Write Without Boundaries

Author Archive

Tulisan-tulisan Terbaik Here After Saving Part 3 (HAS3)

HARI INDAH DENGAN SELALU BERBAGI SETIAP HARI

mutiara relung hati (cover)Buku HAS 1

buku hasil HAS 2Buku HAS 2

helpSegera Terbit HAS 3 dalam 9 buku

Dears …

Semua tulisan yang masuk bagus dan setelah proses editing akan dibukukan, Berikut adalah tulisan yang terbaik 1 dan 2 masing-masing tema.

Jangan kecewa yang tidak terpilih karena tulisan teman-teman akan bermanfaat bagi pembaca dan royalti yang terkumpul akan kita salurkan untuk sesama yang membutuhkan. Keep Writing and Keep Reading …

Pemenang Event HAS 3
No Tema Terbaik Nama Judul
1 Cinta 1 Bunga Sholekha Rasa Baru
2 Shinja Tsaqib Cinta Tak Mudah Berganti
2 Perdamaian 1 Anung D’Lizta Jika Diam Lebih Indah
2 Fadlun Suweleh Memesan Damai
3 Berbagi 1 Zham Al Muzzammil Sepotong Roti
2 Zham Sastera Pengemis Gagah
4 Tulus 1 Munika Duri Ibu Kedua
2 Nadine Na Hanya Cucunya
5 Kebersamaan 1 Aini Nur Aristya Cici Juga Ingin Punya Papa
2 Ghaniyah Albarokah Belajar Ikhlas
6 Keikhlasan 1 Baslan Syahputera Semangat Wajah Tua
2 El Malka Kenangan Pilu Di Kampung Halaman
7 Donor Darah 1 Real Teguh Setetes Darah Sejuta Asa
2 Najmia Adis Setitik Darah
8 Kenangan 1 Faihah Zahrah Sunyi
2 Wiwitri Salam Terakhir
9 Yang Terindah 1 Rima Farananda Al Muslimuuna Yuhafidzuuna ‘Ala Sholat
2 Khoirur Rohmah Seseorang Di Balik Tulisanku
FF terbaik 1 mendapat paket buku senialai Rp. 100 ribu
FF terbaik 2 mendapat paket buku senialai Rp. 75 ribu

Untuk yang terpilih mohon inbox alamat pengiriman hadiahnya.

Terima kasih buat partisipasinya semua di HAS3 (mengcover HAS4 dan 5 yang semat vacum)

Sampai Ketemu di HAS selanjutnya.


Berbagi Dunia Penulisan Dengan Anak Asuh SD Sabilina _Part 2

 Bahagia Sederhana Dengan Menulis

share tulisan 2

Dan seminggu dari belajar menulis bersama, dipertemuan kedua kita memulai membahas puisi karya adik-adik asuh dan sedikit memperdalam dengan teori puisi.

Sekilas Tentang Puisi

  1. Definisi Puisi

Secara Sederhana :

Adalah sebuah karya sastra singkat atau bisa juga disebut sebagai seni tulis untuk menuangkan apa yang ada didalam pikiran, hati dan jiwa kita. Puisi bisa menjadi sebuah media yang dapat mewakili seluruh perasaan kita. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna. Maka dalam tiap kata, baris maupun bait-bait puisi yang tertulispun harus memliki makna. Walau kadang hanya berisi satu kata atau suku kata yang terus diulang-ulang.

Bagi para pembaca hal tersebut mungkin membuat puisi menjadi sulit untuk dimengerti. Tapi penulis selalu memiliki alasan untuk segala ‘keanehan dan keunikan’ yang diciptakannya.

Tak ada yang membatasi keinginan penulis dalam menciptakan sebuah puisi.
Begitu pun sahabat puisi yang selalu ingin berkarya dalam hal menulis puisi. Disini kamu bisa menuangkan kata-kata mu dengan bebas.

Jadi, buat sahabat puisi yang sedang berbahagia, sedih, jatuh cinta, galau, kangen, dan lain sebagainya bisa diungkapkan dalam kata-kata.

