Write Without Boundaries

Sabilina_Kajian Tentang Jin

JIN DALAM PERSEPEKTIF ISLAM

foto kajian 11092015

Ustad : Suparman Fajar, LC 081318507130

Bismillah wal Hamdulillah, was sholatu was salamu ‘ala Rosulillah. Amma ba’du.

Alhamdulillah kajian yang diselenggarakan hari Jumat 11 Sep 2015 di SD tercinta Sabilina, semoga share tulisan akan menambah ilmu buat kita dan maaf bila ada tulisan yang salah-salah karena temanya kali ini menarik dan cukup berat.

MUQODDIMAH

Sudut pandang Islam akan Jin apakah mahluk yang satu ini yang kerap ditonton dalam film rambutnya panjang dan punggungnya bolong?

Alasan mengangkat tema ini adalah Al-Baqoroh ayat 1-2-3

  1. Alif laam miim
  2. Kitab Al-Qur’an tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang bertaqwa
  3. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib_yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

Sesuatu yang ghaib (tidak napak) termasuk dalam hal ini yaitu bangsa jin

Ada yang bisa diambil dari ayat di atas bila kita menjalankan sholat tapi apakah kita percaya pada hal ghoib? Ternyata apabila kita menjalankan sholat tapi tidak percaya hal ghoib maka sholat tidak diterima. Inilah pentingnya agar sholat, zakat dan kegiatan kita diterima salah satunya percaya hal ghoib.

Jin Dalam Pandangan syari’at :

Jin adalah makhluk ghoib yang keberadaannya tersembunyi, tidak terlihat oleh mata kita. Sesuai dengan nama yang telah diberikan Allah kepadanya, yaitu Jin. Yang berasal dari kata, “Janna-Yajunnu“ yang artinya tersembunyi atau tertutup. Sehingga jika kita mau berkenalan dengan mereka, kita perlu perantara penghubung (mediator). Dan dalam masalah seperti ini tidak ada penghubung yang paling tepat, selain Rasulullah.

Allah telah berfirman, “(Dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib, Maka dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya, Maka Sesungguhnya dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya”. (QS. Al-Jin: 26-27).

Jin mahluk ghoib : Adalah mahluk yang tidak nampak diciptakan dari api dan Alllah tersembunyi jannah.

Didukung dengan Firman Allah Qs. Ar Rahman : 15_ Dia menciptakan jin dari nyala api.

Al-Jin : mahluk tersembunyi

Al-Junun : orang gila yang akalnya tertutup atau tersembunyi

Al-Janin : janin yang tersembunyi di rahim ibu

Secara umum : Yang Tersembunyi

Menurut Syekh Sayyid Sabiq Rahimahulloh berkata :

Jin itu sejenis ruh yang berakal dan mukallaf sebagaimana manusia. Tapi materi mereka berbeda dengan materi manusia, keberadaan mereka tersembunyi dari indera, hakikat keberadaan mereka tidak bisa dilihat begitu juga wujud mereka. Dan mereka mempunyai kemampuan untuk menampakan diri.(Kitab Al-Aqoid Al-Islamiyah:133)

Mukallaf : adalah muslim yang dikenai kewajiban atau perintah dan menjauhi larangan agama (pribadi muslim yang sudah dapat dikenai hukum). Seseorang berstatus mukallaf bila ia telah dewasa dan tidak mengalami gangguan jiwa maupun akal.

URGENSI MA’RIFATU JIN (Pentingnya Mengenal Jin)

  1. Menambah pengagungan atau pengesaan kita kepada Allah karena Allah begitu esa bisa menciptakan mahluk ang nampak dan tidak nampak.
  2. Agar bisa memposisikan jin dalam kehidupan kita secara proposional.
  3. Terhindar dari informasi yang menyesatkan karena diluaran banyak orang di luar Islam yang ingin menghancurkan akidah kita dengan lewat media yang menayangkan mahluk jin ini tidak sesuai pandangan Islam, seperti contoh tayangan sinetron yang menggambarkan orang sedang jalan-jalan tiba-tiba ditakutin dengan mahluk gelantungan lalu orang yang ketakutan teriak-teriak melempari batu bukannya takut malah mahluk tertawa cekikikan.
  4. Agar terhindar daritipu daya jin atau syetan, kenali seseorang maka sama orang ada yang baik dan ada yang iseng kamu akan terbebas dari gangguannya.
  5. Keimanan kita terhadapyang ghoib tidak salah.

EKSISTENSI JIN

Allah telah berfirman : Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menngabdi kepada-Ku (QS. Adz-Dzariyat: 56).

Di ayat lain ; “Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata : “Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri”,kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al-An’am:130)

Jadi apa yang diperintahkan Allah seperti sholat, berbuat baik, membaca Al-Qur’an dan lain-lain seharusnya dilakukan oleh jin juga.

Di surat lain, “Dan (Ingatlah) ketika kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Quran, Maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.” (QS. Al-Ahqof: 29).

KETURUNAN DAN JENIS JIN

Allah berfirman,”Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku sedang mereka asalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim (QS. Al Kahfi:50)

Dari abu Tsa’labah al-Khosyani berkata,Rasulullah bersabda,”Jin itu ada tiga jenis: Ada yang bersayap dan terbang di udara, dan ada yang menetap atau berpindah-pindah (HR Thabrani dan al_hakim dengan sanad yang shahih, dan dinyatakan shahih oleh Syekh al-Albani, lihat kitab Shahihil Jami’ as-Shaghir:3/85)

Sesungguhnya mereka seperti manusia, menikah juga dan mempunyai keturunan karena memiliki hasrat (ghaira) bahkan jin terkadang mepunyai hasrat pada manusia juga.

IDEOLOGI (kepercayaan) BANGSA JIN

Seperti manusia mempunyai agama dan kepercayaan masing-masing.

Qs Al-Jin 14-15 : “Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada pula orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang taat maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus. Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api (bahan bakar) bagi neraka Jahannam.

Allah telah berfirman, “Dan Sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.” (QS. Al-Jin: 11).

IBLIS TERMASUK JIN

Allah berfirman, “Dan (Ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam, Maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, lalu ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah Iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Kahfi: 50).

Imam Hasan Al_Bashri dan Imam Syafi’i rahima-humalloh berkata,”Iblis adalah nenek moyang jin, sebagaimana Adam nenek moyang manusia. Ia bukan termasuk malaikat.”Pendapat ini dikuatkan oleh Imam Al-Jashshash dalam kitab Ahkanul Qur`an dan Imam Asy-Syinqithi dalam Kitab Adhwa’ul Bayan.

Ifrit dan Syetan termasuk Jin?

Allah berfirman, “Berkata ‘Ifrit dari golongan jin: ‘Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgahsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya’.” (QS. An-Naml: 39).

Allah berfirman, “Dan Demikianlah kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (QS. Al-An’am: 112).

APA YANG DIMAKAN JIN

Rasulullah bersabda, “Apabila kalian makan, hendaklah makan dengan tangan kanannya. Dan apabila minum, minumlah dengan tangan kanan. Karena syetan jika makan dan minum mereka menggunakan tangan kiri. ” (HR. Muslim).

Ibnu Mas‘ud berkata, Rasulullah bersabda kepada sekelompok jin, “Bagi kalian, setiap tulang yang jatuh di tangan kalian yang dibacakan nama Allah padanya lebih lezat daripada daging.” (HR. Muslim).

APAKAH JIN BISA MATI

Usia jin bisa ribuan tahun jika usia jin 100 tahun dia bisa dikatakan baru ABG, tapi pada hakikatnya sama dengan manusia jin juga akan mati hanya saja umur mereka memang jauh lebih panjang dari manusia.

Jika jin keluar dau habitatnya dia juga akan lemah dan bisa mati karena tidak bisa berbuat apa-apa juga.

Rasulullah berkata dalam do‘anya, “Aku berlindung kepada Kemuliaan-Mu yang mana tiada Tuhan selain Engkau, yang tidak akan mati sedangkan jin dan manusia akan mati. ” (HR. Bukhari, no. 6835 dari Ibnu Abbas).

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya di Madinah ini ada sekelompok jin yang telah masuk Islam. Barangsiapa yang melihat satu dari Awamir tersebut, maka usirlah sebanyak tiga kali. Setelah itu, jika masih nampak lagi, maka bunuhlah karena ia adalah jin kafir (syetan).” (HR. Muslim, no. 4151).

Allah berfirman: “Apa yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Iblis menjawab, “Aku lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”. Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena tidak sepatutnya kamu menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.“ (QS. Al-A’raf: 12-15).

APAKAH JIN BISA DILIHAT MANUSIA ?

Allah berfirman, “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana Allah menegaskan, “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya kami Telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al-A’raf: 27).

Rasulullah bersabda, “Jika kalian mendengar lolongan anjing dan ringkikan kuda di malam hari, maka berlindunglah kepada Allah. Karena mereka sedang melihat apa yang tidak kalian lihat.” (HR. Abu Daud).

Imam Syafi’i rahimahulloh berkata, “Barangsiapa yang mengaku dirinya bisa melihat jin (dalam bentuk aslinya), maka kami tolak kesaksiannya kecuali kalau dia seorang nabi.” (Kitab Fathul Bari: 4/ 489).

Jin Bisa Menampakkan Diri

Rasulullah bersabda, “Ular-ular itu adalah bentuk kutukan jin, sebagaimana kaum bani Israil yang telah dikutuk Allah menjadi kera-kera dan babi-babi.” (HR. Ibnu Hibban dan Tharani dan dishahihkan Syekh al-Albani, no. 1824).

Cerita tentang penampakan jin disampaikan ke Umar bin Khattab, dia berkata, “Sesungguhnya seseorang tidak bisa merubah bentuk dari bentuk asli ia diciptakan Allah menjadi bentuk yang lain, tapi mereka punya tukang-tukang sihir seperti tukang-tukang sihir kalian. Apabila kalian melihat penampakan mereka, maka kumandangkanlah adzan.“ (HR. Ibnu Abi Szaibah, dan Imam Ibnu Hajar menyatakan sanadnya shahih/ Kitab Fathul Bari: 6: 344).

Syekh Ibnu Taimiyah rahimahulloh berkata, “Jin itu bisa berubah bentuk menjadi bentuk manusia, hewan seperti ular, kalajengking, onta, sapi, kambing, kuda, bighal, keledai, burung dan yang lainnya. (Kitab Risalah Jin: 32).

Ada dua bentuk penampakan jin

  1. Tasbih : menyerupai orang yang kita kenal, orang yang sudah meninggal puluhan tahun lalu. Terkadang mereka suka menampakan dengan orang yang sudah meninggal, padahal sesungguhnya orang yang meninggal arwahnya sudah disimpan Allah jadi tak akan memunculkan dihadapkan kita, jika ada yang muncul itu adalah jin yang menyerupai mereka karena usia mereka yang jauh lebih panjang dari manusia maka dia akan mengenal orang-orang yang ingin dicontoh meninggal duluan.
  2. Taskin : merubah wujud bisa berbentuk kucing, anjing ular, kalajengking, tuyul, kuntilanak, kolor ijo, gendruwo

Singgasana Jin

Jabir bin Abdullah berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya singgasanaIblis itu di lautan, dari situ ia mengutus balatentaranya untuk menggoda manusia. Tentara yang paling tinggi derajatnya di sisinya adalah yang paling dahsyat godaannya.” (HR. Muslim, no. 5031).

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya kamar kecil ini dihuni jin. Jika kalian masuk toilet, maka bacalah do’a; ‘Ya Allah, sesungguhnza aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan syetan laki-laki dan syetan perempuan’.” (HR. Abu Daud dan Ahmad, dari Zaid bin Arqom).

JIN MERASUKI MANUSIA

Jin Bisa Merasuki Manusia

Allah berfirman, “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syetan lantaran (tekanan) penyakit gila.” (QS. Al-Baqarah: 275).

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya syetan mengalir dalam diri anak Adam melalui peredaran darah.” (HR. Muslim).

Cara Menghalau Gangguan Jin

Allah berfirman, “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syetan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200).

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya syetan akan kabur dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.” (HR. Muslim).

PENUTUP

Allah berfirman, “Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan kami Telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” (QS. Al-Hijr: 26-27).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s