Cerita Anak, Fiksi

Kisah di Negeri Sunpride

Kurkur dan Bibi Orin

kurkur-dan-bibi-orin

Kurkur adalah seekor ayam jago yang sudah mulai besar, sehingga dia sekarang mendapat tugas untuk membangunkan orang-orang setiap menjelang matahari terbit. Kurkur tentu saja senang mendapat tugas yang menunjukan sekarang dia bukan lagi hanya seekor anak ayam. Sekarang dia seekor ayam jago yang harus bertanggung jawab dengan membangunkan orang-orang untuk memulai aktivitas dari pagi.

Kurkur sudah mempersiapkan diri untuk besok bisa bertugas pertama kali membangunkan orang-orang di negeri Sunpride.

“Kurkur besok kamu harus bisa mulai bangun pagi menggantikan Ayah ya, karena Ayah sudah semakin tua jadi Ayah berharap kamu bisa bertanggung jawab dengan tugas kamu dengan baik,” malam hari ayah Kurkur sudah mengingatkan pada Kurkur untuk tugas yang akan dimulai pertama kali besok pagi.

“Baik Ayah, Kurkur akan menjalankan tugas dengan baik,”janji Kurkur.

Tapi ternyata subuh menjelang tak ada tanda-tanda kegiatan di negeri Sunpride. Semua mahluk tertidur lelap hingga matahari tiba-tiba sudah menyengat.

Semua baru kelabakan,”Kenapa kita semua terlambat, kenapa tidak ada yang membangunkan kita? Kemana suara kokok ayam yang bertugas membangunkan kita setiap pagi?” seru semua mahluk.

Dan hari itu semua orang, binatang dan tumbuhan menjadi kacau. Semua kesiangan tak ada yang bangun dini hari.

Orang yang bekerja ke kantor dan pabrik datang terlambat. Anak-anak sekolah dan guru-gurunya datang kesiangan. Binatang-binatang juga terlambat mencari makan sementara anak-anak mereka sudah kelaparan. Tumbuhan juga terlambat untuk berbuah dan bunga terlambat bermekaran di pagi hari.

Kekacauan yang luar biasa baru pernah terjadi di negeri Sunpride.

Kurkur tengah ditegur oleh ayahnya,”Kurkur kenapa kamu tidak membangunkan negeri Sunpride, lihat kekacauan yang kamu buat di hari pertama, semua mahluk jadi terlambat dan negeri jadi kacau sekali. Pasti mereka semua jadi harus lembur gara-gara kesiangan!”

“Ayah maafkan Kurkur, Kurkur memang susah untuk bangun pagi, ini karena Kurkur tidak suka makan buah,” keluh Kurkur.

Ayah Kurkur tercengang, dia lupa kalau puteranya kurang menkonsumsi buah padahal Kurkur sempat mengeluh beberapa waktu yang lalu mengakibatkan Kurkur suka lemas dan malas.

Kesibukan dirinya menjadi ayam jago andalan untuk membangunkan negeri Sunpride setiap pagi, ditambah siang harinya menjaga perkebunan Sunpride jadi lupa memperhatikan puteranya yang kekurangan vitamin C dalam tubuhnya.

“Maafkan Ayah Kurkur, Ayah akan meminta tolong Bibi Orin untuk berbagi buah jeruk dari pohonnya agar kamu mulai sekarang memakan buah jeruk dan buah-buah lainnya,” kata ayah Kurkur lanjut.

“Ayah, Kurkur tahu tugas Ayah sudah berat. Biar Kurkur saja yang ke rumah bibi Orin. Kurkur berani kok minta buah jeruknya. Lagipula Kurkur juga salah karena tidak suka makan buah, Kurkur juga jadi malas berusaha untuk mencari buah sendiri. Padahal buah-buahan di negeri Sunpride ini selalu segar, lezat dan membuat tubuh kita sehat,” lanjut Kurkur yang juga menyadari kemalasannya.

“Buah Pasti Sunpride Kurkur! Kamu tahu buah-buahan di negeri Sunpride sudah sangat terkenal ke penjuru dunia sebagai buah yang berkualitas bagus dan sangat menyehatkan jadi jangan malas lagi memakan buah-buahan dari negeri Sunpride lagi ….” nasehat ayah Kurkur.

Kurkur menganguk setuju dalam pikirannya termemori untuk mengingat Buah Pasti Sunpride.

Ayah Kurkur bersyukur karena Kurkur mau memahami kesibukannya dan mau mengakui kemalasan dia memakan buah, tapi sekarang senang sekali karena Kurkur sadar bahwa makan buah akan membantu dia untuk bisa bangun pagi juga.

Kurkur bergegas ke Bibi Orin. Bibi Orin adalah sebuah pohon jeruk yang tengah berbuah lebat. Negeri Sunpride sedang musim buah jeruk. Negeri Supride bagai hamparan permadani oranye saat ini karena banyaknya pohon buah jeruk yang berbuah di musim tahun baru Cina ini. Setiap musimnya akan bergantian berbagai buah akan berbuah lebat.

Bibi Orin senang dengan kedatangan Kurkur dan faham dengan apa yang dialami Kurkur, karena hari inipun dia jadi bangun kesiangan padahal hari ini janji dengan pak tani memanen sebagian buahnya.

“Kurkur setiap hari kemarilah atau dua hari sekali, aku akan dengan senang hati membagi buah jeruk di tubuhku agar kamu bisa mengkonsumsinya. Aku yakin kamu jadi lebih sehat dan segar nantinya, jadi tidak ada lagi ya negeri Sunpride terlambat bangun siang,” kata bibi Orin bijaksana.

Sejak saat itu Kurkur rajin makan berbagai buah, tidak hanya buah jeruk tapi berganti-ganti karena musim berbuah pun juga berganti-ganti datangnya. Dan semua pohonan buah dengan senang hati membagikan buah mereka untuk Kurkur yang tidak pernah lagi terlambat membangunkan mereka setiap menjelang matahari terbit.

kurkur-dan-bibi-orin_logo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s