Secara Etimologis :

Kata puisi dalam bahasa Yunani berasal dari poesis yang artinya berati penciptaan. Dalam bahasa Inggris, padanan kata puisi ini adalah poetry yang erat dengan poet dan poem. Mengenai kata poet, Coulter (dalam Tarigan, 1986:4) menjelaskan bahwa kata poet berasal dari Yunani yang berarti membuat atau mencipta. Dalam bahasa Yunani sendiri, kata poet berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya, orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam, orang suci, yang sekaligus merupakan filsuf, negarawan, guru, orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi.

Menurut Beberapa Teori :

  1. Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. Penyair memilih kata-kata yang setepatnya dan disusun secara sebaik-baiknya, misalnya seimbang, simetris, antara satu unsur dengan unsur lain sangat erat berhubungannya, dan sebagainya.
  2. Carlyle mengatakan bahwa puisi merupakan pemikiran yang bersifat musikal. Penyair menciptakan puisi itu memikirkan bunyi-bunyi yang merdu seperti musik dalam puisinya, kata-kata disusun begitu rupa hingga yang menonjol adalah rangkaian bunyinya yang merdu seperti musik, yaitu dengan mempergunakan orkestra bunyi.
  3. Wordsworth mempunyai gagasan bahwa puisi adalah pernyataan perasaan yang imajinatif, yaitu perasaan yang direkakan atau diangankan. Adapun Auden mengemukakan bahwa puisi itu lebih merupakan pernyataan perasaan yang bercampur-baur.
  4. Dunton berpendapat bahwa sebenarnya puisi itu merupakan pemikiran manusia secara konkret dan artistik dalam bahasa emosional serta berirama. Misalnya, dengan kiasan, dengan citra-citra, dan disusun secara artistik (misalnya selaras, simetris, pemilihan kata-katanya tepat, dan sebagainya), dan bahasanya penuh perasaan, serta berirama seperti musik (pergantian bunyi kata-katanya berturu-turut secara teratur).
  5. Shelley mengemukakan bahwa puisi adalah rekaman detik-detik yang paling indah dalam hidup. Misalnya saja peristiwa-peristiwa yang sangat mengesankan dan menimbulkan keharuan yang kuat seperti kebahagiaan, kegembiraan yang memuncak, percintaan, bahkan kesedihan karena kematian orang yang sangat dicintai. Semuanya merupakan detik-detik yang paling indah untuk direkam.
  6. Unsur- Unsur Puisi

Unsur-unsur puisi : tema, nada, rasa, amanat, diksi, imaji, bahasa figuratif, kata konkret, ritme dan rima.

Unsur-unsur puisi ini, menurut pendapat Richards dan Waluyo dapat dipilah menjadi dua struktur, yaitu:

(1) struktur batin puisi (tema, nada, rasa, dan amanat) dan

(2) struktur fisik puisi (diksi, imajeri, bahasa figuratif, kata konkret, perwajahan puisi (tipografi), ritme dan rima)

Struktur Batin Puisi

  • Tema/makna (sense); media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.
  • Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.
  • Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyairmemilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar
  • Amanat/tujuan/maksud (itention); sadar maupun tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. Tujuan tersebut bisa dicari  sebelum penyair menciptakan puisi, maupun dapat ditemui dalam puisinya

Struktur Fisik Puisi

  • Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata. Geoffrey (dalam Waluyo, 19987:68-69) menjelaskan bahwa bahasa puisi mengalami 9 (sembilan) aspek penyimpangan, yaitu penyimpangan leksikal, penyimpangan semantis, penyimpangan fonologis, penyimpangan sintaksis, penggunaan dialek, penggunaan register (ragam bahasa tertentu oleh kelompok/profesi tertentu), penyimpangan historis (penggunaan kata-kata kuno), dan penyimpangan grafologis (penggunaan kapital hingga titik).
  • Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair
  • Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito, 1986:128). Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo, 1987:83). Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-macam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.
  • Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll
  • Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
  • Versifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum. Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup (1) onomatope (tiruan terhadap bunyi, misal /ng/ yang memberikan efek magis pada puisi Sutadji C.B.), (2) bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi [kata], dan sebagainya [Waluyo, 187:92]), dan (3) pengulangan kata/ungkapan. Ritma merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Ritma sangat menonjol dalam.

