Write Without Boundaries

Catatan Harian

Masih Dengan Resolusi 2017

Optimis

resolusi-2017

Ketika banyak sekali petasan berbunyi dan menari di angkasa sementara aku masih dalam perenungan dan pengharapan. Datang hari adalah sama … hanya seperti ada penggalan yang membuat kita untuk melihat mundur berlari kebelakang untuk melompat pada sebuah pertambahan yang berharap lebih baik.

Meskipun sepertinya susah untuk diraih, tapi harus tetap berusaha dalam hal kebaikan. Mencari rezeki halal dan juga berkah karena membawa manfaat buat orang-orang di sekitar kita.

Semangat, percaya Allah itu tidak “Sareh” … Allah tidak tidur, Allah tahu bagaimana kita telah berusaha untuk menjadi yang terbaik bukan hanya untuk diri sendri tapi lebih pada orang-orang yang kita sayangi, walau mereka tidak pernah tahu atau tidak mau tahu bagaiamana sekeras kita berusaha memenuhi dan membantu mereka. Walau mungkin tidak dipercaya tapi kembali Tuhan tidak tidur, Dia tahu segalanya … berusahalah selalu jujur dengan apapun … sederhanalah karena dengan sederhana kita bahagia … berdiri tegak dengan apa yang kita punya, tidak perlu melihat orang di atas kita karena semua sudah diatur sebaik-baik Allah.

Welcome 2017 Insya Allah tahun ini tahun penuh berkah, optimis dengan resolusi-resolusi penuh berkah. Aamiin … aamiin … YRA …

catatan 01012017 feeling absurd …


Penghujung Tahun Juara 3 Lomba HOKI

Motivasi Menulis Anak

my-kids-book

link : http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=25&jd=Selamat%2C+Inilah+Para+Pemenang+Lomba+Tulis+HOKI+2016%21&dn=20161218232402

http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&jd=LOMBA+TULIS%3A+Mengajari+Dengan+Senang+Tanpa+Menggurui&dn=20161207054947

LOMBA TULIS: Mengajari Dengan Senang Tanpa Menggurui
Oleh : Noorhani Dyani Laksmi | 08-Des-2016, 03:13:12 WIB

KabarIndonesia – Resolusi tahun 2017 kali ini adalah kembali pada ketertarikan menulis anak yang sempat banyak tertunda karena di tahun 2016 rasa penasaran bisa menerbitkan tulisan novel-novel remaja dan dewasa. Juga penasaran menulis novel non fiksi jadi aktivitas menulis anak yang sebenarnya menjadi karir awal genre saya terjun di dunia menulis tahun ini tidak terlalu produktif di genre ini.

Dan tahun ini 27 buku yang saya hasilkan 1 novel teenlit, 1 novel romance, 1 novel fiksi, 1 novel romance duet dengan Ariny penulis Kau Begitu Sempurna, 1 buku kumpulan dongeng anak, mengerjakan 2 buku non fiksi tunggal client tentang Buku Pintar Pengurusan Jenasah penulis Suhartini Ashari,S.TH.I.,M.Kom.I. dan buku Basic English penulis Ahmad Juma Khatib,S.S,M.Si, dan 21 buku antologi .

Tahun 2016 ini saya evaluasi untuk menulis anak ternyata hanya 1 buku dongeng yang saya terbitkan dan ada beberapa naskah masih berjuang di meja redaksi media beberapa majalah anak-anak, hanya saja sampai akhir tahun ini sepertinya belum ada khabar baiknya.

Baiklah penghujung tahun 2106 dan akan memasuki tahun 2017 saya rindu ingin kembali meramaikan penulisan anak-anak lagi karena memang anak-anak adalah sosok yang membuat saya menikmati hidup lebih indah.

Kehadiran dua puteri saya menyempurnakan nikmat yang Allah telah limpahakan dalam kehidupan saya. Sejak kehadiran Icha puteri pertama, saya yang dari kelas 3 Sekolah Dasar menyukai hobi menulis cerita anak menjelang anak-anak tidur berusaha untuk membacakan buku-buku cerita anak, dongeng, fabel.

Sampai sekarang kakak Icha yang sudah kelas 3 Sekolah Dasar dan adiknya Fayre kelas 1 Sekolah Dasar setiap jelang tidur maunya didongengin dulu karena memang sudah menjadi kebiasaan sejak mereka balita. Tapi karena mereka sekarang sudah bisa membaca kita bergantian membaca cerita yang menemani jelang tidur.

Sungguh ada kepuasaan tersendiri saat bisa membacakan atau mendongengkan tulisan yang saya buat sendiri, sepertinya mereka lebih menghayati dan terimajinasi dengan cerita hasil karya ibunya dibandingkan jika saya hanya membacakan karya orang lain.

Ada kebahagiaan mengalir di dalam hati, itu hanya bercerita untuk dua puteri saya saja coba bayangkan bila ternyata banyak yang menyukai cerita-ceita menulis anak kita yang berbobot dengan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan? Rasanya tak akan ada habisnya kita mentransformasi pada pikiran anak-anak yang masih bersih dan muat banyak pengetahuan baru diisi dengan mengajari nilai-nilai kehidupan dengan cerita, dongeng dengan cara senang dan tanpa menggurui.

Membuat tulisan anak dan menceritakan secara tidak sadar memberitahu nilai-nilai kebaikan yang ada dalam cerita saat mereka membacanya. Tulian yang kita buat dengan didongengkan atau mereka membaca sendiri akan terserap dalam pikiran mereka.

Saya mencoba kembali ke masa lalu saat saya kecil alangkah senangnya setiap mendapat majalah baru anak-anak, apa yang saya baca seolah saya merasakan sendiri dan tanpa sadar saya praktekan dalam kehidupan.

Kisah-kisah waktu saya kecil dan membekas dalam pikiran adalah seperti serial Si Tini, Deni Manusia Ikan, Grim, HC Andersen disana banyak mengajarkan kasih sayang, cinta teman, persahabatan, kebaikan hati dan itu secara tak langsung menjadi tertanam dalam pikiran saya bahwa Tuhan menyukai hal-hal kebaikan dan setiap kejahatan akan selalu ada akibatnya.

Cerita anak itu sangat efektif untuk membentuk karakter-karakter kebaikan pada anak-anak. Sebagai penulis bisa menulis cerita buat anak dengan baik, cerita disukai anak-anak dan membuat anak-anak senang sekaligus tertanam budi pekerti di pikirannya tentu saja selain amalan yang baik ada banyak kepuasan bathin yang tidak dinilai dengan sekedar materi dalam hati penulis.

Nah untuk menghasilkan buku yang menarik buat anak-anak dan apa yang dibutuhkan anak-anak agar berminat membaca apa yang kita tulis bukanlah hal yang mudah.

Pertama yang pasti penulis anak dia adalah sosok yang menyukai dunia anak, banyak ingin tahu apa yang menjadi trend anak-anak sekarang agar diekspresikan dalam sebuah cerita, dongeng, fabel yang sebenarnya mengacu pada banyak permasalahan, pengajaran, budi pekerti dan pesan moral yang tersirat di dalamnya secara tidak terang-terangan.

Bila sudah memenuhi syarat meyukai dunia anak dan ingin tahu seluk beluk aktivitas anak pasti akan mudah menemukan ide-ide penulisan yang sedang dibutuhkan saat ini.

Seperti yang baru-baru saat ini mungkin secara tidak langsung adanya aksi 212 melihat banyak orang tua menceritakan topik aksi damai yang digelar di Monas juga anak-anak sekarang yang pastinya ikut mendengar secara tidak langsung berbagai polemikk bahkan mungkin sesekali melihat dari gadget orang tuanya jadi ikutan heboh dengan kerumunan orang-orang yang sangat ramai. Sehingga menimbulkan berbagai persepektif susdut pandangan anak-anak sendiri kalau berkumpul seperti apa yang dilhat dan didengar semata itu pasti hal yang baik, hal yang damai dan sesuatu yang harus dicontoh. Dalam kenyataan belum tentu hal yang bergerombol itu juga baik, seperti demo anarkis, protes-protes jalanan yang tidak jelas.

Mungkin kita bisa menjelaskan dengan cerita bahwa bergerombol asalakan mempunyai tujuan yang jelas seperti musyawarah, berdamai tidak ada kemarahan dan bersatu dalam bentuk fabel, cerita anak umum atau bahkan dongeng akan lebih mudah difahami daripada kita menjelaskan ini aksi damai membela sebuah golongan. Anak tidak akan mengerti.

Selain suka akan dunia anak yang kedua untuk menjadi penulis anak juga adanya dorongan dalam hati ini menanamkan hal-hal kebaikan untuk generasi penerus, dengan adanya kesukaan dan niat baik pasti akan mudah kita merangkai kata-kata untuk disampaikan pada anak-anak hal-hal positif kehidupan.

Ketiga adalah terus juga banyak membaca tulisan teman-teman penulis anak, bahkan kalau perlu saling mengenal agar bisa bertukar pikiran segala hal yang sepertinya sedang dibutuhkan oleh pasar, karena pasti penerbit pun banyak melakukan survey untuk mendapatkan naskah anak yang tengah diperlukan sehubungan dengan beragam perilaku anak-anak yang perlu dibimbing dengan dunia litearasi.

Kalau saya pribadi ingin mengikuti workshop penulisan anak, karena selama ini saya belajar otodidak dengan mengamati kedua puteri saya dengan teman-temannya, anak murid saya di sebuah Sekolah Dasar Silaturahim dan anak-anak di Sanggar Rumah Hijau yang saya kelola.

Setiap hari berkumpul dengan anak-anak saya jadi secara langsung bahkan tidak langsung selalu mengamati setiap perilaku anak-anak yang beragam, dari anak yang baik dan anak yang sangat bandel. Tapi itulah anak-anak sebenarnya! Anak-anak yang akan mencontoh apa yang dilihat, didengar, dibaca dalam kesehari-harian. Jadi berilah bacaan anak-anak yang baik yang bisa diterima dengan menyenangkan dan menarik.

Anak-anak bisa diandaikan mereka buku putih yang perlu coretan tangan yang indah dan tepat sehingga akan membantu pembentukan perilaku yang baik buat mereka. Jadi keempat yang dibutuhkan seorang penulis sesekali juga sepertinya workshop untuk lebih mengenal teknis penulisan anak agar kelihatan menarik setelah banyak melakukan survey dan pengamatan terhadap perilaku anak-anak di sekelilingnya.

Saya menyadari menulis anak sepertinya genre penulisan yang akan saya tekuni seterusnya walau genre novel romance, teenlit dan non fiksi masih juga menggoda untuk dikerjakan, tapi 2017 ini saya mempunyai resolusi akan menulis cerita anak lebih banyak dari sebelum-sebelumnya.

Sebuah impian saya di tahun 2017 adalah bisa membuat PicBook, semoga dengan dimuatnya tulisan ini akan ada yang mengajak saya untuk berkolaborasi mewujudkan satu resolusi di tahun 2017 menulis Picture Book atau buku bergambar dan bisa menjadi bahan saat saya mendongeng untuk dua puteri saya menjelang tidur dan anak-anak didik saya di sekolahan SD Silaturahim, anak asuh di SD Sabilina dan Sanggar Hijau.

Dan sepertinya saya tetap ingin menjadi bagian di dunia penulis sebagai penulis anak-anak yang produktif yang bisa mengajari anak-anak dimanapun dengan literasi saya dengan senang tanpa menggurui.

Noorhani Dyani Laksmi_shadow teacher dan penulis.


Happy Milad Icha and Fay…

JEJAK KAKI BERUANG

676.jejak kaki beruang

Happy Milad my Dears Filza Azkiya and Fayre Azkiya selamat datang delapan dan enam tahun…doa terbaik selalu…buku ke 676 Jejak Kaki Beruang… ini Ibu tulis buat kalian Sayang…34 dan 29 Maret 2016 … love you much…


Dears My Daugters…

Dears My Daughters …

Ini bukan tentang prestasi ibu dan kamu sayangku Icha…Ini tentang sebuah kolaborsi atau kerjasama yang kita berusaha untuk bisa lebih baik…melihat perjuangan kamu dan semangat bangun pagi ke sekolah dan belajar adaptasi yang ibu tahu bukanlah hal yang mudah untukmu bertemu dengan banyak orang, perlahan dan besok-besokpun masih bukan hal yang mudah tapi…semoga kita bisa berusaha untuk lebih baik bekerjasama puteriku…sertifikat penulis terbaik anakku inspirasi sd sabilina 2015

Juga sebuah buku Coklat Sang Presiden terbitan SD Sabilina juga banyak bercerita curhatan orang tua, buku yang hadir memberi inspirasi…sebagai salah satu kontributor terbaik ibu di sini ada kebanggaan yang bisa Ibu pendam dalam hati.

Dears Icha dari Ananda, Ibu juga belajar…


Dream Wedding Lit

Warm Family

weddingSebuah Pernikahan adalah acara yang ingin digelar sekali seumur hidup dengan seseorang yang paling pas ada di hati.

Setelah melewati masa pendekatan pernikahan menjadi sebuah komitemen melewati perjalanan hidup tidak sendiri lagi tapi ada seseorang yang menemani kita.

Seseorang yang menemani dalam suka maupun sedih, dia memahami dan menjaga hati kita sampai saatnya Tuhan memisahkan kita dengan alam yang lain. Tapi cinta itu tetap menyala dan tak pernah padam. Love happily ever after.

Dan berbagi konsep pernikahan kami waktu itu adalah “warm family concept” kehangatan…aku dan pasangan berasal dari latar belakang sama-sama Jawa tapi dia dari Solo dan aku Purbalingga. Suami halus sementara aku ngapak-ngapak dengan logat Jawa yang medok.

Persiapan kita lakukan dengan bekerja sama, dari pemilihan gedung yang cukup besar dengan halam luas untuk parkir, konsep bunga-bunga ada taman dan air mancur dengan warna putih mendominasi, kayu-kayu jawa atau rono yang simple membuat tempat resepsi terlihat elegan tapi tetap sederhana dan manis. Kebetulan kita tidak suka hal yang tampak glamour.bentang 2

Sederhana tapi kehangatan satu sama lain walau tidak saling kenal menjadi akrab dan hangat dan kita sukses menciptakan suasana ini. Saudara dari dua keluarga yang baru bersatu, teman-teman sekolah, kantor, bermain aku dan suami berbaur dengan santai, tamu undangan versi kedua orang tuaku dan kedua orang tua suami tumpah ruah di gedung yang cukup banyak menampung tamu. Semua terlihat tertib dan rapi.

Undangan berwarna coklat ornament batik, simple dan manis merupakan buatan rekanan suami, souvenir mug broken white dengan gambar sepasang pengantin jawa berwarna ungu dikemas dalam kertas coklat daur ulang berpita ungu membuat tamu manis saat menjinjingnya.

Ada organ dan banyak tamu-tamu yang maju ikut menyanyi membuat susana rileks apalagi ada om Indro Warkop DKI yang ikut menyanyi.nurilla iryani_yummy tummy marriage

Beliau sepupu ibuku sengaja datang dari Jakarta memenuhi undangan aku sebagai keponakan. Hehehe tapi jadi pengantinnya kalah pamor soalnya para tamu kebanyakan ingin foto dengan beliau, hehehehe tapi gak apa-apa beliau juga ramah dan easy going. Terima kasih ya Om sudah buat tamu-tamu juga senang.

Makanan juga Alhamdulilla tamu dari 350 undangan disebar hampir datang semua meskipun dari luar kota menyempatkan ke acara kami.

Makanan cukup bahkan berlebih, kebetulan ada acara pengajian di rumah eyang dan bisa dihidangkan untuk makan malam yang ngaji.

Baju resepsi juga senada dengan hiasan gedung broken white, aku dan pasangan memang menyukai warna putih. Dan aku lebih suka kebaya rapi tertutup, rasanya nyaman dan sopan.

Jadi itulah dream wedding lit kami yang sudah terealisasi, semoga bisa melanjutkan dengan menciptakan keluarga yang selalu hangat.


Book Trailer : DALAM SEBUAH KLOSET_Nenny Makmun Agustus 2014

Persembahan Grasindo Publisher

DSC_By Me

Grasindo Publisher @grasindo_id 16h16 hours ago

‪#‎RecommendedBook‬ Dalam Sebuah Kloset by @ichandfay | Available @grasindo_id 021-53650110/11 http://bit.ly/klosetbook http://youtu.be/wT3KzgJd1kQ


Yuk Ngabuburit On Line Bincang Novel Bareng Nenny Makmun

Ngabuburit On Line

Ngabuburit dengan Nenny Makmun

Yuk ngabuburit bareng JPIN, ikuti Bincang Kepenulisan Online “Asyiknya Menulis Novel” bersama Nenny Makmun (penulis novel “Ketika Mulai Mencintai”, “Di Sudut Hati”, “Karena Aku Memilihmu”, “Cinta Tanpa Batas”, “Forgotten Angel”, “Pupus”)

Dapatkan tips-tips menarik menulis novel, mengatasi hambatan menulis, dan masih banyak ilmu lainnya melalui Bincang Kepenulisan Online ini. Insya Allah akan dilaksanakan pada,

Hari : Minggu
Tanggal : 20 Juli 2014
Jam : 16:00 (bakda Ashar) s.d selesai (waktu buka)

*Bonus 1 eks buku untuk peserta teraktif