Write Without Boundaries

Kajian Sabilina_Bekal Kematian

Bekal Menuju Kematian

Oleh ustad Bukhari Abdul Mu’id, LC

SDIT Sabilina, 12 Febuari 2016

Qs. Al Zalzalah (99) ayat 1-8 :

Kejadian kiamat digambarkan pada surat ini.

Gunung-gunung sebagai tiang panjang bumi seisinya akan dikeluarkan, semua akan dimuntahkan yang ada di dalam bumi juga. Emas, Permata yang dulunya menjadi penyebab konflik manusia dikeluarkan akan tetap sudah tak ada yang peduli.

Pada hari itu, semua isi bumi menceritakan apa yang dilakukan manusia di muka bumi ini. Semuanya bersaksi, termasuk anggota badan yang kita miliki. Segala sesuatu di sekitar kita nantinya akan jadi saksi perbuatan manusia.

Menurut Hadits Buchori : Suara adzan didengar selain manusia, jin pun akna menjadi saksi di hari kiamat. Maka hati-hatilah dengan segala yang kita kerjakan karena semua benda mati di sekitar kita akan menjadi saksi yang bisa memberatkan amal sholeh. Jagalah diri kalian walau hanya bersedekah hanya dengan setengah buah kurma. Yang menjadi ukuran seseorang bukanlah hartanya, tapi kebaikannya, walau hanya sebesar dzarah.

Dalam ayat 6 : Pada hari itu manusia akan dibangkitkan berkelompok-kelompok, orang soleh dengan orang soleh, jahat dengan jahat. Manusia saat di padang masyar di bangkitkan dalam keadaan telanjang dan tidak berkhitan. Lokasi masyar nanti ada di Syiria (Syam). Makanya di negeri itu saat di ini (di dunia) Allah selalu menakdirkan ada org yg mati syahid tiap harinya.

Sekali lagi Allah mengingatkan kita untuk tidak meremehkan kebaikan walaupun sekecil apapun, diupamakan hanyan membagikan setengah buah kurma pada orang yang kelaparan. Dan Rasulullah SAW juga memberi nasehat bila kita memasak sayur soup perbnayak kuahnya dengan maksud bisa berbagi dengan orang di sekitar kita.

Allah juga memilih setiap hari orang mati sahid untuk mereka tidak mengalami hizab, kecuali mempunyai hutang maka tetap saja antri.

Menurut Imam Buchori Muslim : rasulullah terkadang sehabis sholat shubuh bertanya pada jamaahnya,”Apakah mimpi semalam?”

Ada jamahnya yang bercerita mimpi dipenggal kepalanya sampai menggelinding, jawaban Rasulullah itu mimpi buruk adalah kerjaan setan yang menggangu. Rasulullah menasehati jika mimpi buruk lebih baik disimpan karena hanya akan mendatangkan kesedihan dan itu adalah kerjaan setan.

Hingga berapa lama setiap shubuh tak ada lagi jamaahnya yang mau bercerita akan mimpinya, gantian Rasulullah yang becerita akan mimpinya :

Beliau mimpi diajak malaikat Jibril dan Mikail di perjalanan bertemu :

  1. Orang yang menusuk mulutnya dengan tombak sampai tembus ke tengkuk berkali-kali lalu disuruh tinggalkan oleh kedua malaikat.
  2. Bertemu dengan orang yang kepalanya ditumbuk berkali-kali dengan batu. Disuruh abaikan.
  3. Melihat orang perempuan dan laki-laki yang berusaha keluar dari api tidak bisa-bisa. Lanjutkan perjalanan dan abaikan.
  4. Orang di sunga yang berdarah dia menepi tapi tidak bisa. Abaikan dan terus berjalan.

Dan apa yang Rasulullah saksikan, dipertanyakan kepada kedua maliakat yang memberi jawaban agar kita terhindar dari azab yang disaksikan oleh Rasulullah adalah :

  1. Jangan berbohong, menipu, dan ingkar janji. Karena para pembohong akan diberikan azab ditusuk mulutnya sampai tembus leher.
  2. Jangan lupa sholat berjamaah di masjid (untuk laki-laki). Orang yang tidak sholat shubuh berjamaah akan di azab di timpa batu.
  3. Jangan berzina. Orang-orang berzina akan dikumpulkan bersama teman zina nya, dimasukkan ke dalam guci dalam keadaan telanjang dan dibakar guci itu dalam api.
  4. Jangan memakan riba. Orang-orang yg memakan riba akan terus berenang dalam sungai darah dan terus tenggelam serta meminta tolong. Saat sudah berenang hingga ke tepi, lalu dilemparkan batu lagi oleh orang-orang sekitarnya di mulutnya. Arti riba itu adalah melebihkan. Jika kita pinjam uang lalu dapat hadiah motor berarti motor itu adalah nilai ribanya. Dalam hadist : orang yg memakan riba dibangkitkan Allah dari kuburnya seperti orang kesurupan. Dan bila kita meminjamkan orang, lalu orang tersebut mengembalikan lebih dari yang kita pinjamkan, tolaklah karena pinjam-meminjam hukumnya adalah menolong tidak ada kelebihan pengembalian seperti riba.

Anak-anak yang meninggal sebelum baligh pasti masuk surga, dan akan ditemani oleh nabi Ibrahim AS.

Kenapa harus seisi bumi bersaksi untuk kita, walau sdh ada malaikat Rokib Atid? Karena Allah SWT ingin punya lebih banyak bukti atas kebaikan atau keburukan kita.

 Ada 2 bekas kemuliaan manusia :

  1. Bekas karena berjihad fisabilillah
  2. Bekas karena melaksanakan ibadah. Seperti hitamnya jidat, hitamnya tumit dan lain sebagainya.

 Ada 2 hal yg menetes sabagai saksi kita :

  1. Air mata yang menetes karena ketakutan atas azab Allah
  2. Darah yang kita tumpahkan di jalan Allah

 Setiap kebaikan, baru berniat saja sudah dihitung 1 kebaikan. Jika sudah dikerjaakan bernilai minimal 10 kali hingga sampai 700 kali lipatnya.

 Syarat diterimanya ibadah :

  1. Sesuai syariat –> maka kita perlu belajar islam lebih banyak
  2. Ikhlas

 Notulen :

Bunda Latifa (Mom Faiz 2A)

Bunda Nenny (Mom Icha 2B)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s