  1. Jenis-jenis Puisi
  2. Puisi Dramatik :
    Puisi yang memiliki persyaratan dramatik yang menekankan tikaian emosional atau situasi yang tegang, umumnya secara objektif menggambarkan perilaku seseorang, baik lewat lakuan, dialog, maupun monolog.
  3. Puisi Lirik :
    Puisi yang memiliki persyaratan melodius dan kadang dibawakan,
    sang penyair sendiri , dan diringi musikc sebagai sebuah karya.
  4. Puisi Balada :
    Puisi yang memiliki persyaratan cerita tentang sebuah perjalan hidup sang penulis.
  5. Puisi Epik :
    Puisi yang biasanya selalu dikaitkan dengan kisah-kisah klasik peperangan dan kepahlawanan yang menakjubkan dan sarat dengan pesan moral.
  6. Puisi Klasik :

Jenis-Jenis puisi klasik adalah:

a.Pantun
Puisi Melayu klasik yang paling tua dan popular ialah pantun. Pantun dikatakan popular kerana mempunyai bentuk struktural yang ringkas dan bersahaja. Jumlah barisnya juga pelbagai: ada pantun dua kerat, pantun empat kerat, enam kerat, lapan kerat, dan ada juga yang sepuluh kerat. Seterusnya, terdapat juga sejenis pantun yang rangkapnya berkait antara satu sama lain, dan dikenali sebagai pantun berkait. Namun pantun yang paling digemari merupakan pantun empat kerat. Dari sudut penggubahan, pantun dapat dicipta dengan mengikuti syarat-syarat di bawah ini:

* setiap baris terdiri daripada 8 hingga 12 suku kata.
* rima akhirnya (untuk pantun empat kerat) ialah a b a b.
* ada pembayang dan juga maksud.

Walaupun mudah membina baris-baris yang terdiri daripada 4 atau 5 perkataan (atau 8 hingga 12 suku kata), tetapi bukan semua yang terbina mempunyai nilai keindahan. Hal ini kerana pantun yang bermutu memiliki ciri-ciri semantik atau permaknaan yang menarik. Kerap kali unsur-unsur alam menjadi penghias pantun-pantun romantik. Manakala pantun-pantun yang bertema keagamaan, nasihat, lelucon dan sebagainya, didapati imej-imejnya disesuaikan dengan tema.

b.Syair
Syair merupakan sejenis puisi klasik yang kelihatan menyerupai bentuk pantun kerana suku kata untuk baris-barisnya menyerupai bentuk pantun. Akan tetapi, syair memiliki syarat-syarat lain yang berbeza daripada pantun.

Syarat-syaratnya ialah :

* setiap baris terdiri daripada 8 hingga 12 suku kata.
* rima akhirnya ialah a a a a.

Syair tidak mempunyai pembayang. Rangkap syair terbina daripada maksud-maksud. Maksud atau isi syair biasanya merupakan cerita, atau berunsurkan nasihat.

c.Gurindam
Gurindam tidak mempunyai definisi dan konsep yang mantap. Gurindam berasal daripada bahasa Tamil yang bermaksud umpama.Terdapat beberapa khilaf atau pandangan yang berbeda antara para pengkaji. Ada pengkaji menyatakan bahawa gurindam tidak terikat dengan peraturan yang khusus. Terdapat pula pengkaji yang menyatakan bahawa rangkap gurindam terdiri daripada dua baris. Tetapi secara keseluruhannya, gurindam banyak mengemukakan nasihat, pandangan, atau gambaran sesuatu keadaan.

d.Seloka
Seloka dipercayai berasal daripada bahasa Sanskrit yang membawa maksud seperti juga gurindam iaitu umpama. Oleh sebab maknanya bersamaan dengan gurindam, maka sifat seloka juga tidak jauh berbeda daripada sifat gurindam dari sudut maksud atau isinya. Seloka memuatkan sindiran atau kiasan yang tajam. Bentuknya tidak terikat apada peraturan tertentu, namun ada juga yang berbentuk seperti syair.

  1. Puisi Terbagi Dalam Puisi Lama dan Puisi Baru

Ciri-ciri Puisi Lama:

  1. Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
  2. Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
  3. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.

Jenis-Jenis Puisi Lama

  1. Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.
  2. Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka.
  3. Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.
  4. Seloka adalah pantun berkait.
  5. Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat.
  6. Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.
  7. Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.

Ciri-ciri Puisi Baru:

Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima. Menurut isinya, puisi baru dibedakan atas:

  1. Balada adalah puisi berisi kisah/cerita.
  2. Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.
  3. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
  4. Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup.
  5. Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih.
  6. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.
  7. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik

Salah satu contoh puisi bertema Kerinduan :

MATAHARI

Akhirnya kereta itupun pergi
Membawa matahari
Meninggalkan aku sendiri

Peron sepi. Stasiun sepi
Tiba-tiba kota ini menjadi kota mati
Para penghuninya menggali lubang dalam sekali
Menciptakan gap menganga jurang mengubur diri

Dan jalan-jalan lengang kulalui sendiri

Rumah sepi. Tak ada penghuni
Kemana engkau pergi?
Aku mencari-cari
Memecahkan sebuah misteri

Tengah malam kesepian semakin menjadi-jadi
Hujan turun sejak tadi
Kucoba membuat sebuah puisi
Tak jadi-jadi

Ketika pagi-pagi aku pergi
Mencari matahari
Terasa cuma aku sendiri
Tak ada yang lain hadir di sini
Di hati

Begitu berhari-hari

Bila engkau kembali?
Betapa kuncup bunga mekar berseri
Betapa kicau burung riang bernyanyi
Dan betapa seharusnya engkau sadari
Bahwa kuncup bunga yang mekar berseri
Kicau burung yang riang bernyanyi
Adalah bisikan hati:
– Betapa sepi ketika engkau pergi
Aku rindu sekali
Rindu berbincang dari hati ke hati
Dari hari ke hari

Bogor, 12 Juni 2015

Sumber : https://pusatbahasaalazhar.wordpress.com/pesona-puisi/sekilas-tentang-puisi/


Sabilina Ramadhahan Berbagi

Lebih Indah Dengan Berbagi

baksos ramadhan 07072015Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui. (QS. Al Baqarah:261)

Alhamdulillah telah terlaksana dengan baik karena dukungan semua keluarga besar Sabilina, di bulan Ramadhan yang suci dan berlimpah berkah telah terlaksana Sabilina Ramadhan berbagi dalam acara Bakti Sosial dan Santunan Jompo Regular dengan bingkisan lebaran.

Bakti sosial dengan dilaksanakan di lapangan sekolah Sabilina terselenggara 07 Juli 2015 dari pukul 08.00 – 12.00 dengan antusias didatangi oleh kaum yang kurang mampu seputaran SD Sabilina untuk membeli dengan harga sangat murah dan gratis baju-baju bekas yang terkumpul dari ananda-ananda yang berkoordinasi dengan ayah bundanya menyumbangkan ke SD Sabilina.

Dilanjutkan tanggal 08 Juli 2015 pukul 09.00 juga terlaksana Santunan Jompo yang merupakan kegiatan reguler Tim Taqlim Sabilina setiap bulan terlaksana dan Alhamdulillah bisa berbagi sembako dan bingkisan lebaran yang Insya Allah memang sangat mereka perlukan menanti sebuah kemenangan.

Semoga apa yang kita laksanakan nantinya akan banyak membawa manfaat di kehidupan kita selanjutnya. Terima kasih atas segala dukungan dan kerja sama keluarga besar Sabilina. Kedepannya akan bisa terlasana lebih baik lagi.

Ya Allah , baguskanlah untukku agamaku yang jadi pangkal urusanku , baguskan pula duniaku yang menjadi tempat penghidupanku , dan baguskanlah akhiratku yang padanya tempat kembaliku nanti, jadikanlah hidup itu menjadi bekal atau tambahan bagiku dalam segala kebaikan , serta jadikanlah mati itu pelepas segala keburukan bagiku . (HR.Muslim)

santunan jompo ramadhan 08072015

Mohon maaf lahir bathin bila ada salah tulisan.

Syukron Jazakumulloh Khairan Katsiran


Kontributor Event Here After Saving #3-4-5

FINAL KONTRIBUTOR

help

Dear all …

Berikut rekapitulasi penulis yang sudah mengirim karya untuk event HAS Part 3-4-5 … selanjutnya akan dipilih untuk tiap tema mendapatkan Apresiasi 1 dan Apresiasi 2.

Terimakasih saya ucapkan buat teman-teman penulis yang sudah berbagi tulisannya.

Yuk berbagi dengan tulisan … salam … keep on writing …

Rekapitulasi Kontributor Buku HAS 3_4_5

Tema Cinta
No Nama Judul
1 Shinja Tsaqib Cinta Tak Mudah Berganti
2 Bunga Sholekha Rasa Baru
3 Najmia Adis Cinta Itu Apa
4 Baslan Syahputera Gadis Berkerudung Panjang
5 Nadine Na Karena Aku Mencintai Suaramu
6 Anung D’Lizta Karena Panggilan Sang Maha
7 Ismi Dita Sungguh, Aku Tak Patah Hati
8 Shannia Elmira Aku Bukan Pengkhianat
Tema Perdamaian
No Nama Judul
1 Anung D’Lizta Jika Diam Lebih Indah
Tema Berbagi
No Nama Judul
1 Zham Sastera Pengemis Gagah
2 Nadine Na Ada Yang Mau Bertanya
3 Zham Al Muzzammil Sepotong Roti
4 Anung D’Lizta Secuil Ilmu
Tema Tulus
No Nama Judul
1 Munika Duri Ibu Kedua
2 Nadine Na Hanya Cucunya
3 Anung D’Lizta Tulus Tak Cuma Tertulis
Tema Kebersamaan
No Nama Judul
1 Shinja Tsaqib Melatih Bahagia
2 Najmia Adis Satu Kesatuan
3 Aini Nur Aristya Cici Juga Ingin Punya Papa
4 Anung D’Lizta Yang Sesat
Tema Keikhlasan
No Nama Judul
1 Asakar Marlindo Ketika Allah Mengujiku Dengan Sebuah Tuduhan
2 Shinja Tsaqib Pergi
3 Baslan Syahputera Semangat Wajah Tua
4 Wiwik Sakinah Ini Emak Sayang
5 Ghaniyah Albarokah Belajar Ikhlas
6 Anung D’Lizta Cintai Aku, Aku Mencintaimu
Tema Donor Darah
No Nama Judul
1 Najmia Adis Setitik Darah
2 Fadlun Suweleh Tukar Pendonor
3 Anung D’Lizta Demi Kamu
4 Real Teguh Setetes Darah Sejuta Asa
Tema Kenangan
No Nama Judul
1 Rima Farananda Apel Di Hari Lebaran
2 Faihah Zahrah Sunyi
3 Shinja Tsaqib Kau Dan Rembulan
4 Najmia Adis Sang Pengantar Kenangan
5 El Malka Kenangan Pilu Di Kampung Halaman
6 Anung D’Lizta Doa Seorang Mantan Sahabat
7 Nadine Na Merenungi Kenangan
Tema Yang Terindah
No Nama Judul
1 Rima Farananda Al Muslimuuna Yuhafidzuuna ‘Ala Sholat
2 Shinja Tsaqib Kau Tiada Terduga
3 Bunga Sholekha Ajari Aku Dengan Cintamu
4 Nadine Na Agung
5 Anung D’Lizta Nada Kehidupan
5 Khoirur Rohmah Seseorang Di Balik Tulisanku
Bila ada peserta yang engirim tapi tidak terekap saya tunggu sampai 11 Juli 2015 selanjutnya naskah memasuk proses editing dan persiapan lay out, cover dan ISBN.

Keeo on writing Dears …


Berbagi Dunia Penulisan Dengan Anak Asuh SD Sabilina

Bahagia Sederhana Dengan Menulis

 share tulisan

Menulis adalah kegiatan yang menyenangkan bagi pribadi yang menemukan kebahagiaan dan kepuasaan dengan apa yang ditulis.

Tentu saja mendatangkan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri karena buat saya pribadi dengan menulis bisa menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Yang berlanjut dari sebuah karya tulisan, bisa saja tulisan ini dikirim ke media, diikutkan dalam kompetisi lalu bisa juga dibukukan.

Rasanya senang bila melihat tulisan kita sudah dalam bentuk buku dan bisa dibaca banyak orang karena secara tak langsung kita sudah berbagi ilmu dengan orang lain.

Kreatif Dengan Menulis

Segala sesuatu bisa menjadi materi menulis atau biasa disebut ide. Apapun bisa menjadi materi penulisan, makanya kebiasaan menulis buku harian merupakan salah satu cara yang bagus untuk kita konsisten menekuni dunia menulis.

            Terkadang saat menulis apa yang terjadi hari ini juga memunculkan ide-ide untuk menulis yang lain. Menulis ini menimbulkan sifat kreatif secara otomatis otak diajak untuk terus berpikir dan menggali banyak ide untuk dijadikan kegiatan sehari-hari.

            Proses menulis akan berjalan baik jika memang kita melakukan dengan rasa senang biasanya akan timbul rasa penasaran untuk menciptakan tulisan-tulisan baru dari ide yang bermunculan dan menyelesaikan karya tulisan menjadi satu tulisan utuh yang bisa dinikmati.

Tak Ada Yang Tak Bisa!

Banyak yang mengeluh sulit menulis, alasannya tak ada ide! Susah menuangkan dalam kata-kata dan terkadang juga males ngomong dalam tulisan lebih enak ngomong langsung atau lisan.

Nah kalau sudah males ini paling hal yang sulit untuk menjadi kreatif dengan menulis, jangankan menulis apapun hal kalau sudah males bakalan enggak jalan.

 Apa saja yang diperlukan untuk bisa menulis?

  1. Kemauan

Kemauan menjadi kekuatan yang utama kalau kita ingin bisa menghasilkan karya dalam sebuah tulisan.

  1. Belajar dan Berlatih

Belajar dan berlatih tanpa mengenal putus asa akan melatih kita semakin bagus dalam menulis.

  1. Membaca

Dengan banyak membaca karya orang lain kita secara tidak langsung banyak belajar dari karya-karya tersebut.

  1. Berani Menunjukan Karya Kita

Setiap karya pasti memiliki nilai tersendiri, jadi jangan takut dikritik atau dianggap jelek karya kita oleh orang lain. Tak ada karya yang jelek karena menurut saya pribadi setiap karya pasti mempunyai nilai kebaikan atau positif yang harus dihargai.

  1. Menulislah Dengan Hati

Menjalankan aktivitas menulis lakukan dengan hati maka akan menemukan kepuasan tersendiri terlebih karya kita juga bermanfaat menambah ilmu pembaca lain.

Langkah Awal Penulis

  1. Menulis Sederhana

Coba menulis kegiatan sehari-hari dalam buku harian atau hal yang teristimewa dialami. Ini akan melatih kita menuangkan apa yang ada dalam hati dan pikiran dalam bentuk tulisan.

Terus menulis jangan ragu, apakah ini tulisan bagus atau tidak. Tapi dari pengalaman menuliskan sesuatu yang istimewa setiap hari membuat hati merasa puas saat sudah tertuang dalam tulisan. Bahkan beberapa waktu kemudian bila kita baca akan menjadi sesuatu yang membuat kita tersenyum walau mungkin itu cerita kesedihan yang kita tulis.

  1. Menulis Genre

Nah akan mulai mendetail genre yang dimaksud adalah kesukaan, jadi jenis tulisan yang kita sukai. Atau kadang disebut aliran.

Beberapa genre :

  1. Genre Cerita Anak : tentu saja seputar cerita-cerita dunia anak, dongeng, puisi anak.
  2. Genre Teenlit : seputar cerpen fiksi atau non fiksi kisah remaja dengan dunianya.
  3. Genre Romace : certa-cerita romantis.
  4. Genre Fantasi : cerita-cerita yang sifatnya fantasi, murni dunia khayalan salah satunya Harry Potter.
  5. Genre Inspiratif : cerita-cerita yang penuh dengan inspiratif , sangat luas cakupannya bisa cerita otobiografi, memorial, tips-tips, semangat perjuangan.
  6. Genre Religi : tulisan seputar keagamaan.
  1. Proses Menulis

Menulis melewati beberapa proses. Nah apa sajakah proses itu?

  1. Menuangkan apa yang jadi ide utama dalam pikiran kita, mulailah menyusun secara rapi dari awal penulisan sampai akhir.
  2. Tulislah apa yang ada dalam pikiran kita, setelah dirasa cukup proses penulisannya kita harus baca ulang.

Manfaat membaca ulang maka kita akan tahu tulisan kita bisa difahami oleh diri kita dan berharap juga orang lain juga faham, maka disinilah perlu ketelitian dan kehati-hatian (karena belum tentu yang kita tulis bisa dipahami orang lain).

Ada memang aturan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) tapi jangan gara-gara karena EYD yang memang rumit membuat kita putus asa. Belajar EYD sambil terus menulis, ada beberapa penulis jadi malas menulis kembali kalau sudah dikritik dengan EYD karena jujur saya pribadi tidak ahli juga masalah EYD, menulis ya menulis saja tapi tetap berusaha menulis yang benar setidaknya dalam pemakaian huruf besar kecil, pemenggalan kalimat, tanda baca yang sederhana saya fahami. Makanya saya juga salut dengan para kerjaan editor yang pastinya harus sangat detail menyempurnakan tulisan untuk bisa menjadi sebuah buku yang sangat menarik.

  1. Tulis bab per bab secara berkesinambungan dan baca ulang setiap selesai menulis.
  2. Self editing adalah mengedit sendiri tulisan menuju kesempurnaan. Tulisan jadi sepenuhnya dan bisa dinikmati pembaca lain.
  1. Saatnya Menulis

Sekarang saatnya buat adik-adik mencoba menulis, apapun …

@Copyrigth By Nenny Makmun_Bukit Golf 22 Juni 2015

(silakan diperbanyak untuk siapapun)


Coklat Sang Presiden

Bunda Khusniyati Masykuroh :

Buku ini hadir untuk memberi inspirasi para orang tua di seluruh dunia. Cerita ini ditulis oleh jiwa-jiwa yang lembut dari Ayah Bunda yang luar biasa. Karya ini hadir bukan hasil rekayasa, namun dari kerendahan hati orang tua yang berjiwa besar, mau menerima pelajaran dari Ananda. Banyak tingkah polah yang Ananda lakukan sepanjang hari, namun tidak semua orang mampu menangkap dan membacanya sebagai ayat-ayat Kauniyah dari Yang Maha Kuasa.

Ananda dikirim Allah kepada kita, tak hanya menjadi permata penyejuk jiwa dan penghilang penat saat lelah melanda. Mereka juga hadir untuk memberi inspirasi kepada orang tua, mengajarkan arti sabar dan ikhlas, menantang untuk selalu memberikan yang terbaik, dan menjadi pengingat di saat khilaf.

Nenny Makmun's photo.
Dears Mom bisa dikoleksi mulai sekarang sebagai bacaan yang bagus untuk saling berbagi pengalaman akan putera-puteri kita yang terus bermetamorfosis …

Dears My Daugters…

Dears My Daughters …

Ini bukan tentang prestasi ibu dan kamu sayangku Icha…Ini tentang sebuah kolaborsi atau kerjasama yang kita berusaha untuk bisa lebih baik…melihat perjuangan kamu dan semangat bangun pagi ke sekolah dan belajar adaptasi yang ibu tahu bukanlah hal yang mudah untukmu bertemu dengan banyak orang, perlahan dan besok-besokpun masih bukan hal yang mudah tapi…semoga kita bisa berusaha untuk lebih baik bekerjasama puteriku…sertifikat penulis terbaik anakku inspirasi sd sabilina 2015

Juga sebuah buku Coklat Sang Presiden terbitan SD Sabilina juga banyak bercerita curhatan orang tua, buku yang hadir memberi inspirasi…sebagai salah satu kontributor terbaik ibu di sini ada kebanggaan yang bisa Ibu pendam dalam hati.

Dears Icha dari Ananda, Ibu juga belajar…