Write Without Boundaries

Kajian Sabilina_Wanita Penghuni Surga

Kajian Sabilina : Wanita – wanita Penghuni Surga

kajian 09102015

Pembicara : Ustadzah Nur Hamidah @Sabilina 9102015

Prolog :

Orang yang benar di mulai  dari benar aqidahnya. Aqidah yg benar akan menghasilkan akhlak yg baik.

Isi Al Quran terbagi atas :

– sepertiganya tentang aqidah dan akhlak

– sepertiganya tentang undang-undang dan muamalah

– sepertiganya tentang kisah-kisah

Dan Wanita-wanita penghuni surga termasuk ke dalam kisah-kisah dalam Al Quran

Al Ahzab (33) : 34-35. Isinya :

 

Tentang Ayat 34

  • ayat 34 : Panduan kita hanya ada yang di Quran dan sunnah. Jangan ditambahkan atau dikurangi.
  • ayat 34 :  Mengenai kepemimpinan (dari kata rumah-rumah kalian, kalian merujuk pada perempuan).

Penjelasan :

  • kepempinan laki-laki : sebagai pemimpin keluarga (juga sebagai pemimpin untuk 8 perempuan. Ada di surat Albaqoroh : 233) –> ahli waris laki-laki : anak, istri, ibu, saudara perempuan, keponakan dari garis laki-laki (keponakan ditanggung paman), nenek, cucu, bibi (saudara perempuan pihak ayah/ibu) ditanggung oleh keponakan laki-laki.

Tanggungan laki-laki selain anak dan istri berlaku jika perempuan yang ditanggung (ibu dan seterusnya) sudah tidak memiliki suami. Tanggung jawab laki-laki itu bisa gugur jika ia tidak mampu.

  • kepemimpinan perempuan : perempuan adalah pemimpin di rumah suaminya, rumah di mana ia tinggal bersama suami dan anak-anak Dan ia akan diminta pertanggungjawabannya.

Dalam hal ini tugas isteri adalah bantulah suami sebagai seorang pemimpin dan dukunglah agar tidak lari dari tanggung jawabnya.

Tentang Ayat 35: 

Syarat penghuni surga :

  1. Muslim dan muslimah.

Sebenarnya dari semua zaman nabi agamanya tetap Islam. Namun perbedaannya hanya pada saat beribadah. Jika zaman nabi Musa beribadahnya hanya di hari Sabtu saja, tapi pada Zaman nabi Musa : untuk org musyrik, penebusan dosanya harus bertobat dan bunuh diri (Qs. 2:54)

  1. Mukmin dan mukminah

Qs. 49 : 14-15 –> org2 mukmin adalah orang-orang yang tidak ragu atas keimanannya kepada Allah, mulai dari lisannya, hatinya, jasad, hartanya seluruhnya diperuntukkan oleh Allah SWT.

-Jika tidak beriman hatinya, walau dia menginfakan semua harta dan jiwanya tetap disebut munafik.

-Jika ia beriman hati dan lisannya, tapi tidak diaplikasikan amalnya secara jasad (jihad) dan harta, maka di sebut fasiq (muslim yg kurang).

-Jika lisan, hati, jasad dan hartanya tidak untuk Allah maka disebut kafir.

  1. Taat

Kewajiban taat seorang perempuan :

Allah dan rasulNya, Suaminya, Orangtuanya (jika masih gadis).

Qs. 4 : 3 kewajiban isteri-isteri yang saliha patuh terhadap suami dan menjaga dirinya saat suami tidak ada.

  1. Jujur
  2. Sabar
  3. Khusyu
  4. Berinfak
  5. Shaum (Berpuasa)
  6. Farj (Menjaga kemaluannya)
  7. Berdzikir kepada Allah

10 diatas hal yang tidak mudah dijalankan prinsip menjadi wanita penghuni surga adalah apapun yang kita lakukan sesuai dengan apa yg diinginkan atau diminta Allah, apa yang disuruh Allah.

Contoh kisah : 

  1. Asiyah istri Firaun (Qs.66 : 11)–> walaupun rumah tangganya banyak masalah karena bersuamikan Firaun, namun Asiyah tetap mempertahankan keimanannya, dan tidak pernah menggugat cerai Firaun. Asiyah tetap berkomitmen kepada Allah, Asiyah juga terus mencoba mendakwaih Firaun suaminya agar berubah, terus berdakwah dengan berharap ada dua kemungkinan Firaun menjadi bertaqwa atau kalaupun cerai adalah dicerai karena Allah.
  2. Maryam (Qs. 66 : 12) –> kisah seorang single parent yang tangguh. Tetap menjaga kesuciannya, dan menerima semua takdir yang diberikan Allah.
  3. Zainab (Qs. 33:36) –> walaupun tdk mencintai Zaid, namun tetap taat kepada suaminya karena atas dasar taat pada Allah.

Kesimpulan :

  1. Setiap manusia dapat beramal soleh bukan karena manusia itu sendiri, namun karena rahmatnya Allah. Jadi manusia tidak berhak untuk sombong karena kebaikan apapun itu semua atas rahmatnya Allah, bukan karena kita sendiri.
  2. Jika wanita-wanita terdahulu saja yang rumah tangganya tidak harmonis, bisa masuk surga, apalagi jika kita yang di dunia ini dapat menjaga keharmonisan rumah tangga, in sya Allah semoga dapat meraih surgaNya, selama taat kepada Allah.
  3. Apapun yang kita hadapi di dunia ini, maka hadapilah selalu dengan bersabar dan bersyukur.

Berbuat baiklah dengan siapapun. Terutama pada suami. Taatilah suami. Karena ridha Allah dimulai dari ridha suami. Pendampingan ibu kepadaanak di Qs. 46 : 15 Seorang ibu perlu mendampingi puternya hingga usia 40 tahun jadi wajar seorang ibu terkadang merasa memiliki puteranya sampai usia puteranya berusia 40 tahun.

Mohon maaf apabila ada salah penulisan karena sebaik-baik kebenaran datangnya dari Allah semata dan kekhilafan dari kita semata.

Semoga dimudahkan langkah kita untuk kajian berikutnya hari Jum’at 13 November 2015 pukul 08.00-selesai @Mushola SDI Sabilina dengan tema : Pembentukan Anak (Parenting) dengan Ustadzah Herlini Amran MA (Ketua Komunitas Keluarga Bahagia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s