbak di rumah. Tapi itulah kenyataan yang harus aku lewati. Dan aku yakin banyak para bunda yang senasib dengan aku. Jadi tetaplah bersyukur walau harus menjalani kehidupan seperti ini.

Aku bersyukur karena mamaku masih sering ke Jakarta, dan bahkan ingin tinggal bersama aku dan menjaga Icha dan Fay kedua puteriku.

Saat terberat diawali saat 3 bulan setelah kelahiran Icha puteri pertama saat cuti melahirkan habis kita harus berangkat kantor lagi. Masih dengan alat perang karena harus member ASI exclusive, rasanya berat sekali meninggalkannya.

Sampai seminggu masih merasa ogah-ogahan ke kantor, apalagi menyesuaikan ritme pekerjaan yang lama tertinggal. Seminggu – dua minggu masa berat, tetapi dengan niat dan selalu berdoa semua juga menjadi ringan.

Mulai melatih si kecil berpisah, semakin kemari Icha semakin mengerti kalau ibunya meninggalkannya seharian dan baru malam bisa bertemu kembali.

Aku pernah membaca akan lebih baik anak dibiasakan dipamitin bila kita berangkat bekerja, jadi mereka akan terbiasa. Bila kita menghindar dengan alasan agar tidak menangis malah akan membuat anak mencari dan gelisah terus menerus seharian, dia akan mencari kemana ibunya ?

Meninggalkan mereka sama seperti meninggalkan setengah hati kita di rumah. Sementara sisi hati lain terbawa untuk urusan pekerjaan tetapi setengah hati tertinggal mengingat ingin selalu di samping putra-putri kita untuk selalu menjaganya. Karena itulah perasaan seorang ibu, selalu ingin dekat dengan anak-anaknya.

Ketika setengah hati tertinggal di rumah, beberapa solusi untuk mengatasi meninggalkan si kecil adalah:

  1. Hati tetap tenang karena dengan ibu tenang meninggalkan mereka ternyata secara psikologis akan menular ketenangan kita terhadap mood mereka selama kita tinggal. Jadi tenanglah bunda, percayakan mereka pada bibi, mbak atau nenek yang ada di rumah.
  2. Berpamitanlah kepada mereka, jangan meninggalkan sembunyi-sembunyi. Mereka akan lebih sadar kalau dipamitin bahwa memang bundanya tidak ada di rumah dan mereka bisa menunggu samapai bundanya kembali lagi.
  3. Ajaklah berbincang, “Bunda kerja dulu ya, nanti malam kita bermain dan belajar bersama lagi. Janji Bunda akan temani kalian bobo dan membacakan buku cerita oke!” biasanya anak akan mulai paham dan mengagung-angguk. Peluklah dan ciumlah penuh kasih sayang.
  4. Monitoringlah dengan menelphone 2-3 kali atau bisa juga lebih bila kangen.

Hari yang menghibur bagi bunda bekerja saat libur, aku sangat memanfaatkan waktu untuk bersama mereka di rumah dan sesekali searching ke http://www.wallao.com/ mencari baju-baju buat dua gadis kecilku.

Di http://www.wallao.com/ tidak perlu bingung karena semua baju untuk anak-anak kita baik cewek atau cowok sangat bagus dengan kualitas yang tidak diragukan dan harga yang terjangkau. Banyak pilihan yang akan membuat putera-puteri kita semakin menggemaskan